Latest Post

1 Tewas 11 Delegasi 19 Pelatihan 2 Kapal Malaysia 2 Pelaku 2019 - 2024 2024 Penumpang 24 Pelatihan 30 Hari 3000 Penyelam 4 Awak Kapal 4 Korban Selamat 4 Tahun Kepemimpinan 4 Tersangka 6 Tersangka 74 TH 78% Pembangunan ABK ABK WNI Ahli Gizi Masyarakat AIS Alkes ALKI Aman Nusa II Anambas Anggaran Angkasa APBN 2020 Arahan Menhub Area Publik Badara Bahan Makanan Bakamla Batam Bakamla RI Bali Bandar Bandar Abadi Shipyard Bandara Hang Nadim Batam Bantuan Dana Bapelitbangda Bapemperda Batam Batu Ampar Bawang Putih Bea Cukai Batam Bea Cukai Sibolga Benih Lobster Berita Batam Bersih-bersih Bilateral Meeting Bintan Bintan Pesisir Birokrasi BP Batam BPBatam BPJS Ketenagakerjaan BPPRD Batam BPS Batam BPSK Batam Buah dan Sayur Budaya BUP BP Batam BUTIK BP Batam Cairan Tangan Cars City Covid-19 Covid-19 Batam DAM Tembesi Delegasi Singapura Dermaga Layang Dinkes Kepri Direktur Hukum Direktur Kenavigasian Direktur Keuangan Dishub Batam Disinfektan Ditpolairud Polda Kepri DJBC DPRD RI Edy Putra Ekonomi Ekspor dan Import Barang Ekspor Ikan Ekspor Kepri Ekspor Naik Fashion Fasilitas Umum Fish Mart Foods Forum Diskusi Forum Satu Data Frontliners Gaji Bulanan Galang Galeri Gallery Gelar Rapat GMNC IX Graphic Design GWR Hang nadim Hang Nadim Batam Hapus Denda Hari Jadi Ke 20 Harris Resort Waterffront Batam Headline Helikopter SAR Himbauan Himbauan Covid-19 Hukum HUT RI IAID 2019 Idul Adha 1440H Idul Fitri IFC Singapore IHK Ikan Ikan Sidat Ilegal Fishing Impor Import APD dan Alkes Indeks Trading Across Borders Indonesia Industri Inflasi Internasional Investasi IPB IPPOB Jaga Jarak Jajaran Kemenhub Januari-Maret Jaring Apung Jatuh Kelaut Jepang Jilid II JKDM Joko Widodo Juni 2019 Kadin Kadis Budpar Kadisperindag Kepri Kampung Tua Kapal Bubu Tangkap Kepiting Kapal Fiber Kapal Rusia Kapal Tenggelam Kapolresta Barelang Kapolri Karimun Karya Anak Bangsa Kawasan Pusat Bisnis Batam Kebakaran Kebutuhan Pangan Kegiatan Keagamaan Kejuaraan Taekwondo Keluar Rumah Kemaritiman Kemenko Marves Kementrian Agama Batam Kemnhub RI Kenaikkan Kepala BKIPM Kepri Kepulauan riau Kerjasama Kesultanan Tidore Ketua Asosiasi HRD Manager Hotel Batam Ketua Gugus Tugas Khusus Penyakit Menular Kijing Kirana angkasa KJRI Johor Bahru KKP KKP Kelas 1 Batam KM Kelud KM Lintas Laut 3 KM. Satoni KMP Sembilang KMS KN Tanjung Datu 301 Kolam Renang Kominfo Komisi III DPRD RI Konjen Singapura-Batam Kosong Kota Batam KPBPB Batam KPK KRI Kakap - 881 KSB KSOP Batam KSOP Kelas I Dumai Kunjungan Kehormatan Kunker Lapas Batam Larangan Ekspor Limbah Plastik Lingga Lockdown Logistik Luhut Binsar Pandjaitan Mahasiswa Mako Lantamal VI Malaysia Mamin Man Over Boat Manado Marina Line Maritim raya Masa Covid-19 Masa Pandemi Covid-19 Masker Media Batam Meninggal Dunia Menkeu RI Menko Maritim Menko Maritim RI Menko Marves Menko PMK Menlu Menperin Mentarau Menteri Agama Menteri Kelautan dan Perikanan RI Menteri Susi Migas Mikol Motion Design Movies Music MV. Nika Nagoya Narkoba Nasional Nelayan Nelayan Bintan Net1 No.23 Tahun 2020 Non Migas Nongsa ODP Oknum Oknum PNS Operasi Aman Nusa II Operasi Terpusat ORI Kepri OTT Pademi Corona Pangkalan udara Panglima TNI Paripurna DPRD Batam Pasar Tutu PAT Patroli PBB-P2 PDP Pejabat dan Staff Pelabuhan Pelabuhan Batam Pelabuhan Batam Centre Pelabuhan Maumere Pelabuhan Tanjung Buton Pelabuhan Tanjung Pinggir Pelajar Pelatihan Pelatihan Kerja Pelayaran Pembahasan Road Map Pembersih Tangan Pemerintahan Batam Pemindai Suhu Tubuh Pemkab Lingga Pemko Batam Pemuda Pemulangan Penanganan Penanganan Covid-19 Penanganan Persebaran Covid-19 Pencarian Korban Pencemaran Pengamanan Pengukur Suhu Tubuh Pengunjung Kurang Pengurangan Jam Kerja Pengusaha Batam Penyeludupan Penyesuaian Jadwal People Perairan Bintan Perairan Nongsa Perairan Selat Malaka Percepat Layanan Import Peresmian Perhotelan Batam Perikanan Perjalanan Dinas Permendag RI Pers Gathering Perusahaan Phone Plt Gubernur Plt Gubernur Kepri PM No.7 2019 PMI PNS Pokja IV Polda Kepri Politeknik politik Polres Karimun Polresta Barelang Polsek Belakang Padang Polsek KKP Batam Pos Perbatasan Presiden Print Design Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan Promo Harrisku PSDKP PT. Angkasa Pura II Pulau Kanaan Pulau Terdepan Pulau Terong Puluhan WNI Qurban Ragam Ramadhan Ranperda Kampung Tua Rapat Finansial Rapat Sosialisasi Rapat Tingkat Menteri RAPBN Regulasi Rekor Dunia RI 1 Rice Cooker Rp 14 Miliar Rp 9.8 Miliar RS Khusus Virus RS Virus RTM Ruli Simpang DAM Sabu Sabu 2.3 Gram SAR Gabungan SAR Tanjungpinang SAR TPI Satgas PKE Satreskrim Satwas PSDKP Sayur Mayur SB Tenggiri IV Scrap Impor SDM SDM Unggul Indonesia Maju Sekolah Sekolah vokasi batam Sekupang Semakin Meningkat Semprot Disinfektan Server Short Singapura Sistem Manajemen Keselamatan Kapal SMAN 1 Batam Sosial Distancing Speed Boat Speedboat Sport Sports Sterilisasi Bakteri sumut Surakarta Surat Edaran Surat Kapolri Taekwondo Taekwondo Indonesia Tanjung Balai Karimun Tanjung uban Tanjung Uncang Tanjungpinang Tanki Meledak Tax Amnesty Technology Teluk Mata Ikan Telur Penyu Test Thermal Scanner Tiban Tidore Tiga Pokja Tiket Turun Tim Pengarah Gugus Tugas Tim Teknis Title Toko Obat TPI Online Travel TTS Tuan Rumah Tumpang Tindih Kewenangan Turun Udang UKM Taekwondo UNS United States Coast Guard Universitas Sebelas Maret Update US 350 USCG UTC6 Video Video Conerence Virus Corona Vitamin C Wabah Covid-19 Wajib Masker Wali Kota Batam Warga Nato Warga Ruli Muka Kuning WASI WBK Web Design WNI Workshop Zona Integritas

