September 2020

1 Tewas 11 Delegasi 19 Pelatihan 2 Kapal Malaysia 2 Pelaku 2019 - 2024 2024 Penumpang 24 Pelatihan 30 Hari 3000 Penyelam 4 Awak Kapal 4 Korban Selamat 4 Tahun Kepemimpinan 4 Tersangka 6 Tersangka 74 TH 78% Pembangunan ABK ABK WNI Ahli Gizi Masyarakat AIS Alkes ALKI Aman Nusa II Anambas Anggaran Angkasa APBN 2020 Arahan Menhub Area Publik Badara Bahan Makanan Bakamla Batam Bakamla RI Bali Bandar Bandar Abadi Shipyard Bandara Hang Nadim Batam Bantuan Dana Bapelitbangda Bapemperda Batam Batu Ampar Bawang Putih Bea Cukai Batam Bea Cukai Sibolga Benih Lobster Berita Batam Bersih-bersih Bilateral Meeting Bintan Bintan Pesisir Birokrasi BP Batam BPBatam BPJS Ketenagakerjaan BPPRD Batam BPS Batam BPSK Batam Buah dan Sayur Budaya BUP BP Batam BUTIK BP Batam Cairan Tangan Cars City Covid-19 Covid-19 Batam DAM Tembesi Delegasi Singapura Dermaga Layang Dinkes Kepri Direktur Hukum Direktur Kenavigasian Direktur Keuangan Dishub Batam Disinfektan Ditpolairud Polda Kepri DJBC DPRD RI Edy Putra Ekonomi Ekspor dan Import Barang Ekspor Ikan Ekspor Kepri Ekspor Naik Fashion Fasilitas Umum Fish Mart Foods Forum Diskusi Forum Satu Data Frontliners Gaji Bulanan Galang Galeri Gallery Gelar Rapat GMNC IX Graphic Design GWR Hang nadim Hang Nadim Batam Hapus Denda Hari Jadi Ke 20 Harris Resort Waterffront Batam Headline Helikopter SAR Himbauan Himbauan Covid-19 Hukum HUT RI IAID 2019 Idul Adha 1440H Idul Fitri IFC Singapore IHK Ikan Ikan Sidat Ilegal Fishing Impor Import APD dan Alkes Indeks Trading Across Borders Indonesia Industri Inflasi Internasional Investasi IPB IPPOB Jaga Jarak Jajaran Kemenhub Januari-Maret Jaring Apung Jatuh Kelaut Jepang Jilid II JKDM Joko Widodo Juni 2019 Kadin Kadis Budpar Kadisperindag Kepri Kampung Tua Kapal Bubu Tangkap Kepiting Kapal Fiber Kapal Rusia Kapal Tenggelam Kapolresta Barelang Kapolri Karimun Karya Anak Bangsa Kawasan Pusat Bisnis Batam Kebakaran Kebutuhan Pangan Kegiatan Keagamaan Kejuaraan Taekwondo Keluar Rumah Kemaritiman Kemenko Marves Kementrian Agama Batam Kemnhub RI Kenaikkan Kepala BKIPM Kepri Kepulauan riau Kerjasama Kesultanan Tidore Ketua Asosiasi HRD Manager Hotel Batam Ketua Gugus Tugas Khusus Penyakit Menular Kijing Kirana angkasa KJRI Johor Bahru KKP KKP Kelas 1 Batam KM Kelud KM Lintas Laut 3 KM. Satoni KMP Sembilang KMS KN Tanjung Datu 301 Kolam Renang Kominfo Komisi III DPRD RI Konjen Singapura-Batam Kosong Kota Batam KPBPB Batam KPK KRI Kakap - 881 KSB KSOP Batam KSOP Kelas I Dumai Kunjungan Kehormatan Kunker Lapas Batam Larangan Ekspor Limbah Plastik Lingga Lockdown Logistik Luhut Binsar Pandjaitan Mahasiswa Mako Lantamal VI Malaysia Mamin Man Over Boat Manado Marina Line Maritim raya Masa Covid-19 Masa Pandemi Covid-19 Masker Media Batam Meninggal