Articles by "Angkasa"

1 Tewas 11 Delegasi 19 Pelatihan 2 Kapal Malaysia 2 Pelaku 2019 - 2024 2024 Penumpang 24 Pelatihan 30 Hari 3000 Penyelam 4 Awak Kapal 4 Korban Selamat 4 Tahun Kepemimpinan 4 Tersangka 6 Tersangka 74 TH 78% Pembangunan ABK ABK WNI Ahli Gizi Masyarakat AIS Alkes ALKI Aman Nusa II Anambas Anggaran Angkasa APBN 2020 Arahan Menhub Area Publik Badara Bahan Makanan Bakamla Batam Bakamla RI Bali Bandar Bandar Abadi Shipyard Bandara Hang Nadim Batam Bantuan Dana Bapelitbangda Bapemperda Batam Batu Ampar Bawang Putih Bea Cukai Batam Bea Cukai Sibolga Benih Lobster Berita Batam Bersih-bersih Bilateral Meeting Bintan Bintan Pesisir Birokrasi BP Batam BPBatam BPJS Ketenagakerjaan BPPRD Batam BPS Batam BPSK Batam Buah dan Sayur Budaya BUP BP Batam BUTIK BP Batam Cairan Tangan Cars City Covid-19 Covid-19 Batam DAM Tembesi Delegasi Singapura Dermaga Layang Dinkes Kepri Direktur Hukum Direktur Kenavigasian Direktur Keuangan Dishub Batam Disinfektan Ditpolairud Polda Kepri DJBC DPRD RI Edy Putra Ekonomi Ekspor dan Import Barang Ekspor Ikan Ekspor Kepri Ekspor Naik Fashion Fasilitas Umum Fish Mart Foods Forum Diskusi Forum Satu Data Frontliners Gaji Bulanan Galang Galeri Gallery Gelar Rapat GMNC IX Graphic Design GWR Hang nadim Hang Nadim Batam Hapus Denda Hari Jadi Ke 20 Harris Resort Waterffront Batam Headline Helikopter SAR Himbauan Himbauan Covid-19 Hukum HUT RI IAID 2019 Idul Adha 1440H Idul Fitri IFC Singapore IHK Ikan Ikan Sidat Ilegal Fishing Impor Import APD dan Alkes Indeks Trading Across Borders Indonesia Industri Inflasi Internasional Investasi IPB IPPOB Jaga Jarak Jajaran Kemenhub Januari-Maret Jaring Apung Jatuh Kelaut Jepang Jilid II JKDM Joko Widodo Juni 2019 Kadin Kadis Budpar Kadisperindag Kepri Kampung Tua Kapal Bubu Tangkap Kepiting Kapal Fiber Kapal Rusia Kapal Tenggelam Kapolresta Barelang Kapolri Karimun Karya Anak Bangsa Kawasan Pusat Bisnis Batam Kebakaran Kebutuhan Pangan Kegiatan Keagamaan Kejuaraan Taekwondo Keluar Rumah Kemaritiman Kemenko Marves Kementrian Agama Batam Kemnhub RI Kenaikkan Kepala BKIPM Kepri Kepulauan riau Kerjasama Kesultanan Tidore Ketua Asosiasi HRD Manager Hotel Batam Ketua Gugus Tugas Khusus Penyakit Menular Kijing Kirana angkasa KJRI Johor Bahru KKP KKP Kelas 1 Batam KM Kelud KM Lintas Laut 3 KM. Satoni KMP Sembilang KMS KN Tanjung Datu 301 Kolam Renang Kominfo Komisi III DPRD RI Konjen Singapura-Batam Kosong Kota Batam KPBPB Batam KPK KRI Kakap - 881 KSB KSOP Batam KSOP Kelas I Dumai Kunjungan Kehormatan Kunker Lapas Batam Larangan Ekspor Limbah Plastik Lingga Lockdown Logistik Luhut Binsar Pandjaitan Mahasiswa Mako Lantamal VI Malaysia Mamin Man Over Boat Manado Marina Line Maritim raya Masa Covid-19 Masa Pandemi Covid-19 Masker Media Batam Meninggal Dunia Menkeu RI Menko Maritim Menko Maritim RI Menko Marves Menko PMK Menlu Menperin Mentarau Menteri Agama Menteri Kelautan dan Perikanan RI Menteri Susi Migas Mikol Motion Design Movies Music MV. Nika Nagoya Narkoba Nasional Nelayan Nelayan Bintan Net1 No.23 Tahun 2020 Non Migas Nongsa ODP Oknum Oknum PNS Operasi Aman Nusa II Operasi Terpusat ORI Kepri OTT Pademi Corona Pangkalan udara Panglima TNI Paripurna DPRD Batam Pasar Tutu PAT Patroli PBB-P2 PDP Pejabat dan Staff Pelabuhan Pelabuhan Batam Pelabuhan Batam Centre Pelabuhan Maumere Pelabuhan Tanjung Buton Pelabuhan Tanjung Pinggir Pelajar Pelatihan Pelatihan Kerja Pelayaran Pembahasan Road Map Pembersih Tangan Pemerintahan Batam Pemindai Suhu Tubuh Pemkab Lingga Pemko Batam Pemuda Pemulangan Penanganan Penanganan Covid-19 Penanganan Persebaran Covid-19 Pencarian Korban Pencemaran Pengamanan Pengukur Suhu Tubuh Pengunjung Kurang Pengurangan Jam Kerja Pengusaha Batam Penyeludupan Penyesuaian Jadwal People Perairan Bintan Perairan Nongsa Perairan Selat Malaka Percepat Layanan Import Peresmian Perhotelan Batam Perikanan Perjalanan Dinas Permendag RI Pers Gathering Perusahaan Phone Plt Gubernur Plt Gubernur Kepri PM No.7 2019 PMI PNS Pokja IV Polda Kepri Politeknik politik Polres Karimun Polresta Barelang Polsek Belakang Padang Polsek KKP Batam Pos Perbatasan Presiden Print Design Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan Promo Harrisku PSDKP PT. Angkasa Pura II Pulau Kanaan Pulau Terdepan Pulau Terong Puluhan WNI Qurban Ragam Ramadhan Ranperda Kampung Tua Rapat Finansial Rapat Sosialisasi Rapat Tingkat Menteri RAPBN Regulasi Rekor Dunia RI 1 Rice Cooker Rp 14 Miliar Rp 9.8 Miliar RS Khusus Virus RS Virus RTM Ruli Simpang DAM Sabu Sabu 2.3 Gram SAR Gabungan SAR Tanjungpinang SAR TPI Satgas PKE Satreskrim Satwas PSDKP Sayur Mayur SB Tenggiri IV Scrap Impor SDM SDM Unggul Indonesia Maju Sekolah Sekolah vokasi batam Sekupang Semakin Meningkat Semprot Disinfektan Server Short Singapura Sistem Manajemen Keselamatan Kapal SMAN 1 Batam Sosial Distancing Speed Boat Speedboat Sport Sports Sterilisasi Bakteri sumut Surakarta Surat Edaran Surat Kapolri Taekwondo Taekwondo Indonesia Tanjung Balai Karimun Tanjung uban Tanjung Uncang Tanjungpinang Tanki Meledak Tax Amnesty Technology Teluk Mata Ikan Telur Penyu Test Thermal Scanner Tiban Tidore Tiga Pokja Tiket Turun Tim Pengarah Gugus Tugas Tim Teknis Title Toko Obat TPI Online Travel TTS Tuan Rumah Tumpang Tindih Kewenangan Turun Udang UKM Taekwondo UNS United States Coast Guard Universitas Sebelas Maret Update US 350 USCG UTC6 Video Video Conerence Virus Corona Vitamin C Wabah Covid-19 Wajib Masker Wali Kota Batam Warga Nato Warga Ruli Muka Kuning WASI WBK Web Design WNI Workshop Zona Integritas
Tampilkan postingan dengan label Angkasa. Tampilkan semua postingan