 


MARITIMRAYA.Com - Batam, Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menggelar penandatanganan nota kesepahaman dengan Bank Mandiri tentang “Pemanfaatan Produk dan Layanan Perbankan”, Jumat (26/11/2021) pagi, bertempat di Balairung Sari BP Batam. 

Penandatanganan ini memuat beberapa ruang lingkup perjanjian meliputi pemanfaatan produk dan jasa layanan perbankan serta jaringan, pengembangan teknologi informasi, perbankan dan keuangan serta sistem transaksi host to host sesuai prosedur yang berlaku.

Nota kesepahaman ini ditandatangani langsung oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi dan Direktur Utama PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk, Darmawan Junaidi. 

Dalam sambutannya, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan, keterkaitan pelayanan perbankan antara BP Batam dengan Bank Mandiri sangat erat.

“Jika kerja sama ini berjalan dengan baik, maka proses transformasi Kota Batam menjadi kota yang modern, melalui teknologi perbankan di Bank Mandiri, bisa diwujudkan,” ujar Muhammad Rudi optimis.

Sejumlah rencana investasi asing di Kota Batam juga telah mendapat “lampu hijau” dari Presiden RI dan harus dimanfaatkan secara maksimal, dengan penyiapan seluruh infrastruktur, termasuk pengelolaan keuangan bagi kegiatan berusaha melalui jaringan perbankan.

“Transaksi non tunai harus kita tingkatkan. Mudah-mudahan melalui kerja sama ini transaksi keuangan di Kota Batam semakin lancar,” harap Muhammad Rudi.

Direktur Utama PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk, Darmawan Junaidi menyatakan komitmennya untuk memberikan dukungan atas aktivitas bisnis dalam rangka memajukan perekonomian di Kota Batam.

“Bank Mandiri akan memanfaatkan teknologi yang dibangun secara digital untuk memberikan manfaat dalam kegiatan perekonomian di BP Batam,” ujar Darmawan.

Melalui super app terbaru bernama Livin’ by Mandiri serta platform korporasi dan institusi bernama Kopra by Mandiri merupakan produk layanan perbankan yang disiapkan oleh Bank Mandiri, yang telah disesuaikan dengan pengembangan aktivitas bisnis BP Batam.

Teknologi ini memudahkan pengguna untuk melakukan transaksi kapan pun dan dimana pun, dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pengguna jasa atau pemasok yang merupakan mitra BP Batam.

“Ini adalah upaya Bank Mandiri untuk menjadikan Batam kota yang modern dan menjadi kebanggaan Indonesia dengan keberadaan proses perbankan digital,” ujar Darmawan.

Bank Mandiri juga telah melakukan kerja sama dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terkait National Logistics Ecosystem (NLE) dari hulu ke hilir, dimana NLE merupakan induk dari Batam Logistics Ecosystem (BLE) yang penerapannya terdapat di BP Batam. 

“Kami yakin, kolaborasi dan sinergi yang baik antara BP Batam dan Bank Mandiri akan melahirkan nilai yang maksimal bagi perekonomian nasional,” pungkas Darmawan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Bank Mandiri kepada BP Batam berupa 1 unit kendaraan sebagai sarana penunjang aktivitas pekerja di kawasan Pelabuhan Batu Ampar, bantuan operasional Taman Kolam Sekupang dan bantuan pembangunan mushola di Taman Kolam Sekupang.

Turut hadir dalam kegiatan, Anggota Bidang Kebijakan Strategis BP Batam, Enoh Suharto Pranoto; Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri, Rohan Hafas; Group Head Government & Institutional 1 Bank Mandiri, Dadang Ramadhan; Regional CEO Reg.1 Bank Mandiri, Lourentius Aris; serta jajaran Eselon 2 di lingkungan BP Batam.** Hms - red

 



MARITIMRAYA.Com - Batam, Kebakaran satu unit kapal niaga Maisun 5   di dermaga Galangan Bandar Abadi di kawasan Tanjung Uncang Batam pada Kamis (25/11) sekitar pukul 10 pagi sempat membuat panik para pekerja, namun berselang tiga jam  kapal tersebut dapat dipadamkan oleh alat pemadam perusahaan dan dibantu penyemprotan oleh kapal patroli KPLP KN.330, KN.576 milik Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam, serta 5 unit mobil pemadam 

Kepulan asap tampak membumbung hitam dari dalam kapal berbendera asing tersebut, namun hingga kini pihak perusahaan masih mencari tahu  penyebab kebakaran.

