Articles by "Bintan"

1 Tewas 11 Delegasi 19 Pelatihan 2 Kapal Malaysia 2 Pelaku 2019 - 2024 2024 Penumpang 24 Pelatihan 30 Hari 3000 Penyelam 4 Awak Kapal 4 Korban Selamat 4 Tahun Kepemimpinan 4 Tersangka 6 Tersangka 74 TH 78% Pembangunan ABK ABK WNI Ahli Gizi Masyarakat AIS Alkes ALKI Aman Nusa II Anambas Anggaran Angkasa APBN 2020 Arahan Menhub Area Publik Badara Bahan Makanan Bakamla Batam Bakamla RI Bali Bandar Bandar Abadi Shipyard Bandara Hang Nadim Batam Bantuan Dana Bapelitbangda Bapemperda Batam Batu Ampar Bawang Putih Bea Cukai Batam Bea Cukai Sibolga Benih Lobster Berita Batam Bersih-bersih Bilateral Meeting Bintan Bintan Pesisir Birokrasi BP Batam BPBatam BPJS Ketenagakerjaan BPPRD Batam BPS Batam BPSK Batam Buah dan Sayur Budaya BUP BP Batam BUTIK BP Batam Cairan Tangan Cars City Covid-19 Covid-19 Batam DAM Tembesi Delegasi Singapura Dermaga Layang Dinkes Kepri Direktur Hukum Direktur Kenavigasian Direktur Keuangan Dishub Batam Disinfektan Ditpolairud Polda Kepri DJBC DPRD RI Edy Putra Ekonomi Ekspor dan Import Barang Ekspor Ikan Ekspor Kepri Ekspor Naik Fashion Fasilitas Umum Fish Mart Foods Forum Diskusi Forum Satu Data Frontliners Gaji Bulanan Galang Galeri Gallery Gelar Rapat GMNC IX Graphic Design GWR Hang nadim Hang Nadim Batam Hapus Denda Hari Jadi Ke 20 Harris Resort Waterffront Batam Headline Helikopter SAR Himbauan Himbauan Covid-19 Hukum HUT RI IAID 2019 Idul Adha 1440H Idul Fitri IFC Singapore IHK Ikan Ikan Sidat Ilegal Fishing Impor Import APD dan Alkes Indeks Trading Across Borders Indonesia Industri Inflasi Internasional Investasi IPB IPPOB Jaga Jarak Jajaran Kemenhub Januari-Maret Jaring Apung Jatuh Kelaut Jepang Jilid II JKDM Joko Widodo Juni 2019 Kadin Kadis Budpar Kadisperindag Kepri Kampung Tua Kapal Bubu Tangkap Kepiting Kapal Fiber Kapal Rusia Kapal Tenggelam Kapolresta Barelang Kapolri Karimun Karya Anak Bangsa Kawasan Pusat Bisnis Batam Kebakaran Kebutuhan Pangan Kegiatan Keagamaan Kejuaraan Taekwondo Keluar Rumah Kemaritiman Kemenko Marves Kementrian Agama Batam Kemnhub RI Kenaikkan Kepala BKIPM Kepri Kepulauan riau Kerjasama Kesultanan Tidore Ketua Asosiasi HRD Manager Hotel Batam Ketua Gugus Tugas Khusus Penyakit Menular Kijing Kirana angkasa KJRI Johor Bahru KKP KKP Kelas 1 Batam KM Kelud KM Lintas Laut 3 KM. Satoni KMP Sembilang KMS KN Tanjung Datu 301 Kolam Renang Kominfo Komisi III DPRD RI Konjen Singapura-Batam Kosong Kota Batam KPBPB Batam KPK KRI Kakap - 881 KSB KSOP Batam KSOP Kelas I Dumai Kunjungan Kehormatan Kunker Lapas Batam Larangan Ekspor Limbah Plastik Lingga Lockdown Logistik Luhut Binsar Pandjaitan Mahasiswa Mako Lantamal VI Malaysia Mamin Man Over Boat Manado Marina Line Maritim raya Masa Covid-19 Masa Pandemi Covid-19 Masker Media Batam Meninggal Dunia Menkeu RI Menko Maritim Menko Maritim RI Menko Marves Menko PMK Menlu Menperin Mentarau Menteri Agama Menteri Kelautan dan Perikanan