maritimraya.com - Batam,  Kementerian Perhubungan RI memberikan penghargaan kepada 3 petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Hang Nadim Batam atas prestasinya dalam melaksanakan tugas sebagai petugas keamanan dan keselamatan penerbangan dengan menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu pada Sabtu, 22 Agustus 2020 lalu, di Security Check Point 2 Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam. 

Penyerahan piagam penghargaan diserahkan pada Kamis (10/9), bertempat di Ruang Dharma Wanita Bandara Hang Nadim Batam.

Penerima piagam penghargaan tersebut adalah Agung Sofyan, Mega Rama Dika, dan Tiar Riska Ulina yang diserahkan oleh Direktur Keamanan Penerbangan Kementerian Perhubungan, Elfi Amir, didampingi Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim dan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) BP Batam, Suwarso.

Direktur Keamanan Penerbangan Kementerian Perhubungan, Elfi Amir, mengapresiasi dan mengucapkan selamat atas keberhasilan petugas Avsec BUBU Hang Nadim dalam mengagalkan penyelundupan sejumlah kasus penyelundupan narkotika yang akan melewati Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

“Penghargaan ini merupakan arahan langsung dari Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Novie Riyanto. Tadinya beliau ingin memberikan langsung penghargaan ini, namun beliau berhalangan hadir dan menitipkan salam serta apresiasinya kepada petugas Avsec Bandara Hang Nadim yang telah berprestasi dalam menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu ini,” kata Elfi Amir.