Direktur PT.Bandar Abadi, Maslina saat dihubungi awak media belum bisa memberi keterangan penyebab kebakaran.

" Penyebab kebakaran kami belum bisa memberi inpormasi,  Kapal Maisun 5 sudah tiga hari berada di dermaga Galangan Bandar Abadi, " Ucapnya.

Saat dikonfirmasi lebih jauh Maslina juga mengaku  belum mengetahui terkait jenis kapal dan bendera kapal naas tersebut,

 "Kami akan mengadakan rapat terkait kebakaran kapal, nanti saya hubungi, yang jelas kebakaran  kapal sudah aman terkendali" Ucapnya.

Seperti diketahui Galangan Bandar Abadi merupakan perusahaan asing yang bergerak dibidang pembangunan berbagai jenis kapal antara lain, Tag bout, Tongkang, mini Tangker dan Docking/ refair kapal.* Am

 



MARITIMRAYA.Com - Batam, Dalam rangka meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya yang berada di unit kerja Satuan Pemeriksa Intern (SPI), Badan Pengusahaan (BP) Batam laksanakan Forum Group Discussion (FGD) Pengawasan Berbasis Manajemen Risiko dan Penyusunan Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) Tahun 2022, bertempat di KTM Hotel Batam pada 19-20 November 2021.

Kegiatan FGD dibuka langsung oleh Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro. Diketahui lebih dari 60 peserta ikut dalam kegiatan yang dilaksanakan selama 2 (dua) hari tersebut.

Pada sambutannya, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro menyampaikan bahwa, “Di dalam penyusunan program kerja pengawasan tahunan harus berdasarkan audit berbasis risiko, karena mengingat waktu yang sangat terbatas dan jumlah SDM yang juga terbatas, maka pengawasan yang strategis adalah pengawasan berbasis manajemen risiko”.

Lebih lanjut Wahjoe menambahkan, pengawasan berbasis manajemen risiko ini akan memberikan nilai tambah bagi BP Batam khususnya dalam hal menjaga tata kelola pemerintah yang baik (Good Governance) daripada pelaksanaan kegiatan yang ada di BP Batam. 

“Harapan kami dengan adanya FGD ini, teman-teman SPI BP Batam bisa meningkatkan kemampuannya dalam rangka memetakan hal-hal yang strategis yang menjadi konsen pimpinan sehingga tidak ada permasalahan hukum di kemudian hari terkait tata kelola yang ada di BP Batam”, harap Wahjoe.

Turut hadir sebagai narasumber Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Riau, Wawan Yulianto, Ak., MM, CA, CRMP, CGCAE dan Konsultan Manajemen Risiko, Ir. Yohanes Abdullah, serta para Undangan dari Inspektur Daerah Kota Batam, yang dalam hal ini diwakilkan oleh Hendi Rana Gustini, S.Sos, Kepala SPI BP Batam, Konstantin Siboro dan Direktur Peningkatan Kinerja Dan Manajemen Risiko BP Batam, Asep Lili Holilulloh.

Adapun pemaparan materi pertama disampaikan oleh Konsultan Manajemen Risiko, Ir. Yohanes Abdullah, M.M dengan tema Tata Kelola Manajemen Risiko ISO-31000 dan dilanjutkan pemaparan materi kedua oleh Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Riau, Wawan Yulianto, Ak., MM, CA, CRMP, CGCAE dengan tema Perencanaan Pengawasan Intern Berbasis Risiko. FGD berlangsung sangat interaktif karena tingginya antusias para peserta saat sesi diskusi dan tanya jawab. ** Hms - red

 

 


MARITIMRAYA.Com - Batam, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) melaksanakan kunjungan kerja di Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) pada Jumat (19/11/2021). 

 Rombongan yang dipimpin oleh Penasihat Menteri Bidang Pertahanan dan Keamanan Maritim, Laksamana TNI (Purn.) Prof. Dr. Marsetio, diterima langsung oleh Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto. 

 Kunjungan kerja ini sekaligus merupakan rapat kerja lanjutan pembahasan Batam Logistic Ecosystem (BLE) bersama seluruh Stakeholders yang ada di Batam yakni Bea dan Cukai Batam, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan, Pemerintah Provinsi Kepri, Pemerintah Kota Batam serta Asosiasi Industri Maritim di Kota Batam.

 Adapun pembahasan rapat mengrucut pada evaluasi hasil implementasi BLE dan evaluasi penetapan tarif yang mendukung investasi sektor kemaritiman.

 BLE merupakan pilot project dan bagian dari National Logistic Ecosystem (NLE) yang telah diresmikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan , pada 18 Maret 2021 yang lalu.

 Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto mengatakan, selaras dengan hal tersebut BP Batam dan seluruh stakeholders terkait, bahu membahu bersama mewujudkan Batam Logistic Ecosystem yang akan mendukung daya saing Batam sebagai Kawasan Ekonomi Strategis.

 “Kami berusaha dan siap melanjutkan arahan dan harapan dari pemerintah, bersinergi dengan semua komponen di Batam, maka kami yakini bukan hanya daya saing Batam yang akan meningkat, tapi Indonesia akan meningkat.” Ungkap Purwiyanto optimis.

 Progres dari BLE, pertama dari sisi infrastruktur, BP Batam selaku pengelola dari Pelabuhan Batu Ampar telah menyiapkan Autogate System dan softwarenya telah dilakukan UAT User Acceptance Testing dengan menggandeng PBM (Perusahaan Bongkar Muat). Dari sisi kepabeanan, Bea dan Cukai Batam mendukung dari sisi layanan STS-FSU yang berhubungan dengan entitas kementerian terkait, serta TPS online akan semakin memudahkan pelaku usaha.

 


Laksamana TNI (Purn.) Prof. Dr. Marsetio, dalam rapat kerja BLE ini  menyampaikan harapan besar bahwa Batam melalui Batam Logistic Ecosystem (BLE) sebagai percontohan nasional  akan mengubah paradigma Batam sebagai tujuan kawasan investasi yang kompetitif.