Dunia Menkeu RI Menko Maritim Menko Maritim RI Menko Marves Menko PMK Menlu Menperin Mentarau Menteri Agama Menteri Kelautan dan Perikanan RI Menteri Susi Migas Mikol Motion Design Movies Music MV. Nika Nagoya Narkoba Nasional Nelayan Nelayan Bintan Net1 No.23 Tahun 2020 Non Migas Nongsa ODP Oknum Oknum PNS Operasi Aman Nusa II Operasi Terpusat ORI Kepri OTT Pademi Corona Pangkalan udara Panglima TNI Paripurna DPRD Batam Pasar Tutu PAT Patroli PBB-P2 PDP Pejabat dan Staff Pelabuhan Pelabuhan Batam Pelabuhan Batam Centre Pelabuhan Maumere Pelabuhan Tanjung Buton Pelabuhan Tanjung Pinggir Pelajar Pelatihan Pelatihan Kerja Pelayaran Pembahasan Road Map Pembersih Tangan Pemerintahan Batam Pemindai Suhu Tubuh Pemkab Lingga Pemko Batam Pemuda Pemulangan Penanganan Penanganan Covid-19 Penanganan Persebaran Covid-19 Pencarian Korban Pencemaran Pengamanan Pengukur Suhu Tubuh Pengunjung Kurang Pengurangan Jam Kerja Pengusaha Batam Penyeludupan Penyesuaian Jadwal People Perairan Bintan Perairan Nongsa Perairan Selat Malaka Percepat Layanan Import Peresmian Perhotelan Batam Perikanan Perjalanan Dinas Permendag RI Pers Gathering Perusahaan Phone Plt Gubernur Plt Gubernur Kepri PM No.7 2019 PMI PNS Pokja IV Polda Kepri Politeknik politik Polres Karimun Polresta Barelang Polsek Belakang Padang Polsek KKP Batam Pos Perbatasan Presiden Print Design Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan Promo Harrisku PSDKP PT. Angkasa Pura II Pulau Kanaan Pulau Terdepan Pulau Terong Puluhan WNI Qurban Ragam Ramadhan Ranperda Kampung Tua Rapat Finansial Rapat Sosialisasi Rapat Tingkat Menteri RAPBN Regulasi Rekor Dunia RI 1 Rice Cooker Rp 14 Miliar Rp 9.8 Miliar RS Khusus Virus RS Virus RTM Ruli Simpang DAM Sabu Sabu 2.3 Gram SAR Gabungan SAR Tanjungpinang SAR TPI Satgas PKE Satreskrim Satwas PSDKP Sayur Mayur SB Tenggiri IV Scrap Impor SDM SDM Unggul Indonesia Maju Sekolah Sekolah vokasi batam Sekupang Semakin Meningkat Semprot Disinfektan Server Short Singapura Sistem Manajemen Keselamatan Kapal SMAN 1 Batam Sosial Distancing Speed Boat Speedboat Sport Sports Sterilisasi Bakteri sumut Surakarta Surat Edaran Surat Kapolri Taekwondo Taekwondo Indonesia Tanjung Balai Karimun Tanjung uban Tanjung Uncang Tanjungpinang Tanki Meledak Tax Amnesty Technology Teluk Mata Ikan Telur Penyu Test Thermal Scanner Tiban Tidore Tiga Pokja Tiket Turun Tim Pengarah Gugus Tugas Tim Teknis Title Toko Obat TPI Online Travel TTS Tuan Rumah Tumpang Tindih Kewenangan Turun Udang UKM Taekwondo UNS United States Coast Guard Universitas Sebelas Maret Update US 350 USCG UTC6 Video Video Conerence Virus Corona Vitamin C Wabah Covid-19 Wajib Masker Wali Kota Batam Warga Nato Warga Ruli Muka Kuning WASI WBK Web Design WNI Workshop Zona Integritas