“Kami turut bangga atas prestasi yang dicapai oleh Bandara Hang Nadim. Semoga prestasi ini dapat dicontoh oleh bandara-bandara lainnya di Indonesia. Karena untuk mencegah penyelundupan narkotika ini amat sangat sulit, dan memerlukan keahlian khusus. Sekali lagi kami ucapkan selamat dan terima kasih kepada petugas avsec yang menerima penghargaan ini. Tetap semangat dan tetap menegakkan prosedur demi keamanan dan keselamatan penerbangan,” kata Elfi Amir.

Elfi Amir juga menyampaikan, dengan adanya temuan di Bandara Hang Nadim, pihaknya langsung mengeluarkan Surat Edaran untuk terus meningkatkan pengawasan dan pengecekan kepada siapa saja, baik itu masyarakat maupun pejabat, yang memasuki kawasan bandara dan hendak melakukan penerbangan.

Direktur BUBU Hang Nadim dan TIK BP Batam, Suwarso, turut memberikan apresiasi dan motivasi atas keberhasilan petugas avsec dalam menggagalkan upaya penyelundupan narokotika jenis sabu. 

Suwarso mengatakan, penghargaan ini akan terus memotivasi para petugas avsec untuk bekerja lebih baik dan terus bekerja pada koridor tugas pokok dan fungsi. 

“Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah, dalam hal ini Kementeri Perhubungan, yang terus memantau kinerja kita dalam menjaga keamanan dan keselamatan di lingkungan Bandara Hang Nadim Batam,” kata Suwarso.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kasubdit Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Direktorat Keamanan Penerbangan, Rudi Richardo, Kepala Otoritas Bandara II Medan, Kepala Bandara Dabo Singkep, Andy Hendra, General Manager AirNav Cabang Batam, dan jajaran BUBU Hang Nadim Batam, serta perwakilan petugas Avsec Hang Nadim Batam.(red)






MARITIMRAYA.com - Batam, Dengan telah diizinkannya penerbangan terbatas di Bandara Hang Nadim Batam, sejumlah pesawat penumpang kembali mengudara melayani penerbangan Domestik, namun dalam dua hari ini masih minim penumpang. Dari data yang diperoleh hari Sabtu, 9 Mei 2020, ada tiga pesawat komersial (untuk penumpang) yang sudah beroperasi.





Direktur Badan Usaha Bandar Udara dan TIK BP Batam Suwarso mengatakan, beberapa maskapai yang sudah beroperasi yaitu, Garuda Indonesia type B737-800 yang hanya membawa 37 orang penumpang tujuan Jakarta, tetapi tidak ada yang datang.





Citilink terdiri dari dua flight type A320 rute menuju Jakarta dan Surabaya, dari dua flight ini Citilink membawa 5 orang penumpang ke Batam dan 7 orang penumpang yang berangkat ke kedua rute tersebut.





“Sedangkan untuk pesawat kargo masih beroperasi normal, ada dua penerbangan maskapai, yaitu Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air dengan tujuan ke Jakarta,” jelas Suwarso.





Direncanakan pada hari Minggu, 10 Mei 2020, ada 7 penerbangan yang akan beroperasi yaitu, maskapai Garuda dengan dua penerbangan, maskapai Citilink dengan dua penerbangan, dan Lion Grup dengan tiga penerbangan.





Suwarso juga mengemukakan, Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 Letnan Jenderal TNI Doni Monardo menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 4 Tahun 2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.





“Untuk itu diimbau kepada calon penumpang yang hendak melaksanakan penerbangan agar dapat mematuhi peraturan sesuai dengan SE Nomor 4 Tahun 2020,” katanya.





“Adapun beberapa hal yang harus diperhatikan oleh calon penumpang, antara lain datang lebih awal sewaktu akan melakukan check-in, melengkapi dokumen yang dibutuhkan sesuai SE Nomor 4 Tahun 2020, selalu meng-update jadwal penerbangan, dan ikuti arahan petugas di lapangan,” kata Suwarso. (MC red )







MARITIMRAYA.com - Batam, Bunyi Helikopter polisi udara melintasi di atas perumahan KSB kelurahan Patam lestari pada Kamis siang (2/4/2020),sejurus kemudian tampak bertaburan kertas di tebar dari dalam Helikopter.





