April 2021

1 Tewas 11 Delegasi 19 Pelatihan 2 Kapal Malaysia 2 Pelaku 2019 - 2024 2024 Penumpang 24 Pelatihan 30 Hari 3000 Penyelam 4 Awak Kapal 4 Korban Selamat 4 Tahun Kepemimpinan 4 Tersangka 6 Tersangka 74 TH 78% Pembangunan ABK ABK WNI Ahli Gizi Masyarakat AIS Alkes ALKI Aman Nusa II Anambas Anggaran Angkasa APBN 2020 Arahan Menhub Area Publik Badara Bahan Makanan Bakamla Batam Bakamla RI Bali Bandar Bandar Abadi Shipyard Bandara Hang Nadim Batam Bantuan Dana Bapelitbangda Bapemperda Batam Batu Ampar Bawang Putih Bea Cukai Batam Bea Cukai Sibolga Benih Lobster Berita Batam Bersih-bersih Bilateral Meeting Bintan Bintan Pesisir Birokrasi BP Batam BPBatam BPJS Ketenagakerjaan BPPRD Batam BPS Batam BPSK Batam Buah dan Sayur Budaya BUP BP Batam BUTIK BP Batam Cairan Tangan Cars City Covid-19 Covid-19 Batam DAM Tembesi Delegasi Singapura Dermaga Layang Dinkes Kepri Direktur Hukum Direktur Kenavigasian Direktur Keuangan Dishub Batam Disinfektan Ditpolairud Polda Kepri DJBC DPRD RI Edy Putra Ekonomi Ekspor dan Import Barang Ekspor Ikan Ekspor Kepri Ekspor Naik Fashion Fasilitas Umum Fish Mart Foods Forum Diskusi Forum Satu Data Frontliners Gaji Bulanan Galang Galeri Gallery Gelar Rapat GMNC IX Graphic Design GWR Hang nadim Hang Nadim Batam Hapus Denda Hari Jadi Ke 20 Harris Resort Waterffront Batam Headline Helikopter SAR Himbauan Himbauan Covid-19 Hukum HUT RI IAID 2019 Idul Adha 1440H Idul Fitri IFC Singapore IHK Ikan Ikan Sidat Ilegal Fishing Impor Import APD dan Alkes Indeks Trading Across Borders Indonesia Industri Inflasi Internasional Investasi IPB IPPOB Jaga Jarak Jajaran Kemenhub Januari-Maret Jaring Apung Jatuh Kelaut Jepang Jilid II JKDM Joko Widodo Juni 2019 Kadin Kadis Budpar Kadisperindag Kepri Kampung Tua Kapal Bubu Tangkap Kepiting Kapal Fiber Kapal Rusia Kapal Tenggelam Kapolresta Barelang Kapolri Karimun Karya Anak Bangsa Kawasan Pusat Bisnis Batam Kebakaran Kebutuhan Pangan Kegiatan Keagamaan Kejuaraan Taekwondo Keluar Rumah Kemaritiman Kemenko Marves Kementrian Agama Batam Kemnhub RI Kenaikkan Kepala BKIPM Kepri Kepulauan riau Kerjasama Kesultanan Tidore Ketua Asosiasi HRD Manager Hotel Batam Ketua Gugus Tugas Khusus Penyakit Menular Kijing Kirana angkasa KJRI Johor Bahru KKP KKP Kelas 1 Batam KM Kelud KM Lintas Laut 3 KM. Satoni KMP Sembilang KMS KN Tanjung Datu 301 Kolam Renang Kominfo Komisi III DPRD RI Konjen Singapura-Batam Kosong Kota Batam KPBPB Batam KPK KRI Kakap - 881 KSB KSOP Batam KSOP Kelas I Dumai Kunjungan Kehormatan Kunker Lapas Batam Larangan Ekspor Limbah Plastik Lingga Lockdown Logistik Luhut Binsar Pandjaitan Mahasiswa Mako Lantamal VI Malaysia Mamin Man Over Boat Manado Marina Line Maritim raya Masa Covid-19 Masa Pandemi Covid-19 Masker Media Batam Meninggal Dunia Menkeu RI Menko Maritim Menko Maritim RI Menko Marves Menko PMK Menlu Menperin Mentarau Menteri Agama Menteri Kelautan dan Perikanan RI Menteri Susi Migas Mikol Motion Design Movies Music MV. Nika Nagoya Narkoba Nasional Nelayan Nelayan Bintan Net1 No.23 Tahun 2020 Non Migas Nongsa ODP Oknum Oknum PNS Operasi Aman Nusa II Operasi Terpusat ORI Kepri OTT Pademi Corona Pangkalan udara Panglima TNI Paripurna DPRD Batam Pasar Tutu PAT Patroli PBB-P2 PDP Pejabat dan Staff Pelabuhan Pelabuhan Batam Pelabuhan Batam Centre Pelabuhan Maumere Pelabuhan Tanjung Buton Pelabuhan Tanjung Pinggir Pelajar Pelatihan Pelatihan Kerja Pelayaran Pembahasan Road Map Pembersih Tangan Pemerintahan Batam Pemindai Suhu Tubuh Pemkab Lingga Pemko Batam Pemuda Pemulangan Penanganan Penanganan Covid-19 Penanganan Persebaran Covid-19 Pencarian Korban Pencemaran Pengamanan Pengukur Suhu Tubuh Pengunjung Kurang Pengurangan Jam Kerja Pengusaha Batam Penyeludupan Penyesuaian Jadwal People Perairan Bintan Perairan Nongsa Perairan Selat Malaka Percepat Layanan Import Peresmian Perhotelan Batam Perikanan Perjalanan Dinas Permendag RI Pers Gathering Perusahaan Phone Plt Gubernur Plt Gubernur Kepri PM No.7 2019 PMI PNS Pokja IV Polda Kepri Politeknik politik Polres Karimun Polresta Barelang Polsek Belakang Padang Polsek KKP Batam Pos Perbatasan Presiden Print Design Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan Promo Harrisku PSDKP PT. Angkasa Pura II Pulau Kanaan Pulau Terdepan Pulau Terong Puluhan WNI Qurban Ragam Ramadhan Ranperda Kampung Tua Rapat Finansial Rapat Sosialisasi Rapat Tingkat Menteri RAPBN Regulasi Rekor Dunia RI 1 Rice Cooker Rp 14 Miliar Rp 9.8 Miliar RS Khusus Virus RS Virus RTM Ruli Simpang DAM Sabu Sabu 2.3 Gram SAR Gabungan SAR Tanjungpinang SAR TPI Satgas PKE Satreskrim Satwas PSDKP Sayur Mayur SB Tenggiri IV Scrap Impor SDM SDM Unggul Indonesia Maju Sekolah Sekolah vokasi batam Sekupang Semakin Meningkat Semprot Disinfektan Server Short Singapura Sistem Manajemen Keselamatan Kapal SMAN 1 Batam Sosial Distancing Speed Boat Speedboat Sport Sports Sterilisasi Bakteri sumut Surakarta Surat Edaran Surat Kapolri Taekwondo Taekwondo Indonesia Tanjung Balai Karimun Tanjung uban Tanjung Uncang Tanjungpinang Tanki Meledak Tax Amnesty Technology Teluk Mata Ikan Telur Penyu Test Thermal Scanner Tiban Tidore Tiga Pokja Tiket Turun Tim Pengarah Gugus Tugas Tim Teknis Title Toko Obat TPI Online Travel TTS Tuan Rumah Tumpang Tindih Kewenangan Turun Udang UKM Taekwondo UNS United States Coast Guard Universitas Sebelas Maret Update US 350 USCG UTC6 Video Video Conerence Virus Corona Vitamin C Wabah Covid-19 Wajib Masker Wali Kota Batam Warga Nato Warga Ruli Muka Kuning WASI WBK Web Design WNI Workshop Zona Integritas

