Latest Post

1 Tewas 11 Delegasi 19 Pelatihan 2 Kapal Malaysia 2 Pelaku 2019 - 2024 2024 Penumpang 24 Pelatihan 30 Hari 3000 Penyelam 4 Awak Kapal 4 Korban Selamat 4 Tahun Kepemimpinan 4 Tersangka 6 Tersangka 74 TH 78% Pembangunan ABK ABK WNI Ahli Gizi Masyarakat AIS Alkes ALKI Aman Nusa II Anambas Anggaran Angkasa APBN 2020 Arahan Menhub Area Publik Badara Bahan Makanan Bakamla Batam Bakamla RI Bali Bandar Bandar Abadi Shipyard Bandara Hang Nadim Batam Bantuan Dana Bapelitbangda Bapemperda Batam Batu Ampar Bawang Putih Bea Cukai Batam Bea Cukai Sibolga Benih Lobster Berita Batam Bersih-bersih Bilateral Meeting Bintan Bintan Pesisir Birokrasi BP Batam BPBatam BPJS Ketenagakerjaan BPPRD Batam BPS Batam BPSK Batam Buah dan Sayur Budaya BUP BP Batam BUTIK BP Batam Cairan Tangan Cars City Covid-19 Covid-19 Batam DAM Tembesi Delegasi Singapura Dermaga Layang Dinkes Kepri Direktur Hukum Direktur Kenavigasian Direktur Keuangan Dishub Batam Disinfektan Ditpolairud Polda Kepri DJBC DPRD RI Edy Putra Ekonomi Ekspor dan Import Barang Ekspor Ikan Ekspor Kepri Ekspor Naik Fashion Fasilitas Umum Fish Mart Foods Forum Diskusi Forum Satu Data Frontliners Gaji Bulanan Galang Galeri Gallery Gelar Rapat GMNC IX Graphic Design GWR Hang nadim Hang Nadim Batam Hapus Denda Hari Jadi Ke 20 Harris Resort Waterffront Batam Headline Helikopter SAR Himbauan Himbauan Covid-19 Hukum HUT RI IAID 2019 Idul Adha 1440H Idul Fitri IFC Singapore IHK Ikan Ikan Sidat Ilegal Fishing Impor Import APD dan Alkes Indeks Trading Across Borders Indonesia Industri Inflasi Internasional Investasi IPB IPPOB Jaga Jarak Jajaran Kemenhub Januari-Maret Jaring Apung Jatuh Kelaut Jepang Jilid II JKDM Joko Widodo Juni 2019 Kadin Kadis Budpar Kadisperindag Kepri Kampung Tua Kapal Bubu Tangkap Kepiting Kapal Fiber Kapal Rusia Kapal Tenggelam Kapolresta Barelang Kapolri Karimun Karya Anak Bangsa Kawasan Pusat Bisnis Batam Kebakaran Kebutuhan Pangan Kegiatan Keagamaan Kejuaraan Taekwondo Keluar Rumah Kemaritiman Kemenko Marves Kementrian Agama Batam Kemnhub RI Kenaikkan Kepala BKIPM Kepri Kepulauan riau Kerjasama Kesultanan Tidore Ketua Asosiasi HRD Manager Hotel Batam Ketua Gugus Tugas Khusus Penyakit Menular Kijing Kirana angkasa KJRI Johor Bahru KKP KKP Kelas 1 Batam KM Kelud KM Lintas Laut 3 KM. Satoni KMP Sembilang KMS KN Tanjung Datu 301 Kolam Renang Kominfo Komisi III DPRD RI Konjen Singapura-Batam Kosong Kota Batam KPBPB Batam KPK KRI Kakap - 881 KSB KSOP Batam KSOP Kelas I Dumai Kunjungan Kehormatan Kunker Lapas Batam Larangan Ekspor Limbah Plastik Lingga Lockdown Logistik Luhut Binsar Pandjaitan Mahasiswa Mako Lantamal VI Malaysia Mamin Man Over Boat Manado Marina Line Maritim raya Masa Covid-19 Masa Pandemi Covid-19 Masker Media Batam Meninggal Dunia Menkeu RI Menko Maritim Menko Maritim RI Menko Marves Menko PMK Menlu Menperin Mentarau Menteri Agama Menteri Kelautan dan Perikanan RI Menteri Susi Migas Mikol Motion Design Movies Music MV. Nika Nagoya Narkoba Nasional Nelayan Nelayan Bintan Net1 No.23 Tahun 2020 Non Migas Nongsa ODP Oknum Oknum PNS Operasi Aman Nusa II Operasi Terpusat ORI Kepri OTT Pademi Corona Pangkalan udara Panglima TNI Paripurna DPRD Batam Pasar Tutu PAT Patroli PBB-P2 PDP Pejabat dan Staff Pelabuhan Pelabuhan Batam Pelabuhan Batam Centre Pelabuhan Maumere Pelabuhan Tanjung Buton Pelabuhan Tanjung Pinggir Pelajar Pelatihan Pelatihan Kerja Pelayaran Pembahasan Road Map Pembersih Tangan Pemerintahan Batam Pemindai Suhu Tubuh Pemkab Lingga Pemko Batam Pemuda Pemulangan Penanganan Penanganan Covid-19 Penanganan Persebaran Covid-19 Pencarian Korban Pencemaran Pengamanan Pengukur Suhu Tubuh Pengunjung Kurang Pengurangan Jam Kerja Pengusaha Batam Penyeludupan Penyesuaian Jadwal People Perairan Bintan Perairan Nongsa Perairan Selat Malaka Percepat Layanan Import Peresmian Perhotelan Batam Perikanan Perjalanan Dinas Permendag RI Pers Gathering Perusahaan Phone Plt Gubernur Plt Gubernur Kepri PM No.7 2019 PMI PNS Pokja IV Polda Kepri Politeknik politik Polres Karimun Polresta Barelang Polsek Belakang Padang Polsek KKP Batam Pos Perbatasan Presiden Print Design Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan Promo Harrisku PSDKP PT. Angkasa Pura II Pulau Kanaan Pulau Terdepan Pulau Terong Puluhan WNI Qurban Ragam Ramadhan Ranperda Kampung Tua Rapat Finansial Rapat Sosialisasi Rapat Tingkat Menteri RAPBN Regulasi Rekor Dunia RI 1 Rice Cooker Rp 14 Miliar Rp 9.8 Miliar RS Khusus Virus RS Virus RTM Ruli Simpang DAM Sabu Sabu 2.3 Gram SAR Gabungan SAR Tanjungpinang SAR TPI Satgas PKE Satreskrim Satwas PSDKP Sayur Mayur SB Tenggiri IV Scrap Impor SDM SDM Unggul Indonesia Maju Sekolah Sekolah vokasi batam Sekupang Semakin Meningkat Semprot Disinfektan Server Short Singapura Sistem Manajemen Keselamatan Kapal SMAN 1 Batam Sosial Distancing Speed Boat Speedboat Sport Sports Sterilisasi Bakteri sumut Surakarta Surat Edaran Surat Kapolri Taekwondo Taekwondo Indonesia Tanjung Balai Karimun Tanjung uban Tanjung Uncang Tanjungpinang Tanki Meledak Tax Amnesty Technology Teluk Mata Ikan Telur Penyu Test Thermal Scanner Tiban Tidore Tiga Pokja Tiket Turun Tim Pengarah Gugus Tugas Tim Teknis Title Toko Obat TPI Online Travel TTS Tuan Rumah Tumpang Tindih Kewenangan Turun Udang UKM Taekwondo UNS United States Coast Guard Universitas Sebelas Maret Update US 350 USCG UTC6 Video Video Conerence Virus Corona Vitamin C Wabah Covid-19 Wajib Masker Wali Kota Batam Warga Nato Warga Ruli Muka Kuning WASI WBK Web Design WNI Workshop Zona Integritas