RI Menteri Susi Migas Mikol Motion Design Movies Music MV. Nika Nagoya Narkoba Nasional Nelayan Nelayan Bintan Net1 No.23 Tahun 2020 Non Migas Nongsa ODP Oknum Oknum PNS Operasi Aman Nusa II Operasi Terpusat ORI Kepri OTT Pademi Corona Pangkalan udara Panglima TNI Paripurna DPRD Batam Pasar Tutu PAT Patroli PBB-P2 PDP Pejabat dan Staff Pelabuhan Pelabuhan Batam Pelabuhan Batam Centre Pelabuhan Maumere Pelabuhan Tanjung Buton Pelabuhan Tanjung Pinggir Pelajar Pelatihan Pelatihan Kerja Pelayaran Pembahasan Road Map Pembersih Tangan Pemerintahan Batam Pemindai Suhu Tubuh Pemkab Lingga Pemko Batam Pemuda Pemulangan Penanganan Penanganan Covid-19 Penanganan Persebaran Covid-19 Pencarian Korban Pencemaran Pengamanan Pengukur Suhu Tubuh Pengunjung Kurang Pengurangan Jam Kerja Pengusaha Batam Penyeludupan Penyesuaian Jadwal People Perairan Bintan Perairan Nongsa Perairan Selat Malaka Percepat Layanan Import Peresmian Perhotelan Batam Perikanan Perjalanan Dinas Permendag RI Pers Gathering Perusahaan Phone Plt Gubernur Plt Gubernur Kepri PM No.7 2019 PMI PNS Pokja IV Polda Kepri Politeknik politik Polres Karimun Polresta Barelang Polsek Belakang Padang Polsek KKP Batam Pos Perbatasan Presiden Print Design Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan Promo Harrisku PSDKP PT. Angkasa Pura II Pulau Kanaan Pulau Terdepan Pulau Terong Puluhan WNI Qurban Ragam Ramadhan Ranperda Kampung Tua Rapat Finansial Rapat Sosialisasi Rapat Tingkat Menteri RAPBN Regulasi Rekor Dunia RI 1 Rice Cooker Rp 14 Miliar Rp 9.8 Miliar RS Khusus Virus RS Virus RTM Ruli Simpang DAM Sabu Sabu 2.3 Gram SAR Gabungan SAR Tanjungpinang SAR TPI Satgas PKE Satreskrim Satwas PSDKP Sayur Mayur SB Tenggiri IV Scrap Impor SDM SDM Unggul Indonesia Maju Sekolah Sekolah vokasi batam Sekupang Semakin Meningkat Semprot Disinfektan Server Short Singapura Sistem Manajemen Keselamatan Kapal SMAN 1 Batam Sosial Distancing Speed Boat Speedboat Sport Sports Sterilisasi Bakteri sumut Surakarta Surat Edaran Surat Kapolri Taekwondo Taekwondo Indonesia Tanjung Balai Karimun Tanjung uban Tanjung Uncang Tanjungpinang Tanki Meledak Tax Amnesty Technology Teluk Mata Ikan Telur Penyu Test Thermal Scanner Tiban Tidore Tiga Pokja Tiket Turun Tim Pengarah Gugus Tugas Tim Teknis Title Toko Obat TPI Online Travel TTS Tuan Rumah Tumpang Tindih Kewenangan Turun Udang UKM Taekwondo UNS United States Coast Guard Universitas Sebelas Maret Update US 350 USCG UTC6 Video Video Conerence Virus Corona Vitamin C Wabah Covid-19 Wajib Masker Wali Kota Batam Warga Nato Warga Ruli Muka Kuning WASI WBK Web Design WNI Workshop Zona Integritas
Tampilkan postingan dengan label Bintan. Tampilkan semua postingan



 maritimraya.com - Bintan, Syukur Hariyanto akhirnya terpilih secara aklamasi menjabat sebagai ketua Forum Komunikasi  Badan Permusyawaratan Desa ( FK - BPD) se Kabupaten Bintan dengan masa bakti 2020 - 2025.