 


MARITIMRAYA.com - Batam, Dewan Pimpinan Daerah Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (DPD KNTI) Kota Batam menggelar buka bersama dengan petugas- petugas surveyor  yang telah sukses melaksanakan Pendataan Usaha Perikanan Kecil dan Monitoring Bahan Bakar Bersubsidi untuk Nelayan Tradisional dan kecil di Batam pada Sabtu (24/4/2021) di Golden prawn.

Pendataan dilakukan oleh 10 petugas surveyor yang sudah mengikuti pelatihan untuk mendata dan  mendatangi langsung nelayan di 12 kecamatan kota Batam.

Ketua DPD KNTI Kota Batam Amrah Fahnani SH menyampaikan  kegiatan surveyor dapat  terlaksana dengan baik, dengan target awal sebanyak 200 nelayan tradisional dan kecil, dengan pengisian data meliputi : data keluarga, pendidikan, penghasilan, penggunaan BBM, kelengkapan dokumen kapal dll.

"Setelah berbuka bersama dan sholat magrib, kita lanjutkan dengan sharing  petugas - petugas surveyor berbagi suka dan duka saat dilapangan bertemu nelayan " Sebutnya.


Dikatakanya kegiatan surveyor ini merupakan program DPP KNTI yang dilaksanakan di beberapa provinsi, kabupaten dan kota.

" Terkait survey monitoring BBM bersubsidi untuk nelayan ini perlu di data dan dipantau agar tepat sasaran" ungkapnya.

Secara terpisah Sekretaris DPD KNTI Kota Batam Herry Irianto mengatakan acara buka bersama berjalan dengan lancar dan sesuai dengan harapan kita semua.

Beberapa informasi dari petugas surveyor mengatakan, nelayan - nelayan sangat terbantu dengan keberadaan KNTI kota Batam seperti pembuatan kartu Kusuka secara berkelompok, bantuan gratis mesin konversi BBM ke BBG, bantuan lampu tenaga surya untuk nelayan kerambah, serta bantuan baju pelampung.

" Seperti kita ketahui Batam yang merupakan daerah kepulauan, maka petugas surveyor ada yang menggunakan alat transportasi laut menemui nelayan dan disambut nelayan dengan baik "  Terangnya.

Herry menjelaskan terkait program pro nelayan tradisional dan nelayan kecil oleh KNTI Kota Batam yang telah terlaksana ini berkat kerja sama kemitraan dengan  pemerintah pusat (BP Migas) dan DPR RI  yang di fasilitasi Asman Abnur wakil rakyat dari provinsi Kepulauan Riau

" Bapak Asman Abnur sebagai orang Kepulauan Riau sangat peduli untuk meningkatkan pendidikan dan kesehjahteraan nelayan tradisional di Provinsi Kepulauan Riau Tutupnya.

*Red

 


MARITIMRAYA.com, Badan Koordinator Dakwah Islam (BKDI) BP Batam membagikan kupon infaq dan sodaqoh dari para karyawan/ti BP Batam kepada 50 orang kaum dhuafa yang berdomisili di Kampung Agas, Tanjung Uma, pada Minggu (25/4/2021) pagi. 

Penyerahan kupon infaq/sodaqoh dilakukan dengan protokol kesehatan untuk menekan penyebaran Covid-19 dan hanya dihadiri oleh perwakilan masyarakat.

Kupon infaq/sodaqoh tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Biro Keuangan BP Batam, sekaligus Ketua Panitia Kegiatan Ramadhan 1442 H BKDI BP Batam, Siswanto, dan didampingi Asisten Manajer Pemasaran dan Pengembangan Usaha SDAL BU Fasling, Dedi Suherly, serta anggota panitia M. Irawan dan Badowi.

Siswanto, mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan BP Batam di Bulan Ramadan dan akan dilaksanakan secara bertahap di sepuluh lokasi lainnya selama sepekan ke depan.