 



MARITIMRAYA.Com - Batam, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian dan Pengelolaan Limbah B3 dari Kegiatan Perkapalan dan Pelabuhan bersama Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) pada Kamis (2/12/2021). Kegiatan ini dihelat di Balairung Sari BP Batam.

Rakor dibuka oleh Plh. Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Enoh Suharto Pranoto dan dipandu oleh Penasihat Menteri Bidang Pertahanan dan Keamanan Maritim, Laksamana TNI (Purn.) Prof. Dr. Marsetio. 

Rakor ini dilaksanakan dalam rangka koordinasi, pengendalian dan pengelolaan limbah B3 pada kegiatan perkapalan untuk mengakselerasi kegiatan investasi di Batam. 

Penasihat Menteri Bidang Pertahanan dan Keamanan Maritim, Laksamana TNI (Purn.) Prof. Dr. Marsetio berkesempatan untuk menyampaikan poin penting pada gelaran konferensi mengenai perubahan iklim terbesar dan terpenting di dunia, The 26th UN Climate Change Conference of the Parties (COP26) oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Dimana diantaranya adalah menghentikan pemanasan global dan contoh-contoh kerja nyata dalam pengendalian perubahan iklim. 

Poin-poin tersebut juga dijadikan acuan dasar pembahasan pengendalian dan pengelolaan limbah B3 pada kegiatan perkapalan di Provinsi Kepulauan Riau, khususnya Batam, mengingat topik lingkungan maritim juga menjadi perhatian utama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

“Oleh karena itu, sebagai salah satu daerah strategis di Indonesia, implementasi Green Port di pelabuhan Batam harus digesa. Dan ini membutuhkan Perda, Pergub Kepri dan Perka BP Batam agar sesuai dengan standard International Maritime Organization (IMO) tentang pembuangan limbah B3,” tegas Marsetio. 

Pengelolaan limbah yang baik ini, lanjut Marsetio, juga akan mempengaruhi pariwisata di Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam yang linier dengan kenaikan tingkat perekonomian daerah. 

“Bila lingkungan bebas limbah dan sarana pelabuhan sudah lengkap, pariwisata kita akan baik, begitu juga perekonomian dan gairah investasi akan meningkat,” ujar Marsetio. 

Menanggapi hal tersebut, Plh. Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Enoh Suharto Pranoto mengatakan, BP Batam akan melakukan inspeksi lebih lanjut terhadap perusahaan yang terdaftar dalam Kawasan Pengolahan Limbah Industri Bahan Berbahaya dan Beracun (KPLI-B3) Kabil. 

Menurutnya, dengan sinergitas positif yang terjalin, baik instansi vertikal maupun horizontal, permasalahan limbah dapat terselesaikan dengan baik dan Green Port di Batam dapat diwujudkan. 

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke dua perusahaan di Batam, yaitu PT. BSSTEC dan PT. Mega Green.

Turut hadir dalam acara, Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Konektivitas Kemenko Marves, Sahat Manaor Panggabean; Perwakilan Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah Limbah dan B3 serta Direktorat Jenderal Penegakan Hukum, Lingkungan dan Kehutanan Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup; Asisten II Ekonomi Pembangunan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Syamsul Bahrum; Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Buralimar; Direktur Badan Usaha Pelabuhan, Dendi Gustinandar; General Manager Unit Usaha Pengelolaan Lingkungan, Iyus Rusmana; dan perwakilan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam.**Hms - red


 


MARITIMRAYA.Com - Batam, Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) paparkan KEK Kesehatan Internasional Sekupang pada Insight Webinar Investment Opportunities in Riau Island kegiatan ini dikemas dalam sebuah webinar yang digelar oleh KBRI Singapura, BKPM Singapura serta Bank Indonesia Singapura dan Kepri, pada Rabu (1/12/2021).