Acara yang diselenggarakan pada Sabtu (12/9) di KM 16 Bintan, dan dihadiri sebanyak 25  perwakilan BPD tingkat desa, dari 36 desa yang ada di kabupaten Bintan tersebut  berlangsung dengan musyawarah dan mufakat.

" Ada 11 perwakilan desa yang sebagian letaknya seberang pulau  dikarenakan cuaca dan kegiatan lainnya tidak bisa hadir" ujar panitia.

Adapun nama pengurus inti yang terpilih yakni: ketua, Syukur Hariyanto (Buyung Adly ) yang juga menjabat sebagai Ketua BPD Desa Teluk Bakau.
Wakil Ketua,.Pakzul dari Desa Toapaya Selatan. dan
Sektetris, brahim dari Desa Penaga.

Dalam  sambutanya Ketua Terpilih Syukur Hariyanto yang akrab dipanggil Buyung menyampaikan Ucapan terimakasih atas kepercayaan dan amanah yang diberikan kepadanya, 

"walaupun tugas ini tidak ringan namun dengan dorongan, motipasi Saudara insya Allah FK BPD ini dapat berkiprah sesuai harapan kita bersama" Ungkapnya.

Dikatakanya FK - BPD yang baru terbentuk ini akan segera dibuat legalitas sebagai payung hukum dalam menjalankan Tupoksi dan program kerja nyata. Lewat dukungan pemerintah, " Sesuai tingkatan, pengurus FK-BPD se kabupaten Bintan, jadi yang men SK kan kami Bapak Bupati Bintan," Ujarnya.
 
Sejalan perkembangan ilmu dan teknologi,  akan membuat Metode kerja yang lebih terkini agar bisa terus melakukan Jalinan komuniksi aktif sesama BPD yang ada  36 Desa di kabupaten Bintan.

Selanjutnya Perlu ada Peningkatan Kapasitas Mutu FK-BPD melalui program Yang bisa Mengangkat sumber daya manusia (SDM), sehingga  kebangkitan SDM dari Desa semakin nyata.

" Selain itu  agar Kemampuan BPD semakin berkompeten  perlu diadakan pelatihan, juga diperhatikan kesehjateraan atau tunjangan bagi BPD ini sangat penting," Ungkap Buyung.

"Kami tidak ada urusan pilkada kami urusin masyarakat saja dulu sebab kami belum pemilihan," ungkap Buyung ketika disinggung tentang pilkada sambil tersenyum.

Sebagai mitra pemerintah FK-BPD se kabupaten Bintan tetap komitmen dengan apa yang kami anggap perlu di perhatikan melalui pengawasan penggunaan anggaran yang tepat sasaran, demi terwujudnya  percepatan pembangunan infrastruktur Desa.tutupnya.

Melda -red

maritimraya.com - Batam, 
seorang pemilik mobil jenis pick up  mengeluh terkait aturan  melepaskan teralis yang dipasang di bak belakang mobil saat mau mengurus uji kir di Unit pelaksana teknis  pelayanan jasa transportasi (UPT - PJT ) Dinas Perhubungan Kota Batam 

Pria berprofesi pengusaha  perkebunan rakyat pada Kamis (10/9) di UPT PJT Dishub Kota Batam  mengatakan kepada awak media  pemasangan teralis karena mobil diperuntukan mengangkut sapi dan hasil kebun di Bintan.

" Teralis ini berbahan besi berkualitas sehingga sangat safety untuk mengankut sapi, kenapa saat mengurus Kir petugas menyuruh dibuka saat masuk lorong pemeriksaan ?" katanya .

Dikatakanya dari pertama  pengurusan Kir dengan kondisi mobil terpasang teralis tidak ada masalah, tapi sekarang dipermasalahkan petugas.