"Sebagaimana pesan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, yang telah disampaikan kepada kami agar di bulan Ramadan ini kita tidak hanya aktif dalam kegiatan keagamaan saja, tapi juga ikut memberikan kepedulian kepada masyarakat yang kurang mampu," kata Siswanto.

“Jadi penyaluran infaq dan sodaqoh dari pegawai BP Batam ini, kami serahkan berbentuk kupon senilai Rp150.000,- yang dapat ditukarkan masyarakat penerima ke dua toko sembako yang telah ditunjuk panitia BKDI BP Batam, guna memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,” ujar Siswanto.

Ia menambahkan, kupon tersebut dapat dibelanjakan barang-barang berupa sembako, kecuali pembelian pulsa, rokok, dan minuman keras. 

Siswanto berharap, kegiatan ini dapat bermanfaat bagi kaum duafa setempat dan nantinya dapat juga dilaksanakan selain di Bulan Ramadan.

“InshaaAllah kita akan hadir di Tanjung Riau dengan kegiatan yang sama pada Selasa mendatang,” pungkas Siswanto. (Hms BP Batam)

 


MARITIMRAYA.com, Arus penumpang kapal di Pelabuhan Penumpang Badan Usaha Pelabuhan BP Batam pada Triwulan I 2021  mengalami penurunan akibat pandemi Covid-19. Hal ini disampaikan Direktur Badan Usaha Pelabuhan, Nelson Idris. 

Penurunan jumlah penumpang ini menurut Nelson mencapai 78 persen, yakni dari 2.267.262 penumpang di triwulan I 2020 menjadi 490.173 penumpang pada triwulan 1 2021.

“Kontribusi terbesar yang menyebabkan penurunan jumlah penumpang pada triwulan I 2021 ini karena kebijakan penutupan akses ke negara tetangga, seperti Singapura dan Malaysia, untuk mencegah penyebaran Covid-19 sehingga pelabuhan internasional di Batam mengalami penurunan yang sangat drastis,” kata Nelson Idris dalam keterangannya, pekan lalu.

Penurunan jumlah penumpang di lima pelabuhan internasional di Batam mencapai 99%, yakni dari 1.403.001 penumpang pada triwulan I 2020 menjadi hanya 13.140 penumpang pada triwulan I 2021, yang didominasi oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI), pemilik long term visa, maupun pelaku perjalanan dinas terbatas.

Sementara itu, jumlah penumpang di pelabuhan domestik juga mengalami penurunan sebesar 44,8% dari triwulan I 2020 sebanyak 864.261 penumpang menjadi 477.033 penumpang dengan didominasi arus penumpang di Pelabuhan Domestik Telaga Punggur sebesar 53,7 persen.

Sedangkan arus lalu lintas kapal penumpang juga mengalami penurunan sebesar 59% dari pencapaian di triwulan I tahun 2020, yakni dari 13.207 call menjadi 5.370 call di triwulan I tahun 2021.

_*Bayar Boarding Pass Kini Bisa Pakai QRIS*_

Penerapan digitalisasi kini merambah pelabuhan penumpang, sejak 9 April 2021 lalu, pembayaran boarding pass di Pelabuhan Domestik Telaga Punggur sudah bisa menggunakan metode pembayaran digital berupa QRIS (QR Indonesian Standar). 

Hal ini dilakukan untuk memberikan alternatif bagi pengguna jasa yang ingin bertransaksi non tunai, untuk mencegah penyebaran Covid-19 dengan meminimalisir kontak melalui uang tunai dan meningkatkan transparansi transaksi keuangan.

“Semua counter tiket yang ada di Pelabuhan Domestik Telaga Punggur sudah menyediakan fasilitas QRIS bagi penumpang, sehingga bisa menjadi alternatif untuk pembayaran boarding pass. Perlahan kita harapkan digitalisasi ini bisa merambah semua sektor sehingga lebih efektif dan efisien,” jelas Nelson Idris. (Red)

 


MARITIMRAYA.com - Batam, Sebanyak 11 orang PNS Kementerian Perhubungan yang ditugaskan di Badan Pengusahaan (BP) Batam mengikuti Ujian Dinas Tingkat I di lingkungan BP Batam tahun 2021 yang dimulai pada 19 hingga 22 April 2021 di IT Centre BP Batam.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO) BP Batam, Lilik Lujayanti.

Lilik Lujayanti, dalam sambutannya, menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan yang telah memberikan kesempatan kepada BP Batam untuk menyelenggarakan Ujian Dinas Tingkat I bagi PNS Kementerian Perhubungan yang ditugaskan di BP Batam. 

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Perhubungan yang telah memberikan kesempatan kepada BP Batam untuk melaksanakan Ujian Dinas Tingkat I bagi PNS Kemenhub yang ditugaskan di BP Batam. Tentunya dengan situasi pandemi seperti sekarang ini pelaksanaan kegiatan tetap memperhatikan dan mematuhi protokol kesehatan. Kami berharap, semoga sebelas pegawai yang ditugaskan di BP Batam dapat mengikuti ujian ini dengan baik dengan hasil yang memuaskan guna jenjang karir pegawai yang bersangkutan,” kata Lilik Lujayanti.

Sebelum pelaksanaan ujian dinas, kesebelas ASN tersebut diwajibkan mengikuti pembekalan sejak 19 hingga 21 April 2021 agar para peserta memahami materi yang diujikan dan tata cara pelaksanaan ujian dinas, sekaligus meningkatkan kompetensi.

Plt. Kepala Bagian Pengembangan Kompetensi Pegawai Biro Kepegawaian dan Organisasi Kementerian Perhubungan, Ryeska Fajar Kusuma, mengemukakan, tujuan diselenggarakannya Pembekalan dan Pelaksanaan Ujian Dinas Tingkat I ASN Perhubungan di lingkungan BP Batam tahun 2021 adalah untuk meningkatkan kompetensi dan disiplin pegawai Kementerian Perhubungan yang diperbantukan di BP Batam.