maritimraya.com - Batam, Dalam rangka meningkatkan pendapatan, fasilitas dan pelayanan Kuningan Guest House (KGH), Kantor Perwakilan BP Batam Jakarta menjalin kerja sama dengan PT Parahita Kohai Sahitya tentang Sewa Menyewa Ruang Tertutup di KGH seluas 31,5 m2 dengan peruntukan restoran Kohai Sushi.

Penandatanganan kontrak kerja sama dilakukan oleh Kepala Kantor Perwakilan BP Batam, Purnomo Andiantono dan Direktur Utama PT Parahita Kohai Sahitya, Aldrian Elmo Mahardika Effendi, Selasa (29/9), di Kantor Perwakilan BP Batam, Jakarta.

PT Parahita Kohai Sahitya adalah sebuah perusahaan yang didirikan oleh komunitas anak milenial yang bergerak di bidang perdagangan, penyediaan akomodasi serta penyediaan makan dan minum, dengan nama “Kohai Sushi Bar”.

Purnomo Andiantono, dalam sambutannya mengatakan, pihaknya menyambut baik kerja sama ini dan mengharapkan akan saling menguntungkan dan meningkatkan pendapatan bagi kedua belah pihak. 

Direktur Utama PT Parahita Kohai Sahitya, Aldrian Elmo Mahardika Effendi, mengemukakan, Kohai tertarik untuk mendirikan restoran pertamanya di KGH karena lokasinya yang strategis, dekat dengan apartemen dan perkantoran di daerah segitiga emas. 

“Dan yang paling menarik adalah suasana KGH memiliki konsep yang cocok dengan nuansa Jepang. Sehingga dapat membuat pengunjung yang ke KGH akan merasakan sensasi makan di Jepang,” kata Aldrian Elmo Mahardika Effendi.

Aldrian melanjutkan, setelah kontrak resmi ini, untuk pertama kalinya, Kohai akan dibuka pada Kamis, 1 Oktober 2020. Terkait dengan situasi pandemi Covid-19, Kohai akan membuka layanan delivery, take away ataupun makan di mobil karena Kota Jakarta masih menerapkan PSBB. 

KGH yang berlokasi di Pusat Bisnis Mega Kuningan, Jakarta Selatan, merupakan asset/BMN BP Batam UPKPB Kantor Perwakilan Jakarta yang dikomersilkan untuk umum. Selain Kohai Sushi Bar, KGH juga sudah bekerja sama dengan tenant, yaitu “Meanwhile Coffee”. 

Dalam kesempatan itu, Kepala Kantor Perwakilan BP Batam juga menghimbau dan mempromosikan KGH kepada masyarakat Batam, agar saat berkunjung ke Jakarta dapat memilih menginap di KGH dan menikmati fasilitasnya. 

Ia mengatakan, selain lokasinya yang strategis dengan harga yang terjangkau. Transportasinya pun mudah dengan menu makanan yang bervariatif. KGH juga telah menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Selain penginapan, kami juga menyewakan ruang rapat untuk kegiatan Forum Group Discussion (FGD), seminar, teleconference dan menyediakan alat untuk video conference, proyektor, sound system, dan semua alat-alat keperluan acara yang lengkap,” kata Purnomo Andiantono. 

Bagi kalangan masyarakat yang tertarik mencoba menginap di KGH, dapat menghubungi Kuningan Guest House, Mega Kuningan, Jalan Perintis No. 16, Setia Budi, Karet Kuningan, RT. 3/RW. 5, Kuningan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12950, telefon (021) 5250948. 
(Hms - redaksi)



maritimraya.com Batam, Pelabuhan Indonesia (PT. Pelindo I) cabang Batam kini dinahkodai muka baru  yang  memiliki segudang pengalaman di dunia pemanduan dan kepelabuhanan dia adalah Capt. Al Abrar menggantikan Capt. Pasogit Satrya S .

 Pria yang menjabat sebagai General Manejer (GM) Pelindo 1 cabang Batam pada awal September lalu  saat ditemui awak media diruang kerjanya pada Senin (28/9)   sangat konsen terhadap perkembangan  marine dan arah bisnis kedepan.

" Kami Pelindo I lebih konsen ke bisnis marine"katanya,saat di singgung  progres pengelolaan pelabuhan Batu Ampar   kerjasama BP Batam dengan Pelindo II.

Mantan GM. Pelindo 1 Sei Pakning mengatakan selalu membuka komunikasi dan membangun sinergi bersama regulator,stake holder  berintegrasi untuk kemajuan bisnis marine, dan menemui pengguna jasa pemanduan yang setia kepada Pelindo serta melebarkan market seluasnya, guna mengejar peluang bisnis yang sangat besar sekali lalu lintas kapal di perairan selat malaka

" Kita selalu meningkatkan SDM dan Armada kapal Tunda, pilot pandu untuk pengguna jasa pemanduan di Batam, Sambu dan Perairan Nipa, hal ini prioritas utama untuk keamanan dan keselamatan pelayaran"


Diterangkanya kegiatan pemanduan di Batam bekerjasama dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam, pulau Sambu bekerjasama dengan Pertamina, dan perairan Nipa melakukan ship to Ship bekerjasama dengan PT. maxstreel Dyry Nusa.
Guna mendukung kegiatan jasa pemanduan dan ship to ship (STS) pihaknya telah menambah kapal tunda yang memiliki house power yang besar sebanyak 3 unit kapal tunda, dan 5 pilot boat dengan kecepatan tinggi.