Berselang kemudian  lewat mobil pick up membawa barang  - barang elektronik tanpa menggunakan teralis.
muatan barang elektronik yang ada di bak mobil di ikat hanya menggunakan tali.
" Lihatlah itu mobil yang bawa barang- barang elektronik itu tidak safety sehingga jika terjadi kecelakaan  terbalik semua barang dipastikan berserakan di jalanan," Ujar Arjuna.

kasie keselamatan Dishub kota Batam  Erbi Jaya datang menghampiri pengguna jasa dan mengatakan ada ketentuan khusus bagi mobil untuk disahkan memperpanjang  pengurusan Kir.

Erbi mengatakan petugas dilorong melaksanakan tugas sesuai aturan yang berlaku dan bila melanggar aturan akan  diberi sangsi.

" Mobil ini varienya bak terbuka, sehingga bila ada penambahan pemasangan teralis harus dibuka terlebih dahulu" ujarnya.
 
Aturan untuk kendaraan mobil pick up yang menggunakan teralis buatan di bak belakang  wajib mencopot teralis saat mau uji Kir.

" Bacalah Permenhub pasal 22 tahun 2009" terangnya.

Silang kata pengguna jasa operator dan regulator tersebut akhirnya di sepakati Teralis sementara di lepas oleh mekanik  di bengkel   milik Dishub Kota Batam.
" Saya sebagai masyarakat menilai aturan ini agar dapat ditinjau ulang oleh pembuat peraturan, karena bila masuk lorong kir saja harus dilepas teralis sepertinya tidak efisien, teknisi membongkar teralis 2 jam, sementara proses kir cuma sekitar 5 menit selesai, dan selanjunya pasang teralis lagi" keluhnya.
(Red)

maritimraya.com - Batam, Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Web Seminar (Webinar) yang bertajuk “Kesiapan Batam Menghadapi Industrialisasi dan Investasi Asing”, pada Kamis (27/8/2020) bertempat di Meeting Room Marketing Center BP Batam.

Melalui aplikasi Zoom, Web Seminar ini menghadirkan Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso, Kepala BP Batam Muhammad Rudi, Ketua KADIN Indonesia untuk Singapura Michael Goutama, dan Presiden Direktur PT Sat Nusapersada Tbk Abidin Hasibuan sebagai narasumber, serta Direktur Pemberitaan Media Indonesia Usman Kansong selaku moderator.

Forum diskusi online yang diselenggarakan oleh BP Batam ini diikuti kalangan pengusaha, akademisi, dan umum, yang membahas topik terkait kesiapan Batam menghadapi industrialisasi dan investasi asing, merumuskan langkah jitu bagi pemerintah dan para pelaku usaha agar bisa berjalan bersama.

Dalam kesempatan pertama, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso yang dalam hal ini mewakili Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, membuka Webinar dengan memaparkan beberapa poin penting, di antaranya perkembangan dan dampak pandemi Covid-19 di Indonesia, Surplus Neraca Perdagangan, Integrasi Pengembangan Batam-Bintan-Karimun-Tanjung Pinang, serta 2 KEK di Batam yang telah disetujui oleh Kemenko RI.

“Proyeksi pertumbuhan secara global untuk tahun 2020 berada di kisaran -7,6 hingga -4,9%. Sedangkan Indonesia sendiri kita berharap angkanya menunjukkan tren positif, seperti prediksi dari World Bank dari yang tadinya minus, menjadi 0,0%,” ujar Susiwijono.

Susiwijono melanjutkan, Indonesia mengalami kontraksi ekonomi lebih kecil, yaitu sebesar -5,32% pada kuartal kedua tahun 2020, dibandingkan dengan negara-negara lainnya, terutama ASEAN yang mencapai angka dua digit. Ia juga mengatakan kemungkinan resesi bagi Indonesia selalu ada, dan bukanlah hal yang baru selama pandemi Covid-19 berlangsung.