 “Batam yang maju hanya dapat berhasil apabila Batam memiliki perubahan paradigma investasi yang ditunggu oleh publik. Batam Logistic Ecosystem akan merubah  paradigmanya.” Ungkap Laksamana TNI (Purn.) Prof. Dr. Marsetio, dalam pembukaanya.

 Batam didukung dengan sistem BLE dan NLE merupakan satu platform rantai pasok barang yang mengakomodasi mulai dari hulu hingga hilir, dan mempertemukan entitas pemerintah dan entitas bisnis, atau skema G to G, G to B, dan B to B.

 Sistem ini akan memutus mata rantai birokrasi layanan logistik dan membuka informasi layanan kepada publik seluas-luasnya yang pada akhirnya akan menurunkan biaya logistik.

 Selain evaluasi progres dan implementasi BLE, Kemenko Marves melalui Laksamana TNI (Purn.) Prof. Dr. Marsetio, juga menekankan persoalan tarif. Ia mengapresiasi komitmen yang dilakukan BP Batam untuk melakukan penyesuaian tarif sehingga Batam mampu berdaya saing.

 “Jadi sesuai dengan arahan Bapak Menko (Maritim dan Investasi) serta Pak Menko Perekonomian juga, kita harapkan ada perubahan paradigma besar soal tarif. Kalau tarif tidak turun investasi tak mau dateng, karena kalau di Batam, investasi kan ada pilihan. (Singapura dan Malaysia).” Katanya.

 Usai pembahasan rapat, dirinya mengungkapkan apresiasi atas komitmen besar dari BP Batam untuk melakukan penyesuaian tarif.

 “Hari ini saya lihat progres yang sangat luar biasa dipaparkan perubahan dan komitmen tarif. Saya lihat ada semangatnya spiritnya uda berubah. Kita patut optimis target pemerintah akan tercapai.” Sambungnya.

 Dirinya menjabarkan lebih lanjut bahwa kondisi hari ini adalah efisiensi logistic cost  masih lebih mahal 23% dari 100%, bila dibandingkan dengan Singapura yang berada di angka 13%. Adapun target pemerintah pada tahun depan adalah turun menjadi 17%. Dengan dibentuk sistem NLE dan BLE untuk Batam serta penurunan tarif yang telah disesuaikan BP Batam, maka ia optimis Batam mampu mengejar ketertinggalan. 

 “Kita pake sistem dan tarif kita benahi. Tarif sekarang uda lebih murah dan disesuaikan. Nanti pelabuhan-pelabuhan di kita (Indonesia) akan direct call tak ke negara tetangga, tapi direct ke Batam. Selamat BP Batam, Batam  mau berubah. Setelah ini nanti akan ditiru oleh Kepri.” Pungkasnya serambi berpamitan meninggalkan ruang rapat Balairungsari bersama jajaran.

 Agenda dilanjutkan dengan peninjauan Auto Gate System secara langsung di Pelabuhan Batu Ampar dan pertemuan dengan para asosiasi industri kemaritiman di Batam seperti INSA, ISAA, APBMI dan ATAK Kepabeanan.

 Adapun hasil pertemuan dengan para asosiasi ini menghasilkan reformasi perubahan tarif kepelabuhanan di BP Batam seperti penurunan tarif labuh STS dan FSU yang mendapat insentif potongan harga, selanjutnya untuk tarif yacht, pimpinan BP Batam akan menyesuaikan tarif agar lebih bersaing dengan tempat lain.

 BP Batam berkomitmen untuk mewujudkan tarif kepelabuhanan di Batam yang kompetitif dibandingkan dengan tarif kawasan sejenis di negara lain, kemudian membuat kajian dan mengevaluasi penerapan tarif yang sudah berlaku saat ini.** Hms - red

 


MARITIMRAYA.Com - Batam, Oyong Wahyudi SH  terpilih secara aklamasi menahkodai Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Advokat Indonesia (DPC IKADIN ) Kota Batam masa bakti Tahun 2021 - 2024 menggantikan Kaspol Zihad SH. MH yang sudah berakhir  masa baktinya.

Dalam acara Musyawarah Cabang ke II DPC IKADIN Kota Batam bertempat di Pasific Palace Hotel pada Sabtu (20/11) peserta yang hadir sepakat memilih Oyong Wahyudi  SH untuk mengemban amanah tiga tahunan tersebut.

Oyong mengucapkan terimakasih kepada kawan-kawan Ikadin yang telah mempercayainya untuk memimpin IKADIN Batam.

"Saya mohon dukungan dan masukan dalam menjalankan organisasi profesi ini,” ungkap Oyong.


Lanjutnya, untuk program utamanya adalah  memperbaiki secara internal agar seluruh anggota DPC Ikadin Kota Batam bisa memberikan sumbangsih kepada masayarakat yang membutuhkan bantuan hukum dan penyuluhan ( Litigasi dan Non Litigasi ) terutama untuk masyarakat menengah ke bawah.

Negara Indonesia yang kita cintai ini adalah negara hukum yang berkeadilan. Kepada seluruh anggota IKADIN Kota Batam saya berharap agar memberikan sumbangsih kepada masyarakat,sebab organisasi kita ini adalah organisasi profesi dan terhormat,” ucapnya.

Setelah Muscab ke II ini pihaknya akan menyusun struktur kepengurusan yang baru selanjutnya acara pelatikan akan dilaksanakan awal tahun 2022.

Diketahui, anggota Ikadin Kota Batam yang terdaftar saat ini ada sebanyak 80 orang,”jelas Oyong.

“Kepada kawan-kawan diharapkan untuk bersama-sama menyatukan misi dan tujuan sebagai penegak hukum, agar IKADIN Kota Batam bisa lebih baik dan lebih dekat kepada masyarakat,” harapnya.

Ketua DPD Ikadin Kepri James Sumihar Sibarani SH mengatakan, pihaknya mengapresiasi pelaksanaan Muscab II DPC Ikadin kota Batam, karena berjalan dengan kekeluargaan, kebersamaan dan kompak.

Dalam menjalankan penegakan hukum di wilayah Provinsi Kepri, pihaknya berharap terciptanya kerjasama yang baik antara DPD dan DPC, serta saling mengisi dan menjadi satu kesatuan, “harap James.