“Adapun materi pembekalan yang disampaikan terdiri dari wawasan kebangsaan, pengaturan kepegawaian, etika dan budaya kerja, administrasi perkantoran dan pengetahuan substantif sesuai dengan bidang tugas pokok masing-masing peserta,” ujar Ryeska Fajar Kusuma.

Ujian Dinas akan dilaksanakan pada 22 April 2021 secara online menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) dan untuk seluruh peserta harus mencapai nilai passing grade minimal 70 untuk masing-masing materi ujiannya. 

“Harapan kami dengan penyelenggaraan Ujian Dinas Tingkat I ini tentu rekan-rekan yang bertugas di BP Batam dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik, dan mudah-mudahan sebagai pemicu rekan-rekan untuk berkontribusi di manapun mereka ditugaskan,” ujar Ryeska Fajar Kusuma.

Ia menambahkan, ujian dinas bukan sekedar tahapan yang harus dilalui untuk mencapai golongan 3A, tetapi merupakan pembuka jalan untuk karir selanjutnya meskipun usia, pendidikan, dan sebagainya menjadi pertimbangan. 

"Tetapi pertimbangan itu tetap bisa ditingkatkan dan harapan saya teman-teman tidak hanya melihat ujian ini sebagai hasil akhir, tetapi ini proses, mudah-mudahan semuanya bisa melalui ini dengan baik,” tutup Ryeska Fajar Kusuma.

Dasar pelaksanaan kegiatan Pembekalan dan Pelaksanaan Ujian Dinas Tk. I di lingkungan BP Batam Tahun 2021 ialah Undang-Undang No. 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), PP No. 4 tahun 2014 tentang Kenaikan Pangkat PNS, Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 31 tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Ujian Dinas Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kementerian Perhubungan.

Narasumber yang akan memberikan materi pembekalan terdiri dari pejabat struktural di lingkungan BP Batam dan Kementerian Perhubungan RI.  

Turut hadir dalam pembukaan, Kepala Bagian Perencanaan, Pengembangan dan Administrasi Sumber Daya Manusia, Idul Priady, dan Pelaksana Tugas Kepala Sub Bagian Informasi dan Evaluasi Pengembangan Kompetensi Biro Kepegawaian dan Organisasi Kementerian Perhubungan, Marsuin Sinaga. (Hms BP Batam)

 


MARITIMRAYA.com- Batam, Badan Pengusahaan (BP) Batam menerima kunjungan Direktorat Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri RI, Jumat (16/4/2021) pagi. 

Rombongan dipimpin oleh Direktur Amerika II Direktorat Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri RI, Darianto Harsono, dan diterima oleh Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar; bersama Kepala Kantor Perwakilan BP Batam, Purnomo Andiantono; Direktur Badan Usaha Pelabuhan, Nelson Idris; dan Kepala Pusat Pengembangan KPBPB dan KEK, Endry Abzan di Marketing Center BP Batam. 

Dalam pertemuan ini, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, mempresentasikan potensi, rencana pembangunan infrastruktur, dan perkembangan investasi di Batam kepada para peserta acara. 

“Realisasi Penanaman Modal Asing pada tahun 2020 mencapai lebih dari 1.700 proyek, dengan nilai investasi lebih dari USD643 juta,” ujar Dendi. 


Secara umum, Dendi, mengatakan, total ekspor Batam Januari-Desember 2020 mengalami peningkatan hingga 8,51 persen (c-o-c). Sedangkan ekspor Amerika Serikat pada Tahun 2020 naik 92,65 persen, dengan nilai ekspor lebih dari USD1.800 juta.

Setelah menyaksikan pemaparan tersebut, Direktur Amerika II Direktorat Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri RI, Darianto Harsono, mengatakan, pihaknya akan segera meluncurkan digital platform dan mengundang pemangku kepentingan Batam untuk meningkatkan interaksi dengan pemangku kepentingan di negara Amerika Latin dan Karibia.

“Tujuan kami hadir di Batam hari ini adalah untuk berkenalan lebih jauh dengan Batam untuk mempromosikan Batam kepada mitra Indonesia, terutama di kawasan Amerika Latin dan Karibia,” kata Darianto.

Dalam kunjungan tersebut, Darianto memperkenalkan platform digital Indonesia-Latin America and the Caribbean (INA-LAC) yang berfungsi untuk memfasilitasi interaksi pemangku kepentingan Indonesia dengan pemangku kepentingan di Amerika Latin.

“Jadi dengan platform ini kami harapkan terjadi interaksi secara virtual sehingga kedua wilayah dapat mengenal potensi masing-masing,” jelas Darianto.

Menurutnya, sektor potensial yang menjadi andalan Batam yang dapat dikembangkan melalui kerja sama dengan Amerika Latin adalah sektor pendidikan vokasi, industri kreatif, dan perdagangan.

“Kami berharap, baik Ditjen Amerika dan Eropa maupun BP Batam, dapat menjadi jembatan kerja sama dengan pengusaha asing, guna meningkatkan perekonomian Indonesia,” harap Darianto. *(Humas BP Batam)

 


MARITIMRAYA.com- Batam, Badan Pengusahaan (BP) Batam ikut berbagi kebahagiaan kepada masyarakat pada Ramadan 1442 H.

Melalui Biro Umum, BP Batam membagikan takjil untuk berbuka puasa kepada masyarakat, pada Jumat (16/4/2021) di sekitar Kawasan Industri Tunas depan Perumahan Bida Asri 1. Sehari sebelumnya (Kamis, 15/4/2021), BP Batam juga telah berbagi takjil di Bundaran BP Batam, Batam Center.

Kepala Biro Umum, Budi Susilo, mengemukakan, kegiatan ini sesuai arahan Kepala BP Batam dan merupakan inisiatif murni Kepala BP Batam, Muhammad Rudi.