 Selain BP Batam, webinar ini juga diikuti oleh BP Bintan dan BP Karimun, serta Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang masing-masing memaparkan perkembangan kondisi ekonomi, sumber daya manusia dan rencana proyek pembangunan.

 Kepala Implementasi Kebijakan Ekonomi Daerah Bank Indonesia Kepulauan Riau, Mualam Noor, menyampaikan tujuan diselenggarakannya Insight Webinar, yang merupakan kolaborasi antara BI Kepri dan BI Singapura, adalah untuk memfasilitasi daerah agar dapat menarik perhatian investor untuk berinvestasi.

 “Saat ini kita memfasilitasi kepada daerah-daerah, seperti BP Batam, BP Bintan, dan BP Karimun yang telah memiliki proyek yang sudah clean and clear agar dapat memaparkan serta menarik investor untuk berinvestasi di daerah, khususnya di Kepulauan Riau. Kegiatan ini bersifat bilateral antara Singapura dengan Provinsi Kepulauan Riau,” ujar Mualam Noor.

 Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, menyampaikan kerja sama dengan perwakilan Indonesia di luar negeri yaitu KBRI, BKPM dan juga Bank Indonesia, di tengah pandemi yang membatasi ruang gerak, tetap berusaha melakukan upaya promosi peluang investasi yang ada di Batam ke dunia luar dengan menjalin kerja sama dengan pihak-pihak tersebut.

 “Jadi dari kegiatan tahun ini saja dengan Bank Indonesia dan juga dengan BKPM, KBRI dan KJRI, kita sudah 4 kali yaitu di London, Abu Dhabi, Sydney dan Singapura melaksanakan kegiatan seminar/webinar seperti ini, dan alhamdulilah sudah ada beberapa pihak yang menghubungi kita secara langsung dengan menyatakan ketertarikan mereka, bahkan sudah ada yang menyatakan letter of intent (LoI) kepada BP Batam. Jadi surat ketertarikan secara tertulis sudah dikirimkan kepada BP Batam dan kita sudah tindaklanjuti. Mudah-mudahan tahun depan kita bisa mendapatkan investasi yang baru yang berasal dari kegiatan webinar seperti sekarang ini demi kemajuan Kota Batam,” kata Ariastuty Sirait.

 Sementara itu Kepala Pusat Pengembangan KPBPBB dan KEK BP Batam, Irfan Syakir Widyasa menyampaikan, BP Batam terus gencar melakukan promosi investasi proyek unggulan di Batam.

" Hari ini kita mengangkat KEK Kesehatan Internasional Sekupang, projek ini pada masterplannya sudah cukup lengkap yang dikembangkan dengan 3 konsep, yaitu medical, tourism and education dan unsurnya sudah sangat lengkap sekali. Di mana pada tourism sendiri sudah mewakili untuk mendukung pengembangan wisata dengan kerangka dasar 5A, yaitu attractions, accessibility, accommodation, amenities and activities. Saat ini pada dunia pendidikan kita juga sudah melakukan kerja sama dengan Thumbay Group UEA untuk mendirikan Universitas Kedokteran Internasional yang nantinya akan menarik mahasiswa dari 30 negara,” ujar Irfan.

 Peserta pada insight webinar ini, antara lain Badan Pengusahaan di Kepulauan Riau, Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta para calon Investor yang berasal dari Negara Singapura yang berasal dari Singapore Business Federation dan Enterprise Singapore. ** Hms red

 


MARITIMRAYA.Com - Batam, Semarak dan penuh keakraban  perkumpulan Kekeluargaan Indonesia Timur (PERKIT)  memeriahkan acara pelantikan Dewan Pengurus Besar ( DPB) PERKIT Kepri yang Dinahkodai Anggelinus SH  masa bakti 2020 - 2024 Pada Minggu (28/11) di Golden Prown Batam.

Pelantikan Ketua Anggelinus SH beserta DPB PERKIT Kepri dikukuhkan langsung oleh Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad

Hadir dalam acara tersebut Mayjen TNI Gabriel Lema, Asisten Pemko Batam Heriman, Wakil Ketua DPRD Kota Batam Ahmad Surya, anggota DPD RI, Heripinto, Sri Soedarsono dan Pengurus Paguyuban- Paguyuban  Nusantara serta tamu undangan lainnya.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad Mengatakan gembira dan bahagia bisa hadir diacara pelantikan DPB  PERKIT Kepri. 

Dikatakanya Kepri, khususnya Batam dianugerahi penduduk yang sangat majemuk,baik agama,suku dan budaya, dengan adanya perkumpulan ini bisa mempererat harmonisasi serta wadah untuk membangun komunikasi, Silaturahim, kegiatan sosial, Ekonomi .dengan prinsip, Dimana Bumi Dipijak, Disitu Langit Dijunjung.

"Saya sangat mengapresiasi dengan kehadiran PERKIT Kepri  yang telah berkontribusi untuk Kepri dan Batam.

Kehadiran PERKIT  dalam menyatukan saudara kita Indonesia Timur di Kepri dengan semangat Kepri Rumah kita, dan kita jadikan Kepri lebih baik, Berat sama dipikul Ringan Sama Dijinjing, harap Ansar Ahmad.

Ketua PERKIT Kepri Angelinus  menyampaikan kebahagiaan atas terlaksana acara dengan lancar, penuh  kekeluargaan dan berjalan sukses.

Dikatakanya PERKIT dibentuk sejak tahun 2000  di Kepri  menjadi wadah bersatunya berbagai suku dari tanah timur, dengan jumlah13 provinsi yang bernaung di PERKIT.

"Dengan hadirnya saudara kita dari berbagai provinsi ini, paguyuban-paguyuban  yang ada menjadikan kekeluargaan kita semakin erat dan kokoh, Ini rumah kita sebagai wadah untuk berkumpul bersatu bersama pemerintah untuk memajukan kepri, "ucapnya.