Hall itu menarik sejumlah warga untuk mengejar kertas tersebut, Duittt… Duitt… teriak salah seorang warga sambil tertawa dan berlari mengambil kertas yang berserak di jalan.





Mendengar teriakan duit,. duit..sejumlah warga keluar dari dalam rumah dan dengan semangat orang tua serta Anak -anak ikut berlari mengejar lembaran kertas yang bertebar di jalan dan dibukit perumahan





Selah seorang warga perumahan Fandi Ahmad meraih kertas dan dibacanya kemudian berteriak, "selebaran waspada Corona" ujarnya, sejumlah warga jadi tertawa dan penasaran ikut membaca selebaran brosur dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia ( Kapolri ) Jenderal Polisi Drs. Idham Azis M.SI.





Pada selebaran Kertas bergambar Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis M.SI tertulis maklumat, ANCAMAN PIDANA BAGIi YANG BERKERUMUN, Hal itu dijabarkan pada pasal 14 ayat 1 UU No. 4 Tahun 1984, yang tertulis, Menghalangi pelaksanaan penanggulangan wabah, diancam pidana penjara 1 tahun.





Selanjutnya pasal 93 UU No.6 Tahun 2018 Tentang Kekarantinaan Kesehatan, yang tertulis, Setiap orang yang tidak mematuhi peyelenggaraan Kekarantinaan kesehatan hingga menyebabkan kedaruratan kesehatan masyarakat di pidana penjara 1 tahun dan atau denda paling banyak Rp. 100.000.000.-





Dalam selebaran tersebut juga tertulis himbauan agar tetap dirumah hal ini bertujuan untuk memutus rantai penyebaran Covid 19, "kami bekerja untuk kamu, kamu di rumah untuk semua, untuk Indonesia, Polri untuk Indonesia, Polri cegah Corona "
**Am







MARITIMRAYA.com - Batam, International Business Association (IBA) menyerahkan bantuan alat pemindai suhu tubuh untuk membantu pemerintah mendeteksi penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Batam.





Alat pemindai suhu tersebut diberikan kepada Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim BP Batam berupa 1 set alat Thermal Imaging Camera pada Jumat (27/3) .





Bantuan ini diserahkan oleh Ketua IBA Batam, Shan Shan dan diterima langsung oleh Direktur Badan Usaha Bandar Udara dan Teknologi Informasi dan Komunikasi BP Batam Suwarso, di Bandara Hang Nadim Batam.





“Bantuan ini merupakan tindakan sukarela. IBA tergerak untuk membantu penanganan COVID-19 di Batam. Kami tentunya sangat mengapresiasi, karena memang pemerintah perlu dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk juga dari asosiasi,” kata Manager Operasional BUBU Hang Nadim Batam Harlas Buana.





Lebih lanjut Harlas merinci, bantuan yang diberikan oleh IBA, antara lain 1 unit Thermal Imaging Camera, 2 unit monitor X2, 1 unit komputer 13, 1 unit brackets, dan 1 unit tripod.





“Fungsi alatnya sendiri sama dengan thermal detector yang sebelumnya sudah dipasang di pintu kedatangan Bandara Hang Nadim. Peralatan yang dihibahkan ini akan kami pasang di pintu keberangkatan dan sudah bisa digunakan untuk memindai suhu tubuh para calon penumpang ,” ujar Harlas. rillis - red


MARITIMNEWS.COM, NASIONAL: Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa saat ini Indonesia masih tertinggal dalam hal  ekosistem logistic dibanding negara-negara tetangga. Jum'at, (20/03/2020)



“Data yang saya miliki memperlihatkan bahwa Logistics Performance Index negara kita di tahun 2018 berada di peringkat ke-46,” katanya saat memimpin rapat terbatas melalui telekonferensi (18/3), dari Istana Merdeka, Jakarta.



Hal tersebut, tekait persoalan mengenai ekosistem logistik nasional yang perlu diakui masih belum sepenuhnya memadai menjadi salah satu hambatan bagi peningkatan daya saing Indonesia.



Beberapa negara lain yang berada di atas Indonesia di antaranya ialah Singapura, Tiongkok, Thailand, Vietnam, Malaysia, dan India. Sama halnya dengan kondisi yang tergambar dalam Indeks Trading Across Borders yang mencatat waktu dan biaya terkait dengan tiga rangkaian prosedur, yakni:



Kepatuhan perbatasan, Pemenuhan dokumen, dan Transportasi domestik dalam keseluruhan proses ekspor - impor barang yang masih belum mengalami peningkatan berarti.