“Sebagian besar negara-negara di dunia sudah melakukan resesi, bahkan hampir semua negara di ASEAN akan melakukan resesi. Bahkan Thailand sudah lebih dulu resesi, begitu juga dengan Singapura dan Filipina,” ujar Susiwijono.

Sedangkan pada kuartal kedua, Provinsi Kepulauan Riau mengalami kontraksi -6,66%, yang mana jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan kontraksi ekonomi nasional, yaitu sebesar -5,32%. 

Kemudian dari sisi pengeluaran, kinerja ekspor dan impor relatif terdampak minimal. Namun sektor investasi, konsumsi pemerintah, dan lembaga Non-Profit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) menurun tajam dibandingkan dengan nasional.

“Seperti daerah lainnya di Indonesia, sektor jasa, transportasi, dan akomodasi adalah sektor perekonomian yang paling terdampak di Provinsi Kepri. Namun kita harus yakin dan percaya diri dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia, meski mengalami kontraksi yang cukup dalam, namun masih jauh lebih baik dari negara lain,” kata Susiwijono.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, dalam pemaparannya mengatakan, nilai pertumbuhan ekonomi Batam selalu di atas Provinsi Kepulauan Riau dan nasional, di mana tahun 2019 lalu, menurut data dari Badan Pusat Statistik Kota Batam, pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 5,92%, sedangkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepri mencapai 4,8% serta Indonesia 5,02%.

“Seiring juga dengan jumlah nilai investasi di Batam yang terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, pada tahun 2019 nilai investasi Batam mencapai USD 750.768 juta dan Semester 1 tahun 2020 (Januari-Juni 2020) mencapai USD 497.223 juta. Aktivitas ekspor juga berjalan baik, dengan destinasi seperti China, Prancis, India, Singapura dan Amerika Serikat, yang merupakan beberapa negara tujuan ekspor terbesar dari Batam,” ujar Muhammad Rudi.

Muhammad Rudi yakin, Batam masih menjadi primadona dan memiliki daya tarik bagi perkembangan industri dalam menopang pertumbuhan ekonomi regional dan nasional karena tidak dikenakan biaya ekspor impor, Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah, hingga insentif keuangan lainnya.

“Dengan adanya kegiatan webinar ini, kami berharap dapat memberikan informasi penting tentang Batam, khususnya kondisi saat ini. Kami tetap melakukan berbagai upaya untuk terus mempromosikan Batam secara aktif, dan BP Batam juga berkomitmen untuk melayani anda dalam mewujudkan investasi di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam,” kata Muhammad Rudi. (Hms Red)

MARITIMRAYA.COM - Batam, Kepala Badan Pengusahaan Batam, Muhammad Rudi, menerima kunjungan kerja  Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) TNI, Laksdya TNI I Nyoman Gede Ariawan ke Badan Pengusahaan Batam, Rabu (15/7/2020) di Marketing Center, Kantor BP Batam. 

Saat menerima kunjungan tersebut, Muhammad Rudi, yang juga menjabat Walikota Batam, menyampaikan perkembangan terkait penanganan covid-19 di Kota Batam.

“Sejak tanggal 15 Juni 2020, kami sudah New Normal, dan sebelumnya juga kami tidak melakukan PSBB, semua itu berkat dukungan dari teman-teman TNI yang hadir di setiap kegiatan Patroli Gabungan Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid -19. Kami sangat berterima kasih kepada TNI yang telah mendukung kami,” tutur Rudi.

Rudi menambahkan terkait perkembangan ekonomi di Batam yang akan dibuat bergairah kembali. “Target invetasi kami di Batam tahun 2020 ini, 1 Milyar USD. Dan target saya juga Batam tetap menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di Kepri. Apabila Batam bisa baik ekonominya maka daerah lain juga bisa dapat merasakan imbasnya, apalagi jembatan Batam-Bintan sebentar lagi akan dibangun, konektivitas antarpulau kunci utama peningkatan ekonomi Kepri,” papar Kepala BP Batam.