Acara tersebut juga menampilkan musik dan tarian - tarian tradisional dengan menggunakan pakaian adat Indonesia Timur yang kaya dengan seni tampak meriah.* Tim

 



MARITIMRAYA.Com - Batam, Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) khususnya Biro Humas, Promosi dan Protokol menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang mengusung tema menjalin komunikasi dan koordinasi guna mewujudkan Batam Kota Bandar Madani, selama 2 (dua) hari, Jumat s.d. Sabtu (26 - 27/11/2021) di One of A Kind Resort Bintan. 

Kegiatan ini dihadiri ± 50 peserta FGD dari Protokol Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Protokol Pemerintah Kota Batam dan BP Batam.  

FGD diawali dengan sambutan dari Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol , Ariastuty Sirait. Beliau mengatakan kegiatan FGD ini merupakan bentuk peningkatan kualitas kinerja dan efektivitas pelayanan pada unit kerja Biro Humas Promosi dan Protokol dalam hal ini Bagian Dukungan Strategis Pimpinan dan Protokol, dengan terjalinnya komunikasi dan koordinasi yang baik antar lembaga pemerintah.

"Peran protokol sangat penting dan dibutuhkan pada berbagai kegiatan yang dihadiri pimpinan, seperti acara resmi, kunjungan kerja, penerimaan tamu ataupun acara lainnya. Agar pelaksanaan kegiatan yang dihadiri pimpinan dapat berjalan dengan lancar dan tertib dibutuhkan peran protokol untuk membantu mempersiapkan tugas dan pelaksanaan kegiatan,” ungkap Ariastuty.  

Ia berharap dengan adanya narasumber yang luar biasa, dengan kapabilitas mereka sebagai narasumber tentunya bisa membagikan pengetahuan kepada para peserta FGD sehingga peserta mendapatkan pengalaman, peningkatan kapasitas diri, komitmen yang tinggi, serta kekompakan dalam tim yang solid guna mengeksekusi setiap tugas keprotokolan. 


Kepala Bagian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kepemudaan dan Olahraga Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Afitri Susanti selaku narasumber pada kegiatan tersebut memaparkan character building dalam etika berorganisasi dan personal growming (penampilan diri). 

Afitri mengungkapkan, estetika citra diri yang ditampilkan para protokol khususnya dalam teknik public speaking, MC dan menyambut tamu dengan baik.

Ia berharap para peserta FGD dapat meningkatkan kapasitas diri khususnya Protokol di BP Batam agar dapat menjalankan tugas dengan baik dari pelayanan pimpinan dan tamu-tamu sesuai dengan tugasnya,” ungkap afitri.

FGD dilanjutkan dengan pemaparan oleh Ketua Umum Forum Protokol Indonesia yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri sekaligus Plh. Dirjen Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Agus Fatoni tentang etika, tata tempat, tata upacara, tata penghormatan dan penyelenggaraan acara bagi keprotokolan. 

 Agus Fatoni mengungkapkan, keprotokolan ini penting harus dimiliki semua orang, karena didalam keprotokolan mengatur tata tempat, tata upacara, tata penghormatan dan etika. Keberadaan protokol di suatu instansi/lembaga pemerintah merupakan suatu keharusan dalam rangka mendukung terciptanya kelancaran pelaksanaan kegiatan Pimpinan.

“Ilmu protokol dapat dibawa di kehidupan sehari-hari kita, oleh karena itu semua orang harus tahu protokol agar terjadi harmoni dan sinergi dalam kehidupan yang baik,” ungkap Fatoni. ** Hms - red

 



MARITIMRAYA.Com - Batam, Ronda laut Kelompok Masyarakat Pengawas (POKMASWAS) bertujuan salah satu memantau kelestarian hutan manggrove guna kesinambungan biota laut,  serta mengumpulkan data kegiatan perikanan tangkap atau kegiatan ilegal yang bertentangan dengan aturan perikanan diarea perairan pengawasan.

Selanjutnya  petugas POKMASWAS melaporkan kepada pengawas perikanan atau aparat penegak hukum setempat bila ada dugaan terjadinya tindak pidana perikanan atau pencemaran  lingkungan hidup.

Hal ini dikatakan Ketua POKMASWAS di Tanjung Uma Kecamatan Lubuk Baja Kota Batam    Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Syapri saat ditemui awak media  beberapa hari lalu di Pos POKMASWAS  di pesisir Tanjung Uma Kota Batam.

Dikatakanya cakupan area pengawasan perairan  yang cukup luas meliputi perairan Tanjung Uma, Batu Merah, Tanjung Singkuang, Bengkong laut, Nongsa serta  Perairan Telaga Punggur.

" Saya terpanggil di wadah POKMASWAS untuk menjaga kesinambungan terumbu karang, pohon manggrove kehidupan biota laut/ ikan sebagai mata pencaharian  nelayan. yang mana  Semangkin terancam karena area tangkapnya berkurang akibat kegiatan penimbunan laut" katanya.

Selain itu ditengah lajunya aktifitas labuh tambat kapal diare pengawasan utamanya perairan Tanjung Uma ada tiga pelabuhan umum bersebelahan yakni Pelabuhan Harbiurbay, Bintang Sembilan Sembilan Persada dan pelabuhan Plat merah Batu Ampar, serta, memantau beberapa  kapal  yang tenggelam  agar BBM tidak terjadinya tumpahan  limbah minyak dilaut" Ungkapnya.

Ronda laut dengan berbagai tantangan  ini dilakukan agar pengawasan area tangkapan ikan nelayan diperairan  Batam  berjalan maksimal, sehingga mata pencaharian  nelayan yakni berbagai jenis ikan secara turun menurun dapat tersedia dan terjaga.

" Petugas  POKMASWAS Tanjung Uma  berjumlah 12 orang yang siap melakukan pemantauan dilapangkan serta berkoordinasi dengan aparat pemerintah" Kata Syapri.