Hal itu berpengaruh terhadap proses kemudahan berusaha di Indonesia. “Kita masih stagnan di peringkat ke-116. Masalahnya di mana? Saya melihat masalahnya ada di ekosistem logistik nasional kita yang belum efisien dari sisi waktu maupun dari sisi biaya,” jelasnya.



Biaya logistik Indonesia juga tergolong tinggi dibandingkan lima negara ASEAN lain. Padahal, biaya logistik dan transportasi yang tidak reliabel membuat biaya inventori akan semakin meningkat.



Presiden menyebutkan bahwa salah satu penyebabnya ialah adanya proses birokrasi berbelit dalam hal itu. “Saya mencatat masih banyak yang ruwet di sisi birokrasinya, over birokrasi. Masih banyak pengulangan-pengulangan, repetisi, masih banyak duplikasi, dan masih kuatnya ego sektoral. Kementerian atau lembaga berjalan sendiri-sendiri, belum ada platform logistik dari hulu sampai ke hilir,” ungkapnya.



Selain memangkas birokrasi berbelit, menurutnya saat ini pemerintah butuh akan adanya platform logistik terpadu mulai dari hulu hingga hilir di mana platform tersebut haruslah menerapkan teknologi dan pemanfaatan tata ruang logistik yang lebih efisien.



“Ekosistem logistik nasional harus kita perbaiki. Kita harus memulai untuk membangun sistem logistik yang terpadu, dari hulu sampai hilir, kedatangan kapal sampai masuk ke gudang, baik untuk ekspor maupun untuk impor. Pangkas birokrasi yang berbelit-belit, hapus repetisi, sederhanakan proses, dan lakukan standarisasi layanan dan standar-standar teknis yang lainnya,” ucapnya.



Dengan kerja yang fokus dan upaya maksimal untuk merancang platform logistik terpadu tersebut, Kepala Negara meyakini bahwa di masa mendatang ekosistem logistik nasional akan jauh lebih efisien dibanding saat ini. Hal itu pada akhirnya akan membuat sistem logistik yang transparan, lebih kompetitif, dan berbiaya murah.



“Saya yakin dengan kerja yang fokus, dengan peta jalan perubahan yang jelas dan terukur, maka ekosistem logistik nasional negara kita akan menjadi lebih efisien,” pungkasnya. (MC/DI)


MARITIMRAYA.COM, NASIONAL - Pandemi Corona di Indonesia, Menteri Koordinator Maritim dan Investasi memberikan lima arahan kepada Jajaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Rabu, (18/03/2020)



Berikut arahan Menteri Perhubungan Ad Interim, Luhut Binsar Pandjaitan:



Jajaran Kemenhub segera mendata individu di lingkungan Kemenhub yang berpotensi terinfeksi virus Covid 19 untuk mendapatkan prioritas pemeriksaan kesehatan.



Sterilisasi ruangan kerja di Kemenhub agar segera dimulai selama 2 (dua) hari kedepan. Untuk sementara tidak ada perjalanan dinas pejabat dan pegawai Kemenhub ke luar negeri.



Dirjen Perhubungan Laut, Dirjen Perhubungan Udara, Dirjen Perhubungan Darat dan Dirjen Perkeretaapian diminta mengutamakan kebersihan semua moda transportasi publik, antara lain dengan penyemprotan disinfektan tiga kali sehari.



Hal serupa agar dilaksanakan di daerah-daerah. Diharuskan ada sosialisasi publik/pengumuman di titik-titik utama transportasi publik tentang gejala (symptom) Corona dan himbauan untuk menjaga kebersihan diri sendiri dan kebersihan lingkungan, serta himbauan untuk menghindari perjalanan bagi yang merasa sakit.



"Jajaran Kemenhub agar memastikan arus transportasi logistik tetap lancar, utamanya untuk ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjamin," tutupnya pada saat melakukan rapat koordinasi melalui video conference (15/3) di Jakarta. (H/DI)


MARITIMRAYA.COM - BATAM: Direktur Banda Usaha Bandara Udara Teknologi Informasi dan Komunikasi (BUBU TIK), Suwarso mengatakan sehubungan adanya kasus Corona, saat ini jumlah penumpang masih belum meningkat, walaupun ada upaya pemerintah melakukan penurunan harga tiket. Minggu, (08/03/2020)



"Harga tiket yang sudah turun saat ini, Lion Air, Sriwijaya dan Citilink, kalau Garuda sedikit lah turunnya. Jadi, contoh misalnya ke Jakarta di atas Rp 1 juta, sekarang berkisar 600 ribu, 700 ratus ribu rupiah," terangnya.