“Beliau berpesan, dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1442 H, BP Batam agar dapat membantu masyarakat, khususnya yang sedang menjalankan ibadah puasa. Di antaranya dengan berbagi takjil bagi mereka, yang mungkin sedang dalam perjalanan pulang bekerja atau ada keperluan mendesak dan mepet dengan waktu berbuka puasa. Jadi kita berharap pembagian takjil ini dapat bermanfaat untuk penerimanya,” ujar Budi Susilo.

Lokasi pembagian takjil dilakukan di lokasi-lokasi pelayanan publik, seperti rumah sakit, bandara, pelabuhan, dan area terbuka yang sering dilalui pengguna jalan dan tempat-tempat umum lainnya. 

“Kegiatan ini dilakukan ialah sebagai salah satu bentuk kepedulian BP Batam terhadap sesama selama bulan suci Ramadan. Hal ini sebagai sarana agar bisa lebih mendekatkan diri dengan masyarakat. Apalagi di saat pandemi Covid-19 ini,” imbuhnya.

Kegiatan berbagi takjil ini merupakan program BP Batam yang dilakukan secara rutin. “Pada Ramadan tahun lalu kita juga mengadakan, meski masih terbatas jumlahnya," kata Budi Susilo.

Adapun takjil yang dibagikan sebanyak 200 paket setiap harinya untuk berbuka puasa. Paket tersebut terdiri dari makanan, minuman dan buah kurma. 

Ia berharap, apa yang dilakukan BP Batam ini dapat memberikan manfaat dan juga menjadi berkah untuk masyarakat yang menerimanya.

"Semoga kegiatan ini bisa terus kita lakukan dan ke depannya akan terus bertambah," kata Budi Susilo. (Hms)

 


MARITIMRAYA.com - Batam, Puluhan nelayan yang tergabung di Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia ( KNTI) di kecamatan Belakang Padang Batam mengaku belum pernah membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang dianggarkan pemerintah untuk nelayan.

Hal ini diketahui dari quustioner  angket program  DPP KNTI yang dilaksanakan oleh petugas DPD kota Batam pada selasa (12/4/2021) di Belakang Padang.

Sebanyak  29 pertanyaan itu antara lain meliputi  : penghasilan tangkapan ikan, kebutuhan minyak saat melaut, Jenjang pendidikan di Keluarga, serta pengurusan dokumen kapal nelayan dll.

Ketua KNTI kecamatan Belakang Padang Batam Aleng yang diwakili Bendahara, Taufik menyampaikan  selama ini mau melaut beli BBM secara eceran dengan harga  Rp. 8000/liter .

" Disini belum ada penjual BBM bersubsidi, kami berharap pemerintah daerah dapat merealisasikannya" Ucapnya. 

Dikatakanya Belakang Padang  yang digelar sebutan pulau penawar rindu dahulu masyarakatnya dominan profesi sebagai nelayan, namun kini  dikarenakan tangkapan ikan  Semangkin sulit  hingga jauh ke tengah laut dan  tidak sesuai dengan biaya operasional sehingga  nelayan asli agak berkurang." Sekarang banyak nelayan sampingan dan nelayan musiman' Sebutnya.

Selain itu Taufik berharap kepada pemerintah memberi bantuan kapal ikan ukuran 7 GT hingga 15 GT  sebagai kapal pengumpul ikan dari nelayan Belakang Padang usai melaut.

" Kapal ikan milik nelayan di Belakang Padang ukurannya kecil- kecil, ini perlu di remajakan" harapnya

Secara terpisah ketua koordinator quustioner Herry I yang juga menjabat sekretaris DPD KNTI  Kota Batam menyampaikan sesuai arahan ketua DPD KNTI Kota Batam, pihaknya  menugaskan 10 petugas surveyor untuk  mendata nelayan tradisional di 12 kecamatan di kota Batam, " ada sekitar 500 nelayan tradisional kota Batam  yang kita data dan selanjutnya kita buat laporan ke DPP KNTI " Sebutnya.

Dikatakanya Kota Batam secara geografis merupakan daerah kepulauan dengan jumlah lebih dari 200 pulau dimana kawasan pesisir sebagai tempat tinggal masyarakat nelayan.

Untuk itu petugas survey menggunakan kapal sebagai transportasi laut menemui nelayan tradisional dan nelayan  kecil, " Program yang di canang DPP KNTI Pusat ini berjalan lancar di Batam, umumnya nelayan sangat merespon positif dan antusias mengisi data oleh petugas" Tutupnya.** Red


 


MARITIMRAYA.com - Batam, Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Lion Air melakukan penandatanganan addendum perjanjian kerja sama pengelolaan lahan MRO Batam Aero Technic, Rabu (14/4/2021) bertempat di Marketing Centre BP Batam.

Naskah Addendum antara BP Batam dan Lion Air tentang Sewa Lahan MRO Batam Aero Technic ditandatangani oleh Anggota Bidang Pengusahaan, Syahril Japarin, dan Direktur Utama Batam Aero Technic (BAT) I Nyoman Rai Pering yang disaksikan langsung oleh Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto dan Presiden Direktur (CEO) Lion Group, Edward Sirait.

Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, berharap, dengan dilakukannya addendum perjanjian ini dapat memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak dan tentunya dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi bagi Kota Batam.

Anggota Bidang Pengusahaan, Syahril Japarin, mengatakan, Addendum perjanjian ini tidak lain adalah sebagai salah satu bentuk dukungan BP Batam dalam memberikan kepastian berinvestasi.

“Addendum perjanjian ini tidak lain adalah sebagai salah satu bentuk dukungan BP Batam dalam memberikan kepastian berinvestasi bagi Lion Group dengan industri MRO-nya,” kata Syahril Japarin.

Ia melanjutkan, di era pandemi Covid-19, dunia usaha dihantam berbagai macam persoalan yang bisa dikatakan hal ini tidaklah mudah untuk para pelaku usaha.