Pangkogabwilhan I TNI, Laksamana Madya TNI I Nyoman Gede Ariawan, mengemukakan, tujuan kunjungan kerja ini adalah untuk mempererat hubungan baik dengan BP Batam.

“Kami hadir di sini tentunya akan mendukung semua kegiatan pengamanan yang ada di Kepri, khususnya Batam. Saya sudah melihat di seluruh bibir pantai di Batam ini semua sudah dimanfaatkan. Semoga semuanya resmi, apabila masih ada yang ilegal, maka itu menjadi tantangan bagi kami untuk menegakan aturan. Kami merasa di mana kita bisa mewujudkan keamanan dan aturan selaras dengan keinginan bersama. Saya yakin investor akan datang dengan sendirinya,” katanya.

I Nyoman Gede Ariawan juga menegaskan, kunjungan silaturahmi ini adalah untuk menjalin kerja sama dengan BP Batam lebih baik lagi..

“Kami ini orang baru, dan wajib untuk bersilaturahmi kepada tuan rumah yang di mana menjadi wilayah kerja kami. Saya mohon izin masuk wilayah, selain itu kami juga bertugas untuk mengelola Rumah Sakit yang berada di Pulau Galang. Oleh karena itu kami akan mendukung kegiatan percepatan penanganan Covid-19 di Batam khususnya,” tegasnya.**

MARITIMRAYA.COM - Pelayaran, Kapal angkutan massal KM. Kelud akan beroperasi kembali untuk melayani penumpang dan pelaku usaha jasa pengiriman barang, kapal plat merah ini berlayar dengan rute Pelabuhan  Tg Priok (Jkt), Kijang/Bintan, Batam,  Belawan (Medan) PP .

 Jadwal Pengoperasian KM. Kelud mulai  berangkat dari tg Priuk pada Jumat (10/7) dan singgah/ transit  di pelabuhan Kijang lalu singgah lagi di Pelabuhan Umum Batu Ampar Batam untuk bongkar muat barang serta  penumpang dan selanjutnya berangkat pada Minggu siang (12/7) menuju Belawan (Medan)

Hal ini diterangkan Kepala PT. Pelni Cabang Batam Agus Suprijatno yang diwakili PLT Kepala Urusan Usaha Adam Izzuddin saat dihubungi awak media pada Kamis (9/7) .

Adam mengatakan jadwal pengoperasian KM. Kelud belum berjalan seperti biasa, untuk sementara  yang keluar  tanggal 10 hingga 15 juli, sedangkan jadwal selanjutnya menunggu dari pusat

" Pengoperasian KM. Kelud sementara baru keluar jadwal dari pusat tanggal 10 hingga 15 juli," Ujar Adam.

Dikatakanya  seluruh penumpang tetap mengikuti aturan terkait upaya memutuskan rantai dimasa pandemi Covid 19.

Pihaknya menerapkan sesuai aturan protokol kesehatan, yakni jarak penumpang dan melengkapi surat kesehatan sesuai aturan setempat seperti SIKM, Rapid Tes, identitas.

Selanjutnya Adam menyarankan agar penumpang mengisi kartu kewaspadaan kesehatan  atau HAC ( Healt Alert Card ) secara elektronik dengan menggunakan Hp android atau Iphone dari rumah,  hal ini untuk mengantisipasi antrian penumpang yang panjang di Pelabuhan.
"  Kartu kewaspadaan kesehatan atau HAC berbasis digital ini dapat diakses melalui hp android dan iPhone, sistem ini tentu mengantisipasi terjadi antrian dan  memperlancar keberangkatan penumpang di Pelabuhan,Tutupnya * Red


MARITIMRAYA - Batam, Bak pepatah didalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat Bifza Cycling Community (BCC) BP Batam kembali melakukan aktifitas bersepeda di luar daerah dengan thema : “Tour d’Bintan 2020, gowes wisata & kuliner”, melaksanakan kegiatan tour ke pulau Bintan Propinsi Kepulauan Riau, dengan jarak tempuh perjalanan 70 km pada Minggu (21/6).