Selain itu terus meng upgrade14 orang petugas pemanduan dan meningkatkan sertifikasi dan kompetensi mulai dari ANT III, ANT II,ANT I dan laut dalam

"Dari 14 orang petugas pemanduan meliputi 9 orang di Batam termasuk Capt Al Abrar,, dan 4 orang di Sambu.

Diketahui kegiatan pemanduan kapal di Batam dan perairan Nipa yang mengantongi perizinan legalitas dari pemerintah selain Pelindo juga ada dari perusahaan swasta murni yakni PT. Pelayaran pulau Persada dan PT. Bias Group.

Menurutnya kehadiran perusahaan swasta tentu disambut dengan baik, dan saling bekerja sama untuk menggarap potensi luar biasa lalu lintas kapal di perairan selat Malaka yang sejatinya  wilayah perairan Kita, dan kesetaraan tarif juga menjadi pedoman dalam rangka membangun bisnis marine.

" Kita head to head dengan negara tetangga, untuk itu kedepanya Pelindo I,II,III, dan IV dan dari swasta saling kerjasama,, termasuk kesetaraan tarif dapat bersaing dengan negara tetangga, karena selat Malaka ini wilayah kita tentu saya kira kitalah jadi Leadernya" pungkasnya.
Redaksi




maritimraya.com - Batam, Komisi VI DPR RI menyetujui Pagu Anggaran Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas Dan Pelabuhan Bebas Batam (BP Batam) berdasarkan Surat Bersama Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor S-692/MK.02/2020 dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas RI dan Nomor B.636/M.PPN/D.8/KU.01.01/08/2020 tanggal 5 Agustus 2020 sebesar Rp2.014.200.000.000,-.

Hal ini diputuskan oleh Komisi VI DPR RI setelah melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun 2021 bersama BP Batam yang dipimpin oleh Ketua Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Faisol Riza, pada Selasa (22/9/2020) siang, bertempat di Gedung Nusantara I DPR RI, Jakarta.

Pada RDP RKA tersebut, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi didampingi Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan, Wahjoe Triwidjo Koentjoro, memaparkan Penyesuaian RKA BP Batam Tahun 2021 berdasarkan hasil persetujuan Banggar DPR RI.

Kepala BP Batam mengucapkan terima kasih atas dukungan berkelanjutan dari Pimpinan dan Anggota Komisi VI DPR RI terhadap semua proses penganggaran dan pembangunan yang dilaksanakan oleh BP Batam. 

Kepala BP Batam, mengatakan, dalam tahun 2021, fokus pembangunan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam adalah pemulihan Industri, Pariwisata dan Investasi.

“Sejalan dengan salah satu fokus Pembangunan Nasional dalam Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2021, dalam Rencana Strategis (Renstra) BP Batam Tahun 2020-2024, BP Batam akan mendukung perkembangan empat sektor prioritas, yaitu industri manufaktur, industri jasa, pengembangan logistik, dan pariwisata,” kata Kepala BP Batam, Muhammad Rudi.

Adapun 4 sektor prioritas tersebut, antara lain
1) Industri manufaktur yang mempunyai nilai tambah tinggi, seperti industri kedirgantaraan, smartphone dan shipyard, pengembangan informasi dan komunikasi;
2) Industri jasa, seperti maintenance, repair and overhaul (MRO) pesawat dan kapal shipbuilding dan shipyard, pengembangan jasa kesehatan dan pendidikan internasional, serta financial services, khususnya digital finance;
3) Kegiatan logistik, seperti transhipment e-commerce, warehouse dan infrastructure link; dan
4) Pariwisata yang berfokus pada pembangunan destinasi wisata dan event pariwisata, serta pengembangan industri kreatif (sinematografi).
Kepala BP Batam mengatakan, sebelumnya, dalam RDP pada 2 September 2020 lalu, pagu alokasi yang telah diusulkan dan kemudian telah disetujui Komisi VI adalah Rp1.789,66 miliar, atau lebih rendah Rp224,54 miliar dari pagu anggarannya yang telah mencapai Rp2.014,20 miliar.