Ketua Panitia Kaspol Jihad SH,MH mengatakan,dalam Muscab II DPC IKADIN Kota Batam  mengusung tema menjunjung tinggi nilai kekompakan.

Selama penjaringan bakal calon Ketua DPC IKADIN Kota Batam, hingga pelaksanaan Muscab hanya ada 1 calon yang mendaftar yakni Oyong Wahyudi.

Acara Muscab II DPC IKADIN Kota Batam diakhiri dengan penyerahan Pataka dari ketua lama kepada ketua baru dilanjutkan foto bersama.**Adi




 

 


MARITIMRAYA.Com - Batam, Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Pusat Data dan Sistem Informasi menggelar Rapat Koordinasi Data Perekonomian Batam Tahun 2021. Adapun tema yang dibahas pada rapat koordinasi kali ini yaitu “Peran Data dalam Strategi Peningkatan Investasi di Batam” yang diselenggarakan pada Rabu (17/11/2021) bertempat di Conference Hall IT Center BP Batam.

 Kegiatan ini Menghadirkan COO BIGBOX, Akas Triono Hadi, Synergy Project Leader One Data & CFU Mobile Telkom, Acep Arna Hikmat, Tribe Leader Big Data & Smart Platform Telkom, Agus Laksono, Big Data Technology & Product Specialist Labs247, Bagus Rully Muttaqien, Kepala Bidang Data dan Informasi Pusat Data dan Sistem Informasi BP Batam, Nova Ridwanullah Faizal dan Panusunan Lubis Sebagai Narasumber serta Kepala Sub. Bid. Penyajian Informasi dan Statistik Data BP Batam, Gandi Wibowo Sebagai Moderator.

Adapun materi yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Data ini antara lain: Big Data, Data Technology & Ecosystem; Implementasi Business Intelligence dan Data Warehouse BP Batam; BIGBOX Unlock The Value Of Dynamic Data Through Data-In-Motion Platform; dan Pengolahan Data Menjadi Informasi Bermanfaat.

 Kegiatan ini dibuka oleh Anggota Bidang Kebijakan Strategis BP Batam yang dalam hal diwakili oleh Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi BP Batam, Sylvia Jeannette Malaihollo, dalam sambutannya ia menyampaikan, kegiatan Rapat Koordinasi Data yang bertema Peran Data Dalam Strategi Peningkatan Investasi di Batam ini, sangat relevan dalam capaian Indeks Kinerja Utama (IKU) BP Batam, terutama terkait peningkatan investasi di Batam. Berbekal data-data yang lengkap dan informasi yang valid, diharapkan Investor-Investor akan lebih percaya diri untuk menanamkan modalnya di Batam.

Ada sebuah pepatah  mengatakan, “Siapa yang menguasai informasi, maka ia akan  menguasai dunia”. Pepatah ini bukan lagi sebuah isapan jempol, sudah banyak bukti-bukti yang ada di dunia ini, dimana penguasa informasi dapat memenangi pertarungan, perperangan bahkan menguasai dunia. Pemilihan Presiden Amerika pernah membuktikan hal ini, dimana media sosial dijadikan alat untuk mengarahkan para pemilih dengan menyebarkan informasi-informasi yang diarahkan,” tutur Sylvia Jeannette Malaihollo.

 Ia berharap melalui Rapat Koordinasi Data Perekonomian Batam Tahun 2021, pegawai BP Batam dapat menyadari pentingnya peran data untuk dikumpulkan, yang kemudian dapat diolah untuk menjadi informasi yang digunakan untuk pertimbangan dalam mengambil keputusan-keputusan strategis.

 Turut hadir dalam kegiatan perwakilan dari 24 Unit Kerja di Lingkungan Badan Pengusahaan Batam yang terdiri dari Eselon II, III dan IV masing-masing Unit Kerja dengan total 65 peserta.** Hms - red

 


MARITIMRAYA.Com - Batam, Direktorat Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal (Ditlalin) BP Batam menggelar sosialisasi peningkatan pemahaman Buku Tarif Kepabeanan Indonesia (BTKI) dan Klasifikasi Buku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI), Selasa (16/11/2021). 

Kegiatan ini dihelat di Grand Ballroom Aston Hotel Batam, yang diikuti oleh para pelaku usaha eksportir dan importir Batam sebanyak 70 orang dan dibuka oleh Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi BP Batam Sudirman said.

Sosialisasi ini menghadirkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, Rahmad Iswanto dan Kepala Seksi Fasilitas Pabean dan Cukai Hembran Dita sebagai narasumber. 

Dalam sambutannya, Sudirman Saad mengatakan, sosialisasi ini penting dilaksanakan untuk kelancaran proses pelayanan kegiatan ekspor-impor di Batam. 

Sudirman Saad juga  memaparkan kebijakan baru di BP Batam pasca terbitnya Undang-Undang (UU) Cipta Kerja, dimana BP Batam telah menerbitkan kebijakan strategis sebagai turunan dari UU tersebut, terutama di bidang perizinan. 

“Jika dulu proses perizinan tersebar di berbagai unit kerja dengan SOP yang berbeda-beda sehingga standard pelayanannya tidak seragam, sekarang sudah sentral, satu atap, melalui Direktorat Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP),” ujar Sudirman Saad. 

Lebih lanjut Sudirman Saad mengatakan, seluruh pelayanan yang terdapat di Ditlalin kini telah berbasis digital online. 

“Kemudian ada service level agreement di setiap perizinan. Sehingga transformasi peraturan dan perbaikan pelayanan di BP Batam sudah progresif,” kata Sudirman Saad. 

Sosialisasi kemudian dilanjutkan dengan pemaparan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, Rahmad Iswanto mengenai Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2021. 

Adapun  informasi yang dihasilkan KBLI antara lain, pemutakhiran deskripsi level 1 digit (Kategori), pemutakhiran deskripsi level 2 digit (Golongan Pokok), pemutakhiran deskripsi level 3 digit (Golongan), pemutakhiran deskripsi level 4 digit (Subgolongan) dan pemutakhiran deskripsi level 5 digit (Kelompok). 