Dengan tetap berpedoman pada protokol Kesehatan di masa pandemi Covid-19 ini, seperti memakai masker, menjaga jarak serta rajin mencuci tangan, kegiatan ini berhasil dilakukan.

Sejumlah pejabat dan karyawan BP Batam beserta keluarga memeriahkan acara dengan menempuh jarak 70 km .

Dikarenakan dilakukan di luar daerah, BCC selalu melibatkan komunitas pesepeda lokal sebagai pemandu perjalanan dan sekaligus bersilaturahmi. Dan kali ini BCC melibatkan komunitas pesepeda Capung Tanjung Pinang yang menurunkan 3 pesepeda yang berpengalaman.

Mengusung sub Thema pada kegiatan ini yaitu gowes, wisata dan kuliner, maka tempat pemberhentian untuk kegiatan ini dilakukan di 3 tempat yaitu setelah menempuh 17 kilometer perjalanan BCC singgah di Gurun Pasir Bintan untuk istirahat sejenak, lalu berhenti di kedai durian di jalan Lintas Bar setelah menyelesaikan 33 kilometer perjalanan, dan persinggahan terakhir sekaligus istirahat sholat dan makan siang (ishoma) di halaman Kantor BP Bintan yaitu setelah menyelesaikan 51 kilometer perjalanan, lalu menyelesaikan perjalanan menuju Pelabuhan ferry Sri Bintan Pura sejauh 19 km, sehingga total jarak perjalanan kali ini sejauh 70 kilometer.




Menurut pengurus BCC sekaligus pemrakarsa kegiatan ini, Juhardi mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan pemanasan karena ada rencana ke depan setelah suasana kondusif dan pandemi covid-19 berakhir, akan melakukan tour ke Minangkabau, dengan thema Tour d’Minangkabau 2.
Kabag Rumah Tangga dan Pemeliharaan Aset BP Batam ini juga menjelaskan secara panjang lebar mengenai keberadaan BCC BP Batam yang sudah berdiri sejak tahun 2004. “Kita upayakan akan melakukan kegiatan ini setiap tahun. Waktunya pastilah menyesuaikan, misalnya pas libur panjang, sehingga teman-teman BP Batam bisa ikut berpartisipasi. Semua Karyawan dan keluarga dipersilahkan ikutan, karena kita itu gowesnya santai, tidak kebut-kebutan. Toh, teman-teman BCC sudah terlatih karena setiap Rabu kita gowes ke kantor”. Demikian jelasnya.




Bifza Cycling Community (BCC) BP Batam termasuk komunitas pesepeda yang aktif di Batam. Sejak berdiri hingga saat ini telah melakukan banyak perjalanan ke luar daerah seperti : Tour Singapore-Johor tahun 2014, Tour Bali tahun 2015, Tour ke Padang tahun 2015, Tour Bangka tahun 2016, Tour Cipayung tahun 2016, Bergabung dengan club Gowes 6 dengan rute Ambarawa ke Borobudur, Tour Bukit Tinggi tahun 2017, Tour ke Rinjani Lombok tahun 2018, Tour Medan tahun 2018.




“Tur d’Bintan ini merupakan kegiatan yang ketiga kalinya kami lakukan. Sebelumnya pada tahun 2018 pernah kami lakukan 2 kali”. Demikian dijelaskan salah satu anggota BCC, Binsar Tambunan yang merupakan Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam. “BCC tidak hanya aktif pada kegiatan bersepeda saja, namun setiap tahun terutama pada bulan Oktober, BCC selalu ikut aktif pada Kegiatan sosial penghijauan, yaitu melakukan penanaman pohon di pinggiran waduk”.