Ia melanjutkan, terkait penumpang pada hari biasanya/normal diatas 7000 orang, dan juga bisa menyentuh angka 8000 penumpang, tapi saat ini belum pernah. Untuk cancel penerbangan tidak ada, tapi pengurangan penerbangan ada.



Berikutnya terkait penerbangan, maskapai Garuda, kalau selain hari, Jumat, Sabtu, Minggu. Di hari Senin, Selasa, Rabu itu biasanya kurang satu dari lima kali penerbangan, begitu juga dengan maskapai Lion air. "Normalnya itu, kita biasanya per hari itu sekitar 52 flight/penerbangan, sekarang itu berkisar antara 46, 47 peberbangan di Bandara Hang Nadim," ungkapnya.



Hal tersebut, disampaikannya usai melaksanakan kegiatan sholat istisqa berjamaah, yang di hadiri oleh Deputi III, Pejabat Eselon II dan Pegawai kantor BP Batam, di lapangan parkir BP Batam, (6/3) Batam Centre - Batam.








DI














maritimraya.com - Batam, Rencana perluasan bandara internasional Hang Nadim Batam mendapat sambutan positif dari Ketua DPD RI LaNyalla Mahmud Mattalitti saat meninjau secara langsung di lokasi, Selasa (4/2/2020). LaNyalla didampingi dua Senator DPD RI, Haripinto Tanuwidjaya dari dapil Kepri dan Alirman Sori dari dapil Sumatera Barat.





Disambut langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Arif Fadillah dan Walikota Batam, yang juga Kepala Badan Pengelolaan Batam Muhammad Rudi, LaNyalla mendapatkan penjelasan mengenai rencana perluasan dan modernisasi terminal cargo area di Bandara Hang Nadim.





“Saya hanya berharap, pengusaha lokal di Kepri atau Batam khususnya dapat terlibat dan dilibatkan dalam pekerjaan ini. Jangan hanya investor asing dan dari luar Batam saja yang bekerja. Tetapi pengusaha lokal hanya jadi penonton. Sebab membangun daerah itu juga harus berdampak pertumbuhan dan pergerakan ekonomi di daerah itu sendiri,” tukas LaNyalla usai melakukan peninjauan lapangan di damping unsur Forkompimda Provinsi Kepri.





Proyek perluasan dan modernisasi terminal cargo itu sendiri kini telah memasuki tahap prakualifikasi tender. Sebanyak tujuh perusahaan telah mendaftar. Di antaranya konsorsium PT Nusantara Infrastruktur Tbk dengan Zurich International Airport, PT Pembangunan Perumahan (PP) (Persero) Tbk, dan Mitsui & Co. Kemudian Angkasa Pura I (Persero), Vinci Airports, konsorsium PT Angkasa Pura II (Persero) dengan PT Adhi Karya (Persero) Tbk, Egis Project S.A dan Engie South East Asia Pte. Ltd. (konsorsium Batam).





Ketua DPD RI beserta rombongan berada di Batam dalam rangka melakukan kunjungan kerja sekaligus mengadakan rapat kerja dengan pemerintah provinsi. LaNyalla juga dijadwalkan memberikan sambutan pada acara pelantikan pengurus KADIN Provinsi Kepri Rabu malam di Batam. (*)


MARITIMRAYA.COM - JAKARTA : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan kegiatan tangkap tangan pada Rabu, 31 Juli 2019 terkait dengan pengadaan pekerjaan Baggage Handling System (BHS) pada PT. Angkasa Pura Propertindo yang dilaksanakan oleh PT. Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tahun 2019.



Dari hasil tangkap tangan tersebut, KPK menetapkan dua tersangka, yaitu AYA (Direktur Keuangan PT. Angkasa Pura II (Persero) Tbk dan TSW (Staf PT. INTI). Sabtu, (03/08/2019)



KPK menerima Informasi bahwa PT Inti akan memperoleh pekerjaan Baggage Handling System (BHS) yang akan dioperasikan oleh PT Angkasa Pura Propertindo (APP) dengan nilai kurang lebih Rp.86 miliar untuk pengadaan BHS di 6 bandara yang dikelola oleh PT AP II.



Tersangka AYA diduga menerima uang sebesar SGD96.700 sebagai imbalan atas tindakannya “mengawal” agar proyek Baggage Handling System dimenangkan oleh PT. INTI.



Sebagai pihak yang diduga penerima AYA disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.



Kemudian, sebagai pihak yang diduga pemberi: TSW disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.