Sedangkan Kepala Seksi Fasilitas Pabean dan Cukai, Hembran Dita berkesempatan untuk memaparkan Tinjauan Umum Buku Tarif Kepabeanan Indonesia (BTKI) 2017 dan Perumusan (ASEAN Harmonized Tariff Nomenclature (AHTN) / BTKI 2022. 

Turut hadir dalam kegiatan, Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal BP Batam, Denny Tondano dan Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait. ** Hms - red

 


MARITIMRAYA.Com - Batam, Global Data Solution (GDS) Holdings Limited, yang merupakan pengembang dan operator pusat data terkemuka di Shanghai, RRT, mengumumkan bahwa mereka telah menandatangani perjanjian definitif untuk membeli lahan hijau yang akan digunakan untuk pembangunan pusat data di Nongsa Digital Park (NDP), pada Kawasan Ekonomi Khusus Nongsa (KEK Nongsa), Senin (15/11/2021). 

GDS holdings juga merupakan perusahaan publik dengan saham di Bursa New York (Nasdaq) yang bergerak di pengembangan dan pengoperasian Data Centre . Selain itu, GDS Holdings adalah penyedia layanan cloud yang  memungkinkan pelanggannya mengakses semua jaringan telekomunikasi utama serta cloud publik di RRT dan global.

Pembangunan yang direncanakan GDS Holdings mencakup dua gedung pusat data baru dengan total luas area sekitar 10.000 meter persegi dan total kapasitas daya TI sebesar 28 megawatt untuk mendukung dan mengoptimalkan kinerja pada pusat data. GDS berharap mendapatkan pasokan energi terbarukan untuk mendukung pusat data mereka.

Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) selaku lembaga pemerintah yang bertugas sebagai administrator KEK Nongsa menyambut baik kerja sama tersebut.  

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan, Keputusan GDS Holdings untuk berinvestasi pada Pusat Data pertama mereka di KEK Nongsa menjadi bukti bagaimana Batam telah meningkatkan citra sebagai pelaku utama bagi Ekonomi Digital Indonesia.

Menurut Muhammad Rudi, pemberitahuan ini juga sejalan dengan visi Presiden RI, Joko Widodo, untuk menjadikan Batam sebagai “Jembatan Digital” yang menghubungkan Indonesia dengan Singapura dan dunia. 

KEK Nongsa sendiri diketahui telah menandatangani investasi dari GDS Holdings yang  akan membangun Data Centre di NDP secara bertahap. 

“Investasi yang diumumkan oleh GDS akan menciptakan peluang kerja berketerampilan tinggi bagi para pekerja lokal dan semakin mengukuhkan posisi KEK Nongsa sebagai salah satu regional hub paling menarik untuk investasi Digital dan TI,” ujar Muhammad Rudi. 

Dengan hadirnya GDS Holdings di KEK Nongsa, serta dukungan penuh dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Muhammad Rudi optimis Batam mampu mencapai target pembangunan dan pengembangan ekonomi yang telah ditetapkan sebelumnya. 

"Tentunya investasi ini akan menjadi salah satu kunci kesuksesan bagi Indonesia, khususnya Batam, untuk menjadi pionir pusat data center terkemuka di Asia Tenggara,” pungkas Muhammad Rudi. **Hms - red




MARITIMRAYA.Com - Batam, Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) meraih peringkat Terbaik I pada kategori Sertifikasi Barang Milik Negara (BMN) dalam gelaran Penganugerahan BMN Awards 2021 bertajuk “Apresiasi Pengelolaan Kekayaan Negara”, Senin (15/11/2021) pagi secara daring. 

Penghargaan ini diterima oleh Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro di Ruang Rapat Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam.

Kegiatan yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) tersebut memuat lima kategori BMN Awards antara lain, Utilisasi BMN, Kualitas Pelaporan BMN, Sertifikasi BMN, Peningkatan Tata Kelola Berkelanjutan (Continuous Improvement), dan Kerjasama Tata Kelola Antar K/L (Peer Collaboration).

Adapun Penganugerahan BMN Awards 2021 kategori Sertifikasi BMN Terbaik I diraih oleh BP Batam, Terbaik II diterima oleh Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS Sabang) dan Terbaik III diterima oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro mengungkapkan apresiasinya atas capaian yang berhasil diraih BP Batam dalam penganugerahan BMN Awards 2021.

“BP Batam alhamdulillah meraih Terbaik I dalam kategori Sertifikasi BMN. Sertifikasi ini sendiri merupakan bukti legalitas aset-aset yang dikelola BP Batam. Dari target 98 aset senilai Rp 51 triliun, BP Batam telah menyelesaikan 86 aset. Sisanya sedang kami selesaikan di Badan Pertanahan Nasional (BPN),” ujar Wahjoe.

Upaya tersebut, dikatakan Wahjoe, merupakan bentuk dari komitmen BP Batam untuk mengelola aset secara akuntabel dengan baik, guna meminimalisir persoalan saling klaim atas aset BP Batam oleh pihak ketiga.

“BP Batam akan terus konsisten tentang tata kelola BMN, mulai dari pengadaan, pencatatan hingga pelaporan, sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada DJKN. Karena BMN diperoleh dari anggaran pemerintah, baik dari rupiah murni maupun Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP),” pungkas Wahjoe.

Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Rionald Silaban dalam sambutannya mengatakan, sebagaimana dimuat di dalam laporan BMN Tahun 2020, nilai BMN di Indonesia saat ini tercatat sebesar Rp 6.585 triliun. Nilai ini merupakan 59,3 persen dari total aset dalam neraca  yaitu sebesar Rp 11.098 triliun.

Gelaran Apresiasi Pengelolaan Kekayaan Negara Tahun 2021 ini selain merupakan rangkaian peringatan HUT ke-15 DJKN, sekaligus sebagai bentuk apresiasi atas kualitas kerja dan koordinasi seluruh K/L dan stakeholders. Apresiasi tersebut dilaksanakan melalui “BMN Awards” kepada K/L yang berprestasi dalam pengelolaan BMN, serta “Lelang Awards” kepada stakeholders yang berprestasi di bidang lelang.

Selanjutnya, Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati dalam sambutannya mengajak para K/L untuk memaksimalkan potensi dan pemanfaatan BMN yang telah dimiliki untuk menghindari aset-aset yang menganggur.