Diakuinya selama ini pihaknya menjalankan tpengawasan baik aktipitas ronda laut  maupun pembagunan Pos POKMASWAS Tanjung Uma dilakukan . secara mandiri, " mudah - mudahan awal Desember tahun ini  kami akan  diberi satu unit kapal ronda laut bantuan pemerintah daerah," Ucapnya.** Am



 


MARITIMRAYA.Com - Batam, Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menggelar penandatanganan nota kesepahaman dengan Bank Mandiri tentang “Pemanfaatan Produk dan Layanan Perbankan”, Jumat (26/11/2021) pagi, bertempat di Balairung Sari BP Batam. 

Penandatanganan ini memuat beberapa ruang lingkup perjanjian meliputi pemanfaatan produk dan jasa layanan perbankan serta jaringan, pengembangan teknologi informasi, perbankan dan keuangan serta sistem transaksi host to host sesuai prosedur yang berlaku.

Nota kesepahaman ini ditandatangani langsung oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi dan Direktur Utama PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk, Darmawan Junaidi. 

Dalam sambutannya, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan, keterkaitan pelayanan perbankan antara BP Batam dengan Bank Mandiri sangat erat.

“Jika kerja sama ini berjalan dengan baik, maka proses transformasi Kota Batam menjadi kota yang modern, melalui teknologi perbankan di Bank Mandiri, bisa diwujudkan,” ujar Muhammad Rudi optimis.

Sejumlah rencana investasi asing di Kota Batam juga telah mendapat “lampu hijau” dari Presiden RI dan harus dimanfaatkan secara maksimal, dengan penyiapan seluruh infrastruktur, termasuk pengelolaan keuangan bagi kegiatan berusaha melalui jaringan perbankan.

“Transaksi non tunai harus kita tingkatkan. Mudah-mudahan melalui kerja sama ini transaksi keuangan di Kota Batam semakin lancar,” harap Muhammad Rudi.

Direktur Utama PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk, Darmawan Junaidi menyatakan komitmennya untuk memberikan dukungan atas aktivitas bisnis dalam rangka memajukan perekonomian di Kota Batam.

“Bank Mandiri akan memanfaatkan teknologi yang dibangun secara digital untuk memberikan manfaat dalam kegiatan perekonomian di BP Batam,” ujar Darmawan.

Melalui super app terbaru bernama Livin’ by Mandiri serta platform korporasi dan institusi bernama Kopra by Mandiri merupakan produk layanan perbankan yang disiapkan oleh Bank Mandiri, yang telah disesuaikan dengan pengembangan aktivitas bisnis BP Batam.

Teknologi ini memudahkan pengguna untuk melakukan transaksi kapan pun dan dimana pun, dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pengguna jasa atau pemasok yang merupakan mitra BP Batam.

“Ini adalah upaya Bank Mandiri untuk menjadikan Batam kota yang modern dan menjadi kebanggaan Indonesia dengan keberadaan proses perbankan digital,” ujar Darmawan.

Bank Mandiri juga telah melakukan kerja sama dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terkait National Logistics Ecosystem (NLE) dari hulu ke hilir, dimana NLE merupakan induk dari Batam Logistics Ecosystem (BLE) yang penerapannya terdapat di BP Batam. 

“Kami yakin, kolaborasi dan sinergi yang baik antara BP Batam dan Bank Mandiri akan melahirkan nilai yang maksimal bagi perekonomian nasional,” pungkas Darmawan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Bank Mandiri kepada BP Batam berupa 1 unit kendaraan sebagai sarana penunjang aktivitas pekerja di kawasan Pelabuhan Batu Ampar, bantuan operasional Taman Kolam Sekupang dan bantuan pembangunan mushola di Taman Kolam Sekupang.

Turut hadir dalam kegiatan, Anggota Bidang Kebijakan Strategis BP Batam, Enoh Suharto Pranoto; Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri, Rohan Hafas; Group Head Government & Institutional 1 Bank Mandiri, Dadang Ramadhan; Regional CEO Reg.1 Bank Mandiri, Lourentius Aris; serta jajaran Eselon 2 di lingkungan BP Batam.** Hms - red

 



MARITIMRAYA.Com - Batam, Kebakaran satu unit kapal niaga Maisun 5   di dermaga Galangan Bandar Abadi di kawasan Tanjung Uncang Batam pada Kamis (25/11) sekitar pukul 10 pagi sempat membuat panik para pekerja, namun berselang tiga jam  kapal tersebut dapat dipadamkan oleh alat pemadam perusahaan dan dibantu penyemprotan oleh kapal patroli KPLP KN.330, KN.576 milik Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam, serta 5 unit mobil pemadam 

Kepulan asap tampak membumbung hitam dari dalam kapal berbendera asing tersebut, namun hingga kini pihak perusahaan masih mencari tahu  penyebab kebakaran.

Direktur PT.Bandar Abadi, Maslina saat dihubungi awak media belum bisa memberi keterangan penyebab kebakaran.

" Penyebab kebakaran kami belum bisa memberi inpormasi,  Kapal Maisun 5 sudah tiga hari berada di dermaga Galangan Bandar Abadi, " Ucapnya.

Saat dikonfirmasi lebih jauh Maslina juga mengaku  belum mengetahui terkait jenis kapal dan bendera kapal naas tersebut,

 "Kami akan mengadakan rapat terkait kebakaran kapal, nanti saya hubungi, yang jelas kebakaran  kapal sudah aman terkendali" Ucapnya.

Seperti diketahui Galangan Bandar Abadi merupakan perusahaan asing yang bergerak dibidang pembangunan berbagai jenis kapal antara lain, Tag bout, Tongkang, mini Tangker dan Docking/ refair kapal.* Am

 



MARITIMRAYA.Com - Batam, Dalam rangka meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya yang berada di unit kerja Satuan Pemeriksa Intern (SPI), Badan Pengusahaan (BP) Batam laksanakan Forum Group Discussion (FGD) Pengawasan Berbasis Manajemen Risiko dan Penyusunan Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) Tahun 2022, bertempat di KTM Hotel Batam pada 19-20 November 2021.