“Usulan tersebut kami sampaikan dengan pertimbangan bahwa pengaruh pandemi Covid-19 akan berdampak negatif terhadap potensi PNBP yang akan dipungut oleh BP Batam dalam tahun 2021, sehingga lebih rendah Rp224,54 miliar menjadi Rp1.445,66 miliar,” kata Muhammad Rudi. 

Namun dalam perkembangan terkini, proyeksi PNBP sebesar Rp1.670,20 miliar akan dapat dicapai sejalan dengan adanya kenaikan potensi PNBP dari pengelolaan air bersih dan dari pengelolaan lahan. 

“Oleh karena itu, kami mengusulkan agar pagu alokasi anggaran BP Batam tahun 2021 tetap sama dengan pagu anggarannya, yaitu sebesar Rp2.014,20 miliar,” kata Kepala BP Batam.

Pagu Alokasi tersebut akan digunakan untuk mendanai dua program BP Batam, yaitu Program Dukungan Manajemen sebesar Rp816,74 miliar atau 40,55 persen, dan Program Pengembangan Kawasan Strategis sebesar Rp1.197,46 miliar atau 59,45 persen.

Turut hadir dalam RDP tersebut, para anggota Komisi VI DPR RI, Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha, Kurnia Toha, Kepala Badan Standardisasi Nasional, Bambang Prasetya dan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Bebas Sabang, Iskandar Zulkarnaen. 
(Hms - Redaksi)



maritimraya.com - Batam, Dalam rangka menjaga kesehatan tubuh dan kesiapan dalam menghadapi pandemi Covid-19, Direktorat Pengamanan Aset (Ditpam) BP Batam melaksanakan Kesamaptaan Jasmani, pada Rabu (23/9/2020) pagi di Stadion Temenggung Abdul Jamal, Muka Kuning, Batam.

Kegiatan ini telah dilaksanakan sejak Senin lalu dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. 

Sebelum kegiatan kesamaptaan jasmani dilakukan, sedikitnya 300 pegawai Ditpam BP Batam telah melakukan pemeriksaan kesehatan di RSBP Batam. 

“Rangkaian kegiatan kesamaptaan terdiri dari olah tubuh, seperti lari keliling lapangan bola dalam waktu 12 menit, shuttle run, push up, dan diakhiri dengan sit up. Karena aktifitas Ditpam banyak di lapangan, apalagi kondisi pandemi seperti ini, kami lakukan kesamaptaan agar bisa meningkatkan imun rekan-rekan Ditpam,” kata Direktur Pengamanan Aset BP Batam, Mochammad Badrus.

Ia melanjutkan, kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan minimal sekali dalam setahun, dan direncanakan menjadi agenda rutin Direktorat Pengamanan Aset BP Batam. 

Selain itu, dalam waktu dekat juga akan dilaksanakan olahraga bersama dengan seluruh pegawai Ditpam BP Batam.

“Kami juga memberikan kesempatan kepada rekan-rekan Ditpam BP Batam untuk menjajal bakat di bidang olahraga lainnya, salah satunya adalah bola voli. Alhamdulillah skill-nya terasah karena sering diikutsertakan dalam beberapa turnamen-turnamen di Kota Batam,” ujar Badrus.

Ia berharap melalui kesamaptaan jasmani ini, tingkat kekuatan fisik para pegawai Ditpam BP Batam dapat terukur dan mampu mendeteksi dini kondisi tubuh pegawai yang kurang prima. 
(Hms - Redaksi)



maritimraya.com - Batam, Badan Pengusahaan (BP) Batam meraih penghargaan BMN Awards 2020 dari Menteri Keuangan RI dalam ajang BMN Awards 2020 yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan RI.

Penghargaan itu diserahkan oleh Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani, dalam acara Rapat Kerja Nasional Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah tahun 2020, Selasa, 22 September 2020, di Jakarta.