“BMN diperoleh melalui sebuah upaya dan proses keuangan negara yang tidak mudah. Ini juga menjadi sorotan masyarakat. Oleh karena itu aset-aset tersebut harus memberikan manfaat yang sebesar-besarnya pada masyarakat. Sehingga K/L dituntut untuk melakukan perubahan yang fleksibel, responsif dan akuntabel,” ujar Sri Mulyani.

Lebih lanjut Sri Mulyani mengatakan, pengelolaan BMN tidak hanya terjadi pada saat aset tersebut dibangun, melainkan bermula semenjak BMN tersebut direncanakan. Ia berharap penggunaan uang negara untuk aset BMN dapat terwujud dengan baik, mulai dari perencanaan, penganggaran, pengadaan, pemanfaatan dan pemeliharaan, penghapusan, pemindahtanganan, hingga pengawasan aset-aset tersebut.**Hms - red

 


MARITIMRAYA.Com - Batam, Data dan informasi merupakan sesuatu yang sangat penting, di mana data merupakan susunan yang mendeskripsikan suatu fakta yang kemudian berlanjut dengan pengolahannya yang akan menghasilkan sebuah informasi.

Data dan informasi sangat krusial dan penting kevalidannya, khususnya yang dikeluarkan oleh instansi-instansi pemerintah nantinya akan menjadi dasar pengambilan keputusan masyarakat, baik itu pengusaha, peneliti, maupun akademisi. 

Oleh karena itu, untuk menjaga kepercayaan masyarakat, serta meningkatkan pengambilan keputusan, khususnya dalam pengembangan Batam, maka kualitas data dan informasi yang dikeluarkan harus dipastikan keakuratannya sehinga dapat dipercaya oleh masyarakat dan tidak menimbulkan misinformasi.

Terkait hal tersebut, untuk menyatukan dan menghasilkan data yang sesuai dan valid, Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Perencanaan dan Sinkronisasi Data Industri, yang digelar pada Sabtu, (13/11/2021), di Harris Resort Barelang.

Kegiatan ini juga untuk menjalin koordinasi dan kerja sama antara BP Batam dengan instansi pemerintah lainnya yang ada di Batam dan Kepulauan Riau.

Kegiatan FGD menghadirkan narasumber Kepala Badan Pusat Statistik Kota Batam, Rahmad Iswanto dan Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal, Denny Tondano. 

FGD tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayan Terpadu Satu Pintu (DPM & PTSP) Provinsi Kepulauan Riau, Hasfarizal Handra; Direktur PTSP BP Batam, Harlas Buana; Kepala Pusat PDSI BP Batam, Sylvia J. Malaihollo; perwakilan Dinas Penanaman Modal dan PTSP Pemerintah Kota Batam, serta sejumlah pegawai BP Batam.

Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, dalam sambutannya mengatakan, penggunaan data statistik dan informasi sangat penting dan berpengaruh dalam proses pengambilan keputusan pimpinan dan digunakan juga untuk promosi Batam saat ini, utamanya, hal ini dibutuhkan untuk calon investor.

“Informasi yang dikeluarkan oleh instansi-instansi pemerintah dapat menjadi dasar pengambilan keputusan pimpinan kita dan digunakan oleh masyarakat, baik itu pengusaha, peneliti maupun akademisi, di mana informasi tersebut tentunya harus sudah dapat diyakini kevalidanya oleh masyarakat, ujar Ariastuty.

Hal ini sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Statistik Kota Batam, Rahmad Iswanto, bahwa partisipasi stakeholder, perusahaan dan lainya sangat diperlukan demi mewujudkan data industri yang lebih baik. 

“Oleh karena itu, demi menjaga kepercayaan masyarakat, serta meningkatkan pengambilan keputusan dalam pengembangan Batam, maka kualitas data dan informasi yang kita keluarkan haruslah akurat, valid dan dapat dipercaya, ujar Rahmad Iswanto.

Sementara itu, Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal BP Batam, Denny Tondano mengemukakan, pihaknya berharap Batam dapat memiliki satu data yang dapat digunakan bersama. 

Hal ini diperlukan, sehingga akan ada keseimbangan data dan lebih mudah mendapatkannya, ujar Denny Tondano, yang juga menjadi harapan yang sama bagi narasumber dan peserta yang hadir pada kegiatan FGD tersebut.

Dalam FGD tersebut juga disepakati antara BP Batam dan BPS Kota Batam untuk bersama-sama mewujudkan program One Data untuk Kota Batam, yang akan disinergikan bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Pemerintah Kota Batam. ** Hms - red

 



MARITIMRAYA.Com - Batam, Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Optimalisasi Layanan Informasi Melalui Platform Digital”, Jumat (12/11/2021). 

Kegiatan ini dihelat di Ruang Pertemuan Harris Resort Barelang Batam, yang dihadiri para Person In Charge (PIC) Kehumasan yang juga bertindak sebagai pengelola website sub domain unit penghasil dan pelayanan publik di lingkungan BP Batam sebanyak 40 orang.  

Kegiatan ini juga  menghadirkan Chief Executive Officer (CEO) dan Founder Batamnews, Muhammad Zuhri serta CEO dan Founder Sindikat Otak Kanan, Bagustian Iskandar sebagai narasumber. 

FGD diawali dengan sambutan mewakili Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, yang disampaikan oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia BP Batam, Lilik Lujayanti.

Lilik mengatakan, pemanfaatan platform digital mampu menjembatani komunikasi dua arah antara instansi dan masyarakat dengan baik, efektif dan efisien. 


Penyampaian informasi yang efektif dan efisien tersebut tentunya tidak dapat dipisahkan dari kualitas SDM Kehumasan dalam melaksanakan kegiatan pengelolaan dan pelayanan informasi secara daring guna mendukung pelayanan, penyajian, dan pengelolaan informasi.

“Tujuan dilaksanakannya FGD ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan serta wawasan SDM Kehumasan di lingkungan BP Batam mengenai peningkatan kualitas layanan informasi secara daring dan penyajian konten digital yang menarik,” ujar Lilik. 