Untuk keperluan penyidikan, KPK menahan dua tersangka tersebut selama 20 hari ke depan. Tersangka AYA ditahan di Rumah Tahanan Kelas I Jakarta Timur Cabang Rutan KPK. Tersangka TSW ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Pomdam Jaya Guntur.



Suap antara pihak yang berada di dua BUMN seperti ini sangat memprihatinkan dan sangat bertentangan dengan nilai etis dilakukan dalam dunia bisnis.



KPK merasa sangat miris karena praktik korupsi bahkan terjadi di dua perusahaan negara yang seharusnya bisa bekerja lebih efektif dan efisien untuk keuangan negara. Tapi malah menjadi bancakan hingga ke anak usahanya.(*)






humas/Andi

MARITIMRAYA.COM - BATAM : Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam berhasil melakukan penegahan narkotika yang hendak diseludupkan ke luar kota. Kamis, (18/07/2019)



Kepala Bidang BKLI Kantor Bea Cukai Tipe B Batam, Sumarna mengatakan petugas Bea dan Cukai Hang Nadim Batam sekira Pukul 13.20 WIB di Security Check Point 1 (16/7), mencurigai pada barang bawaan salah seorang penumpang berdasarkan hasil citra X-ray.



"Terhadap barang bawaan penumpang tersebut, dilakukan pemeriksaan fisik dan kedapatan bungkusan plastik bening yang diduga berisi Narkotika di dalam Rice Cooker," jelasnya.



Lanjut, Sumarna menjelaskan, setelah dilakakukan pemeriksaan badan dan seluruh barang bawaan tersangka, ditemukan 5 bungkus plastik diduga narkotika, Dari hasil pengujian awal dengan NIK atas 5 (lima) bungkus plastik dengan berat brutto 5.455 gram, diidentifikasikan barang tersebut merupakan Methamphetamine /Sabu.



Berikut data pelaku :
Nama : ES (WNI, Laki-laki, 34 tahun)
Tujujan : Batam – Surabaya (Citilink QG 974 a.n. ES)



"Tersangka kemudian dibawa ke KPU BC Batam untuk dilakukan pemeriksaan mendalam dan untuk penggalian informasi melalui metode wawancara, tindak lanjut terhadap tersangka dan barang bukti selanjutnya diserahkan Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau (BNNP Kepri) untuk proses lebih lanjut," pungkasnya. (*)






Andi


MARITIMRAYA.COM-Batam, Kepala BP Batam Edy Putra Irawady berkomitmen membangun kompetisi sumber daya manusia (SDM) Indonesia sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan mendorong pertumbuhan industri nasional yang berkelanjutan.





Wujud Komitmen tersebut ia sampaikan saat menerima kunjungan Ketua Tim Pendiri Kirana Angkasa Polytecnic Prof. Dr. Ir. Ari Purbayanto, M.Sc dari Yayasan Lion Pendidikan di Ruang Rapat lt. 8 BP Batam pada Kamis (11/7/2019) siang. Kirana Angkasa Polytechnic adalah sebuah perguruan tinggi swasta vokasi (kejuruan) yang berfokus di bidang aero – marine yang akan berdiri di Batam pada 28 Agustus 2019 mendatang.





“Alhamdulilah obsesi saya tercapai tadinya saya mau ketemu Pak Rusdi Kirana (Dubes RI) di Malaysia karena beliau konsen di pendidikan dan ternyata tercapai, hari ini Prof Ari yang memulai, artinya pendidikan SDM penting bagi kita di sini, kedua saya mengharapkan Batam menjadi kota pendidikan,” kata Edy.





Kirana Angkasa Polytechnic nantinya akan membuka 3 (tiga) program studi vokasi diploma yaitu program pemeliharaan pesawat udara (aircraft maintenance), program elektronika pesawat udara (avionic system technology), dan program manajemen logistic (logistic management).





Ia pun menyampaikan apresiasi terhadap pihak Lion yang turut mengembangkan dunia pendidikan. “Hari ini saya bahagia Lion mau bikin vokasi mengenai perawatan pesawat, logistic, avionic system, dan akan menampung siswa sebanyak 150 dari program studi yang dibuka, dimana tahun keduanya akan membuka vokasi marine artinya kita punya sumber daya baru dibidang penerbangan,” ucapnya.





“Berarti lengkap Batam di sini sudah ada Politeknik Negeri Batam yang saya bangun untuk vokasi logistik yang kerjasama sama Singapura dan kawasan berikat Jakarta, kemudian Pak Chris (Kinema) juga bikin IT Apple School dan sekarang saya dapat lagi Lion mau bikin vokasi dibidang aero berarti mimpi saya untuk menjadikan Batam ini sebagai kota pendidikan seperti Massachusetts ini hampir tercapai,” sambungnya.