Kegiatan FGD dibuka langsung oleh Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro. Diketahui lebih dari 60 peserta ikut dalam kegiatan yang dilaksanakan selama 2 (dua) hari tersebut.

Pada sambutannya, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro menyampaikan bahwa, “Di dalam penyusunan program kerja pengawasan tahunan harus berdasarkan audit berbasis risiko, karena mengingat waktu yang sangat terbatas dan jumlah SDM yang juga terbatas, maka pengawasan yang strategis adalah pengawasan berbasis manajemen risiko”.

Lebih lanjut Wahjoe menambahkan, pengawasan berbasis manajemen risiko ini akan memberikan nilai tambah bagi BP Batam khususnya dalam hal menjaga tata kelola pemerintah yang baik (Good Governance) daripada pelaksanaan kegiatan yang ada di BP Batam. 

“Harapan kami dengan adanya FGD ini, teman-teman SPI BP Batam bisa meningkatkan kemampuannya dalam rangka memetakan hal-hal yang strategis yang menjadi konsen pimpinan sehingga tidak ada permasalahan hukum di kemudian hari terkait tata kelola yang ada di BP Batam”, harap Wahjoe.

Turut hadir sebagai narasumber Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Riau, Wawan Yulianto, Ak., MM, CA, CRMP, CGCAE dan Konsultan Manajemen Risiko, Ir. Yohanes Abdullah, serta para Undangan dari Inspektur Daerah Kota Batam, yang dalam hal ini diwakilkan oleh Hendi Rana Gustini, S.Sos, Kepala SPI BP Batam, Konstantin Siboro dan Direktur Peningkatan Kinerja Dan Manajemen Risiko BP Batam, Asep Lili Holilulloh.

Adapun pemaparan materi pertama disampaikan oleh Konsultan Manajemen Risiko, Ir. Yohanes Abdullah, M.M dengan tema Tata Kelola Manajemen Risiko ISO-31000 dan dilanjutkan pemaparan materi kedua oleh Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Riau, Wawan Yulianto, Ak., MM, CA, CRMP, CGCAE dengan tema Perencanaan Pengawasan Intern Berbasis Risiko. FGD berlangsung sangat interaktif karena tingginya antusias para peserta saat sesi diskusi dan tanya jawab. ** Hms - red

 

 


MARITIMRAYA.Com - Batam, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) melaksanakan kunjungan kerja di Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) pada Jumat (19/11/2021). 

 Rombongan yang dipimpin oleh Penasihat Menteri Bidang Pertahanan dan Keamanan Maritim, Laksamana TNI (Purn.) Prof. Dr. Marsetio, diterima langsung oleh Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto. 

 Kunjungan kerja ini sekaligus merupakan rapat kerja lanjutan pembahasan Batam Logistic Ecosystem (BLE) bersama seluruh Stakeholders yang ada di Batam yakni Bea dan Cukai Batam, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan, Pemerintah Provinsi Kepri, Pemerintah Kota Batam serta Asosiasi Industri Maritim di Kota Batam.

 Adapun pembahasan rapat mengrucut pada evaluasi hasil implementasi BLE dan evaluasi penetapan tarif yang mendukung investasi sektor kemaritiman.

 BLE merupakan pilot project dan bagian dari National Logistic Ecosystem (NLE) yang telah diresmikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan , pada 18 Maret 2021 yang lalu.

 Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto mengatakan, selaras dengan hal tersebut BP Batam dan seluruh stakeholders terkait, bahu membahu bersama mewujudkan Batam Logistic Ecosystem yang akan mendukung daya saing Batam sebagai Kawasan Ekonomi Strategis.

 “Kami berusaha dan siap melanjutkan arahan dan harapan dari pemerintah, bersinergi dengan semua komponen di Batam, maka kami yakini bukan hanya daya saing Batam yang akan meningkat, tapi Indonesia akan meningkat.” Ungkap Purwiyanto optimis.

 Progres dari BLE, pertama dari sisi infrastruktur, BP Batam selaku pengelola dari Pelabuhan Batu Ampar telah menyiapkan Autogate System dan softwarenya telah dilakukan UAT User Acceptance Testing dengan menggandeng PBM (Perusahaan Bongkar Muat). Dari sisi kepabeanan, Bea dan Cukai Batam mendukung dari sisi layanan STS-FSU yang berhubungan dengan entitas kementerian terkait, serta TPS online akan semakin memudahkan pelaku usaha.

 


Laksamana TNI (Purn.) Prof. Dr. Marsetio, dalam rapat kerja BLE ini  menyampaikan harapan besar bahwa Batam melalui Batam Logistic Ecosystem (BLE) sebagai percontohan nasional  akan mengubah paradigma Batam sebagai tujuan kawasan investasi yang kompetitif.

 “Batam yang maju hanya dapat berhasil apabila Batam memiliki perubahan paradigma investasi yang ditunggu oleh publik. Batam Logistic Ecosystem akan merubah  paradigmanya.” Ungkap Laksamana TNI (Purn.) Prof. Dr. Marsetio, dalam pembukaanya.

 Batam didukung dengan sistem BLE dan NLE merupakan satu platform rantai pasok barang yang mengakomodasi mulai dari hulu hingga hilir, dan mempertemukan entitas pemerintah dan entitas bisnis, atau skema G to G, G to B, dan B to B.

 Sistem ini akan memutus mata rantai birokrasi layanan logistik dan membuka informasi layanan kepada publik seluas-luasnya yang pada akhirnya akan menurunkan biaya logistik.

 Selain evaluasi progres dan implementasi BLE, Kemenko Marves melalui Laksamana TNI (Purn.) Prof. Dr. Marsetio, juga menekankan persoalan tarif. Ia mengapresiasi komitmen yang dilakukan BP Batam untuk melakukan penyesuaian tarif sehingga Batam mampu berdaya saing.