Ia berharap, melalui FGD ini, para PIC Kehumasan yang juga bertindak sebagai pengelola website sub domain di lingkungan BP Batam dapat menyajikan informasi yang aktual dan atraktif. 

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait mengatakan, peran website dan media sosial di era digital dewasa ini sangat krusial, mengingat status BP Batam sebagai lembaga pemerintah yang kerap memberikan informasi seputar pelayanan publik. 

“Dari FGD ini kami simpulkan beberapa hal, diantaranya kebutuhan akan ketersediaan SDM dan kapabilitas masing-masing PIC unit kerja dalam pengelolaan website dan konten media sosial. Ini harus kita tingkatkan lagi,” ujar Ariastuty. 

FGD kemudian dilanjutkan dengan pemaparan oleh Chief Executive Officer (CEO) dan Founder Batamnews, Muhammad Zuhri, tentang peningkatan kualitas layanan informasi secara daring. 

Sedangkan CEO dan Founder Sindikat Otak Kanan, Bagustian Iskandar berkesempatan untuk memaparkan tips dan trik penyajian konten digital yang menarik. ** Hms - red.

 



MARITIMRAYA.Com - Batam, Institut Teknologi Batam (ITEBA) menggelar acara  workshop dan seremonial penyerahan enam unit solar panel, PLTS (Pusat Listrik Tenaga Surya ) yang telah beroperasi sekitar satu bulan menerangi rumah nelayan di pulau kenon dan Pulau Batu Sedeng kecamatan Sei beduk Batam pada Sabtu (13/11) di Auditorium ITEBA Batam.

Adapun Thema yang diangkat dalam acara tersebut yakni, "Workshop dan Penyerahan Sistem Kelistrikan untuk  Rumah Nelayan Tradisional Berbasis Solar Panel"

Alat penerang bertenaga Surya yang  dirakit oleh mahasiswa - mahasiswi  jurusan manajemen rekayasa ITEBA berkerjasama dengan yayasan Vitka Batam dengan pembiayaan Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) merupakan  skema Produk Teknologi Dideminasikan ke Masyarakat (PTDM) Tahun  2020 -2021.

Hadir dalam acara tersebut antara lain:  Anggota DPR RI komisi VII Daerah Pemilihan Kepulauan Riau, Dr. H. Asman Abnur SE M.Si, Perwakilan BRIN, Leli Nurleli (Virtual), Rektor ITEBA, Dr. Ing Moch Sukrisno Mardiyanto DEA. Dipl Ing,  Pjs Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) ITEBA Alhamidi S.Kom, M. Kom, Wakil -wakil Rektor berbagai bidang Studi,  Kaprodi Jurusan Manajemen Rekayasa, Dipl Ing Heri Sunarsono DEA, Ketua Pelaksana dan pengabdian, Muqimuddin ST MT, Mahasiswa ITEBA, Koperasi Nelayan Prima KNTI Batam, Nelayan Pulau Kenon dan Pulau Batu Sedeng Batam.

Ketua Pelaksana dan Tim Pengabdian dan penelitian ITEBA, Muqimuddin ST MT dalam laporannya menyampaikan kegiatan studi rekayasa dan perakitan enam unit  solar panel yang pengerjaan diselesaikan selama enam bulan hingga siap beroperasi awal Oktober 2021 menerangi rumah nelayan di Pulau Kenon dan Pulau Batu Sedeng.

Dikatakanya  selama ini nelayan pulau tersebut mengunakan mesin jenset dengan bahan bakar premium dan solar yang kadang sulit mendapatkannya, " Alat ini bertenaga  listrik 1300 Watt, dan bisa  digunakan  selama 12 Jam" Terangnya.

Rektor ITEBA, Dr Ing Moch Sukrisno Mardiyanto dalam sambutanya mengatakan terima kasih kerja tim mulai dari dukungan yayasan Vitka Batam dan semangat mahasiswa yang terlibat rekayasa dan perakitan solar panel hingga bisa digunakan masyarakat nelayan di pulau Kenon dan Batu Sedeng.

 Selain itu ucapan terima kasih dan sangat apresiasi atas  bantuan  pembiayaan BRIN mendanai guna memfasilitasi proyek pengabdian masyarakat ini diberikan kepada ITEBA.

" Mudah - mudahan kedepan kami bisa menghasilkan lebih luas lagi teknologi yang kami kuasai untuk bisa bermanfaat baik bagi masyarakat Batam, Riau, mungkin lebih luas lagi secara nasional" Ucapnya.

Perwakilan BRIN, Leli Nurleli melalui Virtual menyampaikan PTDM merupakan proses hilirisasi produk teknologi hasil lingkungan melalui pemberdayaan masyarakat hingga meningkatkan sinergi IPTEK dari pusat hingga daerah yang bernilai tambah baik kualitas maupun daya saing produk berbasis  IPTEK, dimanfaatkan oleh masyraakat baik ekonomi maupun sosial, hal ini sesuai program ssaaran ekonomi tepat guna.

 Ditambahkanya tingginya minat  masyarakat berbasis teknologi untuk melakukan pengembangan produk teknologi sesuai program BRIN, namun dari 940 proposal masuk yang dapat terealisasi baru 105 proposal, dan untuk program BRIN di Kepri merupakan aspirasi dari Bapak Asman Abnur, anggota DPR RI komisi VII Daerah Pemilihan Kepri.

Dr. H. Asman Abnur SE M.Si dalam sambutan menyampaikan ucapan terima kasih kepada BRIN karena telah membantu keluarga nelayan dalam hal penerangan dengan teknologi tenaga Surya yang ramah lingkungan.

Mantan MenPAN -RB ini mengajak ITEBA agar meningkatkan teknologi dan inovasi sehingga nantinya diharapkan Mahasiswa memiliki daya saing serta bermanfaat bagi negara, bangsa, Selain itu komunikasi dan kerjasama dengan BRIN harus terus kita jaga, " Saya terus berkomunikasi dgn BRIN, pokoknya moving terus, bergerak terus, semoga mahasiswa ITEBA maju dan menjadi ilmuan yang dapat bermanfaat bagi masyarakat"  Ucapnya ** Am

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.