“Sesuai amanat dari Pemerintah Pusat sebagai pengelola Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas dan investasi, sangat memahami apa kebutuhan dari dunia usaha. Selagi kebutuhan tersebut bisa diakomodir dan tidak bertentangan dengan hukum akan kami berikan atau penuhi kebutuhan tersebut, tidak lain agar investasi di Batam terus meningkat dan tetap menjaga keberlangsungan industri eksisting di Batam,” ujar Syahril Japarin.

Sementara itu, Direktur Lion Group, Edward Sirait, mengatakan, penandatanganan addendum ini adalah salah satu langkah untuk membuat kami lebih fleksibel dalam bernegosiasi dengan mitra-mitra kami di luar negeri yang juga merupakan Maintenance, Repair and Overhaul (MRO). 

"Penandatanganan addendum ini adalah salah satu langkah untuk membuat kami lebih fleksibel dalam bernegosiasi dengan mitra-mitra kami di luar negeri yang juga merupakan Maintenance, repair and overhaul (MRO). Salah satu yang mereka minta ialah landasan atau legalitas yang menyangkut keberadaan kami di Batam, seperti status lahan dan kepastian hukum yang lebih meyakinkan,” kata Edward Sirait.

Usai penandatanganan Nota Kesepahaman, dilanjutkan dengan Presentasi Pengembangan Batam Aero Technic (BAT) di Batam dari pihak Lion Air Group. 

Adapun yang disampaikan mengenai Kawasan Ekonomi Khusus Batam Aero Technic (BAT), KEK BAT akan menghemat devisa negara hingga 65-70% dari kebutuhan MRO Maskapai penerbangan nasional senilai Rp26T/tahun yang selama ini mengalir ke luar negeri, dari masa konstruksi hingga operasional diestimasikan KEK BAT akan memperkerjakan 9.976 tenaga kerja, KEK BAT dalam jangka menengah diharapkan mampu menangkap peluang dari pasar Asia Pasifik yang memiliki sekitar 12.000 unit pesawat dan nilai bisnis sebesar US$ 100 M pada tahun 2025.

Turut hadir dalam acara penandatanganan, Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto; Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro; Direktur Badan Usaha Bandara dan Teknologi Informasi dan Komunikasi, Amran; Kepala Pusat Pengembangan KPBPBB Dan KEK, Endry Abzan; Kepala Biro Hukum, Mochammad Nasrun; dan Kepala Biro Umum, Budi Susilo. (cc)

 


MARITIMRAYA.com - Batam, Badan Pengusahaan (BP) Batam, telah menyelesaikan program vaksinasi Covid-19 tahap pertama bagi para pegawai.

Kepala Seksi Pengembangan Layanan Medik RSBP Batam, dr. Maisharah, mengatakan, jarak antara vaksinasi pertama dan kedua adalah delapan minggu. Sehingga pelaksanaan vaksinasi kedua diperkirakan akan berlangsung pada Bulan Juni 2021.

“Karena vaksinasi pegawai dilaksanakan secara bertahap, jadi vaksinasi kedua nanti juga jadwal yang diterima oleh masing-masing pegawai berbeda, terhitung delapan minggu dari vaksinasi pertama,” ujar Maisharah, Senin (12/4/2021) di Balairungsari BP Batam, Batam Centre.

Untuk jenis vaksin tahap kedua, nantinya masih akan menggunakan AstraZeneca. 

Keluhan atau kondisi pasca-vaksin, dikatakan Maisharah, sebagian tidak mengalami gejala apapun pasca-vaksin, namun beberapa pegawai ada yang merasakan demam disertai meriang. 

Namun hal tersebut berlangsung rata-rata satu hingga dua hari saja. 

“Kriteria tunda pada pemberian vaksin menyesuaikan dengan surat edaran yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan. Sebagai contoh, apabila pegawai dalam kondisi hamil, pasien penderita gangguan pembekuan darah dan sedang melakukan pengobatan kemoterapi. Namun bagi pegawai yang memiliki riwayat penyakit asma, lupus, autoimun, diabetes maupun hipertensi berada dalam kondisi stabil, tetap diperbolehkan untuk vaksinasi dan petugas vaksin tetap berkoordinasi dengan dokter spesialis di RSBP Batam," lanjut Maisharah.

Selain melayani vaksinasi pegawai BP Batam, para tenaga medis Rumah Sakit BP Batam juga melayani vaksinasi bagi pihak eksternal, seperti BAKAMLA Kota Batam dan beberapa PNS Pemerintah Kota Batam. 

“Bagi pegawai yang saat ini vaksinasinya ditunda, RSBP masih terus berkoordinasi dengan Dinkes Kota Batam dan Biro SDMO BP Batam terkait kebijakan vaksinasi dari Pemerintah Pusat dan ketersediaan vaksin,” terang Maisharah.

Ia berharap, pada vaksinasi tahap kedua nantinya, dapat diikuti oleh seluruh pegawai BP Batam, sehingga program vaksinasi COVID-19 di Indonesia ini dapat berlangsung secara menyeluruh.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, beberapa waktu lalu mengatakan, melalui vaksinasi, dapat menjadi momentum keberhasilan penanganan Covid-19 dan membangkitkan perekonomian Kota Batam.

Muhammad Rudi, yang juga merupakan Walikota Batam,  mengingatkan agar setelah divaksin tetap harus menjaga protokol kesehatan.

“Setelah divaksin bukan berarti kita boleh bergerak bebas, kita tetap harus disiplin mengikuti protokol Kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah pusat,” kata Muhammad Rudi. (Humas BP Batam)

 


MARITIMRAYA.comengan diterbitkannya Surat Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara No. AU/201/9/4/DJPU.DERP-2021 tanggal 7 April 2021 tentang Pelaksanaan GeNose C19 di Bandar Udara, Bandara Internasional Hang Nadim Batam telah menerapkan tes GeNose C19 kepada pelaku perjalanan moda transportasi udara, mulai Kamis, 8 April 2021.