 “Jadi sesuai dengan arahan Bapak Menko (Maritim dan Investasi) serta Pak Menko Perekonomian juga, kita harapkan ada perubahan paradigma besar soal tarif. Kalau tarif tidak turun investasi tak mau dateng, karena kalau di Batam, investasi kan ada pilihan. (Singapura dan Malaysia).” Katanya.

 Usai pembahasan rapat, dirinya mengungkapkan apresiasi atas komitmen besar dari BP Batam untuk melakukan penyesuaian tarif.

 “Hari ini saya lihat progres yang sangat luar biasa dipaparkan perubahan dan komitmen tarif. Saya lihat ada semangatnya spiritnya uda berubah. Kita patut optimis target pemerintah akan tercapai.” Sambungnya.

 Dirinya menjabarkan lebih lanjut bahwa kondisi hari ini adalah efisiensi logistic cost  masih lebih mahal 23% dari 100%, bila dibandingkan dengan Singapura yang berada di angka 13%. Adapun target pemerintah pada tahun depan adalah turun menjadi 17%. Dengan dibentuk sistem NLE dan BLE untuk Batam serta penurunan tarif yang telah disesuaikan BP Batam, maka ia optimis Batam mampu mengejar ketertinggalan. 

 “Kita pake sistem dan tarif kita benahi. Tarif sekarang uda lebih murah dan disesuaikan. Nanti pelabuhan-pelabuhan di kita (Indonesia) akan direct call tak ke negara tetangga, tapi direct ke Batam. Selamat BP Batam, Batam  mau berubah. Setelah ini nanti akan ditiru oleh Kepri.” Pungkasnya serambi berpamitan meninggalkan ruang rapat Balairungsari bersama jajaran.

 Agenda dilanjutkan dengan peninjauan Auto Gate System secara langsung di Pelabuhan Batu Ampar dan pertemuan dengan para asosiasi industri kemaritiman di Batam seperti INSA, ISAA, APBMI dan ATAK Kepabeanan.

 Adapun hasil pertemuan dengan para asosiasi ini menghasilkan reformasi perubahan tarif kepelabuhanan di BP Batam seperti penurunan tarif labuh STS dan FSU yang mendapat insentif potongan harga, selanjutnya untuk tarif yacht, pimpinan BP Batam akan menyesuaikan tarif agar lebih bersaing dengan tempat lain.

 BP Batam berkomitmen untuk mewujudkan tarif kepelabuhanan di Batam yang kompetitif dibandingkan dengan tarif kawasan sejenis di negara lain, kemudian membuat kajian dan mengevaluasi penerapan tarif yang sudah berlaku saat ini.** Hms - red

 


MARITIMRAYA.Com - Batam, Oyong Wahyudi SH  terpilih secara aklamasi menahkodai Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Advokat Indonesia (DPC IKADIN ) Kota Batam masa bakti Tahun 2021 - 2024 menggantikan Kaspol Zihad SH. MH yang sudah berakhir  masa baktinya.

Dalam acara Musyawarah Cabang ke II DPC IKADIN Kota Batam bertempat di Pasific Palace Hotel pada Sabtu (20/11) peserta yang hadir sepakat memilih Oyong Wahyudi  SH untuk mengemban amanah tiga tahunan tersebut.

Oyong mengucapkan terimakasih kepada kawan-kawan Ikadin yang telah mempercayainya untuk memimpin IKADIN Batam.

"Saya mohon dukungan dan masukan dalam menjalankan organisasi profesi ini,” ungkap Oyong.


Lanjutnya, untuk program utamanya adalah  memperbaiki secara internal agar seluruh anggota DPC Ikadin Kota Batam bisa memberikan sumbangsih kepada masayarakat yang membutuhkan bantuan hukum dan penyuluhan ( Litigasi dan Non Litigasi ) terutama untuk masyarakat menengah ke bawah.

Negara Indonesia yang kita cintai ini adalah negara hukum yang berkeadilan. Kepada seluruh anggota IKADIN Kota Batam saya berharap agar memberikan sumbangsih kepada masyarakat,sebab organisasi kita ini adalah organisasi profesi dan terhormat,” ucapnya.

Setelah Muscab ke II ini pihaknya akan menyusun struktur kepengurusan yang baru selanjutnya acara pelatikan akan dilaksanakan awal tahun 2022.

Diketahui, anggota Ikadin Kota Batam yang terdaftar saat ini ada sebanyak 80 orang,”jelas Oyong.

“Kepada kawan-kawan diharapkan untuk bersama-sama menyatukan misi dan tujuan sebagai penegak hukum, agar IKADIN Kota Batam bisa lebih baik dan lebih dekat kepada masyarakat,” harapnya.

Ketua DPD Ikadin Kepri James Sumihar Sibarani SH mengatakan, pihaknya mengapresiasi pelaksanaan Muscab II DPC Ikadin kota Batam, karena berjalan dengan kekeluargaan, kebersamaan dan kompak.

Dalam menjalankan penegakan hukum di wilayah Provinsi Kepri, pihaknya berharap terciptanya kerjasama yang baik antara DPD dan DPC, serta saling mengisi dan menjadi satu kesatuan, “harap James.

Ketua Panitia Kaspol Jihad SH,MH mengatakan,dalam Muscab II DPC IKADIN Kota Batam  mengusung tema menjunjung tinggi nilai kekompakan.

Selama penjaringan bakal calon Ketua DPC IKADIN Kota Batam, hingga pelaksanaan Muscab hanya ada 1 calon yang mendaftar yakni Oyong Wahyudi.