Ketua Tim Pendiri Kirana Angkasa Polytecnic Prof. Dr. Ir. Ari Purbayanto, M.Sc menyambut baik dukungan yang diberikan BP Batam atas komitmen pihaknya mendukung dunia pendidikan di kota Industri tersebut.





“Kami menyambut baik dan terimakasih bahwa mimpi dan obsesi Kepala BP Batam dengan kami nyambung jadi mungkin Allah mengabulkan, namun tidak hanya apresiasi kami juga merasa bersyukur karena beliau memberikan support yang luar biasa dan insyaallah akan terwujud dan ini sebuah kehormatan bagi kami pendiri Kirana Angkasa Polytechnic,” ungkapnya.





Ia mengatakan pendidikan menjadi skala prioritas bagi pendiri Lion (Rusdi Kirana) dan menurutnya melalui pendidikan vokasi akan menunjang pada penguasaan keahlian terapan tertentu, sehingga dapat menjawab tantangan zaman dan kebutuhan industri.





“Dalam suatu pembicaraan dengan saya beliau (RK) mengatakan obsesi saya mewujudkan pendidikan untuk pendidikan perawatan pesawat terbang, karena memang kebutuhannya tinggi sekali, untuk proyeksi MRO di Batam sepuluh ribu tenaga kerja, ini adalah wujud dari obsesi tersebut,” terangnya.





“28 agustus ini akan launching dan harapannya Presiden dan Menteri terkait bisa hadir, untuk lokasi sementara kita sudah mendapat ijin menggunakan gedung di area Bandara Hang Nadim dan jangka waktu 5 (lima) tahun nanti kita akan bangun gedung sendiri dengan perkiraan luas 5 Ha untuk politeknik tersebut,” harapnya.* (Rillis)







Maritimraya.com - Batam. Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Yuyu Sutisna, SE., M.M. menyampaikan bahwa peresmian Lanud Hang Nadim Batam ini merupakan tindak lanjut peraturan Kepala Staff Angkatan Udara tentang organisasi dan tugas Pangkalan Udara TNI AU Hang Nadim Batam dan menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah daerah setempat atas segala dukungan sehingga Lanud Hang Nadim bisa terbentuk dan berdiri.





"Berdasarkan Surat Keputusan KSAU Nomor Kep/147/VII/2019 pada tanggal 2 Juli 2019 di Jakarta, Penetapan Pangkalan Udara ini menjadi Lanud tipe C melalui dinamika, Proses dan penuh perjuangan yang sangat panjang,” ujarnya.





Menurutnya, Indonesia berada pada posisi silang strategis, terlebih Batam berbatasan langsung dengan Negara tetangga dan Selat terpadat di dunia. Batam menjadi salah satu wilayah pusat strategis nasional.





“Tercatat ada 596 penerbangan militer yang dilakukan dibandara Hang Nadim Batam seperti contoh, Ops. Angkasa Yuda, Ops. Poros Sagara, Penerbangan VIP / VVIP, hingga misi penerbangan special fly. Oleh karena itu TNI AU menetapkan Lanud Hang Nadim menjadi tipe C,” jelasnya.





Dengan ini mudah-mudahan ke depan sinergitas TNI-Polri dan pemerintah daerah lebih terjalin. Jangan sungkan untuk memberikan perhatian yang lebih agar Lanud Hang Nadim dapat beroperasi dengan cepat.





Selanjutnya, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Yuyu Sutisna, SE., M.M. melantik langsung Letnan Kolonel Penerbang Urip Widodo sebagai Danlanud pertama Lanud Hang Nadim.





“Mulai bekerja profesional, militan dan inovatif, keberadaan Pangkalan Udara ini sebgai ujung tombak menjaga kedaulatan NKRI di wilayah Perbatasan. Kalian sebagai pejuang dan perintis serta pelopor dalam terbentuknya lanud Hang Nadim Batam dan akan ditorehkan dengan tinta emas didalam sejarah TNI AU,” pungkasnya.





Ditempat yang sama Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun mengatakan dengan berdirinya Lanud Hang Nadim Batam diharapkan dapat lebih meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga Kepri khususnya dan Indonesia umumnya.





Sebagai daerah dengan jalur pelayaran terpadat, memang memerlukan dukungan dari TNI AU. Terlebih kepri ini berbatasan dengan sejumlah negara tetangga. Dan Batam yang letaknya strategis menjadi salah satu faktor berdirinya pangkalan udara, karena akan mendukung mobilitas berbagai macam aktivitas baik sipil maupun militer.**Andi






Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.