Kegiatan ini dilakukan 1 hari penuh di pulau Bintan. Dimulai dari keberangkatan jam 06:00 wib pagi dari Pelabuhan Telaga Punggur Batam, menyewa speedboat menuju Pelabuhan Tanjung Uban. Bersepeda menuju Kota Tanjung Pinang dengan jarak 70 kilometer. Lalu dengan Ferry di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjung Pinang menyebrang kembali ke Telaga Punggur Batam.
(Sumber humas BP Batam)

MARITIMRAYA.COM, KEPRI - Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Kepri, Kombes. Pol Harry Goldenhardt menjelaskan bahwa kronologis pengungkapan tindak pidana narkotika jenis sabu. Senin, (06/04/2020)


Awalanya, pada hari Jumat (3/4). Tim patroli Sea Rider KP.Baladewa – 8002 (Baharkam Polri) melaksanakan patroli di perairan Selat Riau, dan menerima informasi dari masyarakat bahwa ada orang mencurigakan di daerah Teluk Bakau yang diduga sebagai penyalahguna narkotika.


"Menindaklanjuti informasi tersebut, sekira pukul 08.04 WIB, tim mendatangi TKP dan orang yang diduga sebagai penyalahguna narkotika dan didapatkan barang bukti berupa 20 paket kristal putih diduga sabu seberat lebih kurang 1 Kg yang dibungkus dalam kemasan teh cina warna Gold merk Guan Yinwang," ungkapnya.


Lanjut, Kabid Humas mengatakan oleh Tim Patroli Sea Rider KP. Baladewa – 8002 melimpahkan perkara ini kepada Subdit III Ditresnarkoba Polda Kepri untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.


Pengembangan terhadap RA dan ditemukan pelaku lain berinisial N dan T yang bersama-sama melakukan tindak pidana narkotika. Para pelaku melanggar Pasal Pasal 114 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.


"Dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, sub Pasal 112 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang narkotika dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun," jelas Kombes Pol Harry Goldenhardt di Mapolda Kepri, Nongsa - Batam.


Berikut barang bukti yang berhasil dihimpun dari Polda Kepri.
20 paket kristal putih diduga sabu seberat lebih kurang 1 Kg, 1 buah bungkus teh cina warna gold merk Guan Yinwang, 1 unit timbangan digital, 1 unit handphone.


1 buah dompet warna hitam berisi uang kertas pecahan Rp. 2.000,- dan uang koin pecahan Rp 100, KTP, 3 buah simcard Telkomsel, 1 buah tas selempang warna abu-abu, 1 buah lakban warna hitam dan 1 kotak kondom. (DI)

MARITIMRAYA.COM, BATAM - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri, berhasil mengungkap perdagangan telur satwa yang dilindungi. Selasa, (17/03/2020)



Wadirreskrimsus Polda Kepri, AKBP Nugroho Agus Setiawan, S.IK, MH mengungkapkan penanganan perkara ini sudah dimulai sejak bulan Januari sampai dengan sekarang.



"Dari penjualan telur Penyu tersebut Ditreskrimsus berhasil mengamankan lima orang pelaku di dua Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang ada, dan hasil pemeriksaan bahwa didapati sebanyak 1.007 telur penyu, yang mana berasal dari daerah Anambas dan daerah Bintan Provinsi Kepri," terangnya.



Ia melanjutkan, nama-nama pemasok telur penyu tersebut, sudah dikantongi oleh Tim Ditreskrimsus Polda Kepri, dan akan dikembangkan untuk penindakannya. Modus Operandi yang dilakukan oleh para pelaku adalah dengan menyimpan, memiliki dan/atau memperniagakan telur satwa yang dilindungi berupa telur penyu.



Kelima pelaku tersebut, berinisial MD (Pria - 47 tahun), DC (Pria - 26 tahun), AK (Pria - 36 tahun), BF (Pria - 29 tahun) dan EN (Wanita - 62 tahun). Dengan TKP di Tanjungpinang dan Kota Batam.



Atas perbuatannya para pelaku diancam dengan Pasal 40 ayat (2) dan/atau ayat (4) Jo pasal 21 ayat (2) huruf e, Undang - undang Republik Indonesia nomor 5 tahun 1990. Tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya.



"Ancaman dipidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp. 100 juta," tutupnya didampingi Kasubdit IV Ditreskrimsus dan Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kepri(16/3) di Media Center Polda Kepri, Nongsa - Batam. (DI)


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.