General Manager BUBU Hang Nadim Batam, Benny Syahroni, mengatakan, calon penumpang dapat melakukan tes di terminal keberangkatan dengan biaya GeNose C19 lebih terjangkau, yakni Rp40.000,- dan masa berlaku GeNose adalah pada saat sebelum keberangkatan sesuai Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2021 Tentang Perjalanan Orang Dalam Negeri Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Pelaksanaan tes GeNose C19 dan peralatannya sendiri disediakan dan dilakukan oleh Rumah Sakit BP Batam.

“Namun demikian, jumlah alat tes GeNose C19 di Bandara Hang Nadim Batam masih terbatas dan baru tersedia 6 bilik,” kata Benny.

Benny menambahkan, bagi calon penumpang yang ingin memanfaatkan tes GeNose C19, harus melakukan pendaftaran secara online terlebih dahulu melalui sebuah aplikasi dengan link https://genose.15innovate.com/, dan calon penumpang agar mengisi data yang diperlukan dalam aplikasi tersebut, serta melampirkan tiket pesawat keberangkatan.

Adapun cara mengisi data yang terdapat pada link dan beberapa ketentuan lainnya adalah sebagai berikut:

1. Calon penumpang dapat mengisi identias berupa nomor NIK/Paspor, Nama, e-mail, nomor HP, nama maskapai yang akan digunakan, nomor penerbangan, tanggal, serta jam penerbangan,

2. Setelah mendaftar, calon penumpang akan mendapatkan nomor antrian, tanggal dan waktu tes,

3. Calon penumpang wajib menyertakan KTP dan tiket pesawat saat validasi data,

4. Test GeNose C19 diberlakukan sesuai dengan hari dan jadwal keberangkatan para calon penumpang pesawat,

5. Waktu pelayanan test GeNose dimulai pukul 06.00-18.00 WIB,

6. Diharapkan kedatangan calon penumpang 3-4 jam sebelum jadwal keberangkatan. 

“Perlu kami sampaikan juga bahwa tes GeNose C19, merupakan sebuah alternatif tes Covid-19, selain Antigen dan PCR yang berlaku saat ini sesuai ketentuan Pemerintah,” terang Benny.( Hms  BP Batam)

 


MARITIMRAYA.com - Batam, Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepulauan Riau menggelar Uji Kompetensi Wartawan yanga dilaksanakan pada Sabtu (10/4/2021). 

Kegiatan ini digelar di Balairungsari BP Batam selama dua hari (10-11/4/2021) dan diikuti oleh 60 peserta yang terdiri dari awak media se-Kepri. 

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, dalam sambutannya, mengatakan, pihaknya mendukung penuh kepada awak media untuk mengembangkan diri dan membina sinergitas positif dengan lembaga pemerintah.

“Kita menjalin mitra melalui Bagian Humas BP Batam secara internal dan media online atau media sosial secara eksternal. Tentu kerja sama ini kita harapkan berlangsung dengan baik, sehingga apa pun yang kita bangun, informasi dapat diterima dengan baik oleh masyarakat,” ujar Muhammad Rudi.

Ia berharap, melalui UKW ini, seluruh peserta dapat menambah wawasan dan mampu mengikuti jalannya ujian dengan baik, serta mendapatkan hasil yang maksimal.

“Mudah-mudahan kedekatan bersama rekan media ini bisa membangun Kota Batam dengan menebarkan isu-isu positif, untuk menciptakan kondisi perekonomian Batam menjadi semakin kondusif,” ujar Muhammad Rudi. 

Ketua PWI Kepulauan Riau, Chandra Ibrahim, dalam sambutannya, mengatakan, uji kompetensi ini penting dilaksanakan guna menekan disrupsi media, serta membedakan media mainstream dan media sosial. 

“Ini juga kami masukkan ke dalam materi yang akan diuji dalam kegiatan hari ini. Dengan pesatnya pertumbuhan media sosial, yang akan kita lakukan adalah kolaborasi untuk mengembangkan media kita. Kita manfaatkan semaksimal mungkin,” ujar Chandra. 

Direktur UKW PWI Pusat, Prof. Rodjab Ritonga, mengatakan, uji kompetensi ini juga dilakukan untuk membedakan antara awak media yang sudah dan yang belum diuji kompetensinya. 

“Wartawan adalah organisasi yang terbuka. Tidak terikat oleh pendidikan dan sangat demokratis. Meski demikian, belum tentu semua pers akan patuh terhadap kode etik jusnalistik dan perundang-undangan. Untuk itulah UKW ini hadir,” kata Rodjab. 

Untuk memenuhi persyaratan, para peserta harus bekerja minimal 1 tahun sebagai wartawan dan bekerja di media yang berbadan hukum pers. 

Ada 10 materi yang diujikan, yang akan diawasi dan dinilai oleh 10 penguji, di mana 9 orang di antaranya berasal dari PWI Pusat dan 1 orang PWI Kepulauan Riau. 

“Yang diuji adalah pemahaman terhadap profesionalisme sebagai wartawan, bagaimana melakukan wawancara, melakukan editing dan riset. Diuji juga pengetahuan umum dan khusus, kesadaran atas kode etik jurnalistik dan kesadaran terhadap peraturan perundang-undangan, dengan nilai kelulusan minimal 70,” terang Rodjab.

Dewan Pers sendiri, dikatakan Rodjab, telah menetapkan 28 lembaga uji di seluruh Indonesia, yang terdiri dari asosiasi wartawan, perguruan tinggi ilmu komunikasi dan perusahaan pers untuk melakukan uji kompetensi.

Jumlah awak media seluruh Indonesia saat ini berkisar antara 100-120 ribu wartawan, di mana PWI baru melakukan uji kompetensi kepada lebih dari 13 ribu wartawan di seluruh Indonesia. 

Ia berharap, ke depan, UKW mampu menjangkau lebih banyak lagi awak media untuk diuji dan ditingkatkan kapabilitasnya di dunia jurnalistik. (rud)


 


MARITIMRAYA.com - Batam, Penggunaan Media sosial telah menjadi kebutuhan   kehidupan masyarakat, berdasarkan hasil penelitian disebutkan, setiap hari rata-rata orang menghabiskan waktu 135 menit untuk berselancar di berbagai aplikasi facebook, youtube, twitter, instagram, whatsapp, Google, yang sarat dengan konten - konten positif maupun konten negatip yang perlu disikapi bersama.