Sejalan dengan isu yang relevan saat ini, Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah 2020 mengusung tema Tantangan Akuntabilitas Keuangan Negara dalam Penanganan Pandemi Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Penghargaan yang diraih oleh BP Batam tersebut, yaitu Pengelolaan BMN Terbaik untuk kategori Sertipikasi BMN. 

BP Batam termasuk dalam kelompok 1 bersama dengan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang dan Badan Intelijen Negara (BIN). 

BP Batam meraih peringkat Kedua untuk Kategori Sertipikasi BMN. Sementara, peringkat pertama diberikan kepada Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang dan peringkat ketiga diraih oleh Badan Intelijen Negara. 

Pada tahun ini, BP Batam juga mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian atas Laporan Keuangan Tahun 2019 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Penyerahan penghargaan BMN Awards 2020 ini dilakukan secara daring yang dihadiri oleh Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto dan Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro.

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani, dalam sambutannya mengatakan, melalui kegiatan ini Pemerintah memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Kementerian Negara/Lembaga dan Pemerintah Daerah yang Laporan Keuangannya memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), serta kepada Kementerian Negara/Lembaga dengan pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) terbaik. 

“Saya sangat menghargai dengan makin meningkatnya jumlah Kementerian/Lembaga serta Pemerintah Daerah yang berhasil mendapatkan opini tertinggi dari BPK, yaitu opini Wajar Tanpa Pengecualian. Saya juga berharap bahwa capaian tersebut akan terus dipertahankan dan ditingkatkan, dan juga merupakan indikator semakin meningkatnya tata kelola di semua Kementerian dan Lembaga maupun Pemerintah Daerah,” ungkap Menteri Keuangan.

Selain itu, Menteri Keuangan juga mengapresiasi kepada seluruh Kementerian/Lembaga atas kinerja dalam mengelola BMN. “Saya juga ingin menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada seluruh Kementerian/Lembaga atas kinerja terbaiknya di dalam mengelola barang milik negara ini. Kita, Kementerian/Lembaga Negara akan diharapkan terus melakukan perbaikan dalam pengelolaan barang milik negara,” jelas Sri Mulyani.

Menteri Keuangan menegaskan, penatausahaan BMN merupakan sikap yang tidak terpisah dari rasa mengelola keuangan negara. “Dengan kondisi saat ini, peran nyata Barang Milik Negara dan Barang Milik Daerah adalah sangat penting dan kita harus mengupayakan agar BMN tidak menjadi sia-sia atau tidak bermanfaat. Dalam kondisi penanganan Covid saat ini, kita melihat banyak Barang Milik Negara yang bisa dimanfaatkan secara optimal sebagai ruang isolasi atau bahkan fasilitas observasi dan perawatan seperti yang dilakukan di Pulau Galang, Wisma Atlet dan Asrama Haji Pondok Gede,” terang Menkeu.

BMN Awards atau Anugerah Pengelolaan BMN merupakan apresiasi dari Kementerian Keuangan kepada Kementerian Negara/Lembaga dan Pemerintah Daerah yang Laporan Keuangannya memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), serta kepada Kementerian Negara/Lembaga dengan pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) terbaik.

Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, usai mengikuti rakernas mengatakan, pihaknya merasa bersyukur atas pencapaian BP Batam pada tahun 2020 ini yang telah memperoleh dua penghargaan tinggi dari BPK dan Kementerian Keuangan RI. Purwiyanto mendorong jajarannya untuk berinovasi dan melakukan terobosan dengan berlandaskan pada budaya kerja atau SPIRIT BP Batam.

“Kami mengapresiasi penghargaan dan pencapaian tersebut. Ini menandakan bahwa penyusunan laporan keuangan dan pengelolaan BMN di BP Batam dilakukan secara serius dan ada peningkatan, dan ini harus kita pertahankan. Kami berharap juga agar ke depan pengelolaan BMN atau aset milik negara di BP Batam ini dapat dikelola lebih optimal. Oleh karena itu perlu ada terobosan dan inovasi dari unit kerja yang menanganinya,” kata Wakil Kepala BP Batam.

Sementara itu, Kepala Biro Umum, Budi Susilo, mengatakan, BP Batam menerima penghargaan untuk kategori Sertipikasi BMN untuk pertama kalinya. Ia mengatakan target di tahun 2019 sebenarnya BP Batam menyelesaikan 20 persil sertipikat, namun kita dapat menyelesaikan lebih dari targetnya sebanyak 43 persil sertipikat yang telah kita siapkan. 