Acara Muscab II DPC IKADIN Kota Batam diakhiri dengan penyerahan Pataka dari ketua lama kepada ketua baru dilanjutkan foto bersama.**Adi




 

 


MARITIMRAYA.Com - Batam, Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Pusat Data dan Sistem Informasi menggelar Rapat Koordinasi Data Perekonomian Batam Tahun 2021. Adapun tema yang dibahas pada rapat koordinasi kali ini yaitu “Peran Data dalam Strategi Peningkatan Investasi di Batam” yang diselenggarakan pada Rabu (17/11/2021) bertempat di Conference Hall IT Center BP Batam.

 Kegiatan ini Menghadirkan COO BIGBOX, Akas Triono Hadi, Synergy Project Leader One Data & CFU Mobile Telkom, Acep Arna Hikmat, Tribe Leader Big Data & Smart Platform Telkom, Agus Laksono, Big Data Technology & Product Specialist Labs247, Bagus Rully Muttaqien, Kepala Bidang Data dan Informasi Pusat Data dan Sistem Informasi BP Batam, Nova Ridwanullah Faizal dan Panusunan Lubis Sebagai Narasumber serta Kepala Sub. Bid. Penyajian Informasi dan Statistik Data BP Batam, Gandi Wibowo Sebagai Moderator.

Adapun materi yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Data ini antara lain: Big Data, Data Technology & Ecosystem; Implementasi Business Intelligence dan Data Warehouse BP Batam; BIGBOX Unlock The Value Of Dynamic Data Through Data-In-Motion Platform; dan Pengolahan Data Menjadi Informasi Bermanfaat.

 Kegiatan ini dibuka oleh Anggota Bidang Kebijakan Strategis BP Batam yang dalam hal diwakili oleh Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi BP Batam, Sylvia Jeannette Malaihollo, dalam sambutannya ia menyampaikan, kegiatan Rapat Koordinasi Data yang bertema Peran Data Dalam Strategi Peningkatan Investasi di Batam ini, sangat relevan dalam capaian Indeks Kinerja Utama (IKU) BP Batam, terutama terkait peningkatan investasi di Batam. Berbekal data-data yang lengkap dan informasi yang valid, diharapkan Investor-Investor akan lebih percaya diri untuk menanamkan modalnya di Batam.

Ada sebuah pepatah  mengatakan, “Siapa yang menguasai informasi, maka ia akan  menguasai dunia”. Pepatah ini bukan lagi sebuah isapan jempol, sudah banyak bukti-bukti yang ada di dunia ini, dimana penguasa informasi dapat memenangi pertarungan, perperangan bahkan menguasai dunia. Pemilihan Presiden Amerika pernah membuktikan hal ini, dimana media sosial dijadikan alat untuk mengarahkan para pemilih dengan menyebarkan informasi-informasi yang diarahkan,” tutur Sylvia Jeannette Malaihollo.

 Ia berharap melalui Rapat Koordinasi Data Perekonomian Batam Tahun 2021, pegawai BP Batam dapat menyadari pentingnya peran data untuk dikumpulkan, yang kemudian dapat diolah untuk menjadi informasi yang digunakan untuk pertimbangan dalam mengambil keputusan-keputusan strategis.

 Turut hadir dalam kegiatan perwakilan dari 24 Unit Kerja di Lingkungan Badan Pengusahaan Batam yang terdiri dari Eselon II, III dan IV masing-masing Unit Kerja dengan total 65 peserta.** Hms - red

 


MARITIMRAYA.Com - Batam, Direktorat Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal (Ditlalin) BP Batam menggelar sosialisasi peningkatan pemahaman Buku Tarif Kepabeanan Indonesia (BTKI) dan Klasifikasi Buku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI), Selasa (16/11/2021). 

Kegiatan ini dihelat di Grand Ballroom Aston Hotel Batam, yang diikuti oleh para pelaku usaha eksportir dan importir Batam sebanyak 70 orang dan dibuka oleh Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi BP Batam Sudirman said.

Sosialisasi ini menghadirkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, Rahmad Iswanto dan Kepala Seksi Fasilitas Pabean dan Cukai Hembran Dita sebagai narasumber. 

Dalam sambutannya, Sudirman Saad mengatakan, sosialisasi ini penting dilaksanakan untuk kelancaran proses pelayanan kegiatan ekspor-impor di Batam. 

Sudirman Saad juga  memaparkan kebijakan baru di BP Batam pasca terbitnya Undang-Undang (UU) Cipta Kerja, dimana BP Batam telah menerbitkan kebijakan strategis sebagai turunan dari UU tersebut, terutama di bidang perizinan. 

“Jika dulu proses perizinan tersebar di berbagai unit kerja dengan SOP yang berbeda-beda sehingga standard pelayanannya tidak seragam, sekarang sudah sentral, satu atap, melalui Direktorat Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP),” ujar Sudirman Saad. 

Lebih lanjut Sudirman Saad mengatakan, seluruh pelayanan yang terdapat di Ditlalin kini telah berbasis digital online. 

“Kemudian ada service level agreement di setiap perizinan. Sehingga transformasi peraturan dan perbaikan pelayanan di BP Batam sudah progresif,” kata Sudirman Saad. 

Sosialisasi kemudian dilanjutkan dengan pemaparan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, Rahmad Iswanto mengenai Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2021. 

Adapun  informasi yang dihasilkan KBLI antara lain, pemutakhiran deskripsi level 1 digit (Kategori), pemutakhiran deskripsi level 2 digit (Golongan Pokok), pemutakhiran deskripsi level 3 digit (Golongan), pemutakhiran deskripsi level 4 digit (Subgolongan) dan pemutakhiran deskripsi level 5 digit (Kelompok). 

Sedangkan Kepala Seksi Fasilitas Pabean dan Cukai, Hembran Dita berkesempatan untuk memaparkan Tinjauan Umum Buku Tarif Kepabeanan Indonesia (BTKI) 2017 dan Perumusan (ASEAN Harmonized Tariff Nomenclature (AHTN) / BTKI 2022. 

Turut hadir dalam kegiatan, Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal BP Batam, Denny Tondano dan Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait. ** Hms - red

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.