 Wakil Gubernur Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas) RI, Marsekal Madya TNI, Wieko Syofyan dalam kata sambutannya mengatakan media sosial saat ini  sudah menjadi candu bagi masyarakat, Karakteristik media sosial yang interaktif, menarik, cepat dan mudah diakses menjadikan  kekuatan besar dalam membentuki pola kehidupan masyarakat. Media sosial mampu menyebarkan pesan secara revolusioner. Efek yang ditimbulkan dari pesan tersebut dapat menjadi sedemikian luas sehingga mempengaruhi sikap dan perilaku kolektif masyarakat. 


Hal ini disampaikannya pada acara Focus Group Disscussion (FGD) dengan tema "Optimalisasi peran media sosial guna mengembangkan wawasan kebangsaan" pada Kamis (8/4/2021) di Batam.

Dikatakanya Perkembangan media sosial sejak awal tahun 2000-an turut menandai dimulainya era demokratisasi informasi digital.  Seiring dengan terbukanya arus informasi, muncul berbagai ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tantangan terberat adalah ketika Pancasila sebagai ideologi negara dan falsafah bangsa tidak lagi menjadi wacana dan pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

 "Pancasila merupakan ideologi hidup di tengah masyarakat yang harus selalu dijaga. Karena keutuhan Indonesia sebagai negara kesatuan tergantung dari bagaimana warga negara menjaga nilai-nilai pancasila sebagai falsafah bangsa. Salah satu cara menjaga nilai-nilai pancasila adalah dengan memberikan pengetahuan wawasan kebangsaan yang lebih luas sehingga masyarakat mendapat pemahaman yang lebih mendalam mengenai visi besar dari sebuah negara, serta memiliki landasan yang kokoh agar tidak jatuh kepada nilai-nilai yang merugikan bangsa. " 

 Perkembangan wawasan kebangsaan diharapkan semakin pesat ketika dapat memanfaatkan segala sarana dan sumber daya yang ada, termasuk media sosial yang saat ini sedang digemari masyarakat. Nilai-nilai wawasan kebangsaan dapat diinformasikan secara luas kepada masyarakat dengan menggunakan media sosial, sehingga dapat mendorong masyarakat untuk mengantisipasi nilai-nilai yang merugikan bangsa dan mengadopsi sikap mental yang mendukung terwujudnya persatuan dan kesatuan bangsa. Namun kondisi yang kita hadapi saat ini media sosial belum banyak digunakan untuk mensosialisasikan materi wawasan kebangsaan. Porsi konten yang berisi tema wawasan kebangsaan masih jauh lebih kecil dibandingkan konten-konten lain yang bersifat hiburan, yang banyak diantaranya kurang bermanfaat bahkan dapat memberikan dampak negatif. "

 "Media sosial memiliki peran strategis untuk menyampaikan informasi mengenai berbagai persoalan, oleh karena itu penggunaan media sosial untuk mensosialisasikan pengetahuan mengenai wawasan kebangsaan perlu diusahakan agar lebih optimal. 

" Dalam diskusi ini diharapkan akan mendapat masukan suatu konsep pemikiran tentang bagaimana optimalisasi penggunaan media sosial untuk menyebarluaskan pemahaman wawasan kebangsaan secara lebih menarik dan informatif, sehingga masyarakat mendapatkan landasan yang kuat dalam berbangsa dan bernegara. dari permasalahan tersebut Lemhannas RI memandang perlu untuk melakukan kajian jangka panjang tentang “optimalisasi peran media sosial guna mengembangkan wawasan kebangsaan”. Jelas Wieko Syofyan.

Guna pendalaman kajian jangka panjang direktorat sosial budaya dan demografi debidjianstrat Lemhannas RI, yang selanjutnya akan disusul dengan diskusi lainnya, baik di Lemhannas RI maupun pendalaman kajian di lokus, juga jajak pendapat dan round table discussion (RTD). Semuanya itu dimaksudkan untuk mendapatkan berbagai ide, gagasan dan solusi bagi penggunaan media sosial yang bermutu.

Brigjen Pol. Joko Rudi E., S.H., S.Ik., M.Si, Direktur, Pengkajian Sosial Budaya dan Demografi, Debidjianstrat Lemhannas RI, menambahkan, kegiatan FGD yang dilakukan merupakan kajian strategis jangka panjang Lemhanas RI yang terfokus pada direktorat kajian budaya dan sosial mengenai upaya pemerintah mengantisipasi dampak media sosial, yang mana media sosial jika tidak dikelola dengan baik akan berakibat gangguan pada wawasan kebangsaan kepada generasi milenial yang berujung pada dampak integral bangsa Indonesia.

' Dengan merangkum intisari hasil kajian berupa rekomendasi kebijakan (policy recommendation) akan disampaikan kepada presiden RI,"

Tampak Hadir di acara ini, Kapolda Kepulauan Riau (Kepri), Irjen Pol Dr Aris Budiman M.Si, Asisten Ekonomi dan Pembanfunan Provinsi Kepri, Samsul Bahrum PhD, Irjen Pol. Drs. Triyono Basuki P., M.Si., Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Hankam Lemhannas RI, Brigjen TNI Lilik Sudaryani, S.I.P., Tenaga Ahli Pengkaji Madya Bidang Sosial Budaya Lemhannas RI,Marsda TNI (Purn) Baskoro Alrianto, M.Sc., Tenaga Profesional Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Lemhannas RI, Kolonel Chb Komara Manurung Kabagops Binda Kepulauan Riau (Kepri), Kombes Pol. Rudi Haryanto, S.Ik., Direktur Binmas Polda  (Kepri), PWI Kepri Chandra Ibrahim. (Tim)


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.