“Penghargaan ini tidak lepas dari kerja sama seluruh pihak terkait, baik dari Biro Umum, Direktorat Pengelolaan Lahan, Direktorat Infrastruktur Kawasan, dan juga pengurusan ini kita lakukan ke BPN serta berkerja sama dengan KPKNL. Semoga ke depannya kita dapat bekerja lebih baik lagi sesuai prosedur yang sudah ditetapkan,” kata Budi Susilo.

Kementerian Keuangan RI memberikan penghargaan pengelolaan BMN (BMN Awards) kepada Kementerian/Lembaga yang memiliki kinerja terbaik dalam tiga kelompok pada lima kategori, yakni Kategori Utilisasi BMN, Kualitas pelaporan BMN, Sertipikasi BMN, Peningkatan Tata Kelola Berkelanjutan (continuous improvement) dan Kategori Kerja Sama Tata Kelola Antarkementerian/Lembaga (peer collaboration). 
(Hms-redaksi)



maritimraya.com - Batam, Kantor Imigrasi kelas II TPI yang berada di kecamatan Belakang Padang Kota Batam provinsi Kepri Semangkin berbenah dari mulai pindah menempati Gedung baru kini menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)

Gedung baru berlantai tiga yang diresmikan oleh Inspektur Jenderal kemenkumham awal tahun 2020  telah dilengkapi fasilitas yang lengkap untuk kenyamanan pelayanan baik pegawai maupun masyarakat  guna menuju zona integritas.

Kepala Imigrasi Kelas II Belakang Padang Ronald Arman Abdullah yang diwakili Kasubsi penindakan 
Rian Dharma Putra kepada awak media  pada Selasa (22/9) mengatakan  sesuai  kriteria predikat WBK dengan memenuhi :  fasilitas (ruang Internet, pelayanan berkebutuhan khusus / penyandang Disabilitas, ibu menyusui ), SDM,  serta pelayanan berbasis komputerisasi. 

"Tadi Kakanwil Kemenkumham  bersama petinggi kemenkumham Provinsi Kepri datang melihat sejauh mana kesiapan kantor Imigrasi belakang Padang  memenuhi kelayakan predikat WBK" Ujarnya didampingi Kasubsi Intelijen Ganda Lorensius Nadeak.

 Kita sekarang berkomitmen urusan pelayanan tidak ada tawar menawar, semaksimal mungkin masyarakat  nyaman,  petugas sekarang bekerja dengan sistim komputerisasi  baik untuk pelayanan keagenan pengurusan dokumen kru kapal asing dan pengurusan paspor .

"Terkait kapal asing MV. Shahraz yang kandas di perairan batu berenti, imigrasi belakang Padang melalui Menkumham mendapat apresiasi dari Dubes RI- Tehran karena  memfasilitasi visa biasa orang asing untuk Tim Investigasi dan perbaikan kapal MV.Shahraz" Ucapnya.

 Dikatakanya kantor imigrasi di Belakang Padang  merupakan kantor pertama yang ada di Kepulauan Riau (Kepri) sejak tahun 1950an namun seakan tenggelam, untuk itu Marwah ini harus kita kembalikan 

"Kantor Imigrasi  ini tertua di Kepri, tapi seakan tenggelam, jadi kita mau kembalikan Marwah kantor Imigrasi Belakang Padang  di pulau " Penawar rindu" semakin berkelas " Ujarnya.

Untuk itu marwah  kantor Imigrasi Belakang Padang kota Batam kita tegakan diawali dengan predikat WBK, setelah itu baru masuk  Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).
Redaksi



maritimraya.com- Batam, Badan Pengusahaan (BP) Batam menurunkan tim voli unggulan untuk berlaga dalam Turnamen Gubernur Kepri Cup 2020 yang dilaksanakan di Lapangan Bola Voli Tanjung Uma, Batam.

Dari 16 Tim yang bertanding, BP Batam menurunkan 2 tim putra unggulan di antaranya adalah Tim BP Batam A dan Tim BP Batam B, yang terdiri dari para pegawai Direktorat Pengamanan Aset BP Batam.

Mereka bertanding untuk tampil sebagai juara. 

Kepala Seksi Pengamanan Aset dan Instalasi Ditpam BP Batam, selaku Ketua Tim, Endro Susanto, mengatakan, meski para kontingen yang bertanding berasal dari masyarakat umum, ia optimis, Tm Voli BP Batam di bawah pembinaan Direktur Pengamanan Aset BP Batam, akan menjadi juara dalam turnamen voli tersebut. 

“Untuk tingkat Kota Batam, kami optimis karena pola permainan lawan sudah kami baca,” ujar Endro saat mendampingi timnya bertanding Senin kemarin sore (21/9/2020).

Dari kedua tim yang bertanding kemarin sore, Tim BP Batam B berhasil melaju ke babak final dengan skor 3-1 atas Tim BP Batam A. 

Kemenangan Tim BP Batam B mengantarkan mereka untuk berhadapan dengan Tim Voli Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) yang akan dilangsungkan pada Hari Sabtu (27/9/2020) mendatang di lokasi yang sama pada pukul 18.30 WIB.

“Tim BP Batam A nantinya akan bertanding dengan Tim Voli TNI-POLRI untuk memperebutkan juara 3. Mudah-mudahan kedua tim bermain dengan maksimal dan mendapatkan hasil yang baik,” harap Endro.

Selain berlaga di Turnamen Gubernur Kepri Cup, Tim Voli BP Batam juga akan bertanding di Turnamen B’right Batec 2020 pada Rabu (23/9/2020) mendatang. 

Prayuli Irianti, selaku pelatih, mengatakan, dari 16 tim putra yang akan bertanding, BP Batam kembali mengirimkan 2 tim putra, di mana salah satunya adalah tim kategori veteran yang terdiri dari karyawan berusia di atas 40 tahun.

“Tim putri tidak diturunkan karena kuotanya sudah penuh, jadi kami memaksimalkan performa 2 tim putra yang akan bertanding,” ujar Prayuli.

Lebih lanjut, Prayuli, mengatakan, latihan untuk bertanding di kedua turnamen ini disiapkan secara khusus, dengan frekuensi latihan 3 kali dalam seminggu, yaitu pada Senin, Rabu dan Jumat bertempat di lapangan voli Perumahan Citra Batam, Batam Center. 

“Latihannya dimulai pada pukul 19.00 WIB. Dan sesekali kita latihan di Sport Hall Temenggung Abdul Jamal. Selain tim putra, kami juga melatih tim putri yang terdiri dari keluarga pegawai BP Batam. Kalau ada masyarakat umum yang ingin bergabung dan ikut latihan, kami persilakan,” tutup Prayuli. 
(Hms /redaksi)




 maritimraya.com - Bintan, Sejumlah kelong nelayan  di kabupaten Bintan beberapa pekan ini mengalami musibah, kelong milik Rohman ambruk akibat hantaman angin puting beliung , dan pada Minggu siang (20/9) kelong nelayan atas nama  Nardi terbakar dilalap sijago merah.

Kejadian ini tidak memakan korban jiwa, namun kedua nelayan tradisional usaha perikanan laut ini mengalami kerugian berkisar seratus juta lebih.

 Menurut sumber beberapa pekan ini angin puting beliung menerpa kawasan kampung pulau Pucung desa malang rapat  kecamatan Gunung Kijang Kabupaten Bintan.

" musibah Kelong Rohman ambruk karena cuaca  ekstrem angin puting beliung, sedangkan kelong Nardi yang terbakar diduga  kelalaian pekerja lupa memeriksa api setelah memasak ikan bilis tadi malam." Ujarnya

Akibat musibah ini nelayan kesulitan membangun kembali usahanya  yang selama ini jadi tumpuan hidupnya, untuk itu uluran bantuan dari pemerintah kabupaten Bintan dan donatur dapat meringankan beban yang dialami nelayan tradisional.

Ketua  Dewan Pengurus Daerah Kesatauan Nelayan Tradisional Indonesia (DPD KNTI) Kabupaten Bintan Syukur Heriyanto mengatakan     masalah yang menimpa nelayan adalah masalah kita bersama tentu kita cari solusinya, bagaimana saudara kita ini yang kena musibah bisa membangun kembali usahanya.

"Kami akan lakukan pertemuan kapada seluruh nelayan terkait musibah ini, serta mengingatkan agar bisa lebih hati- hati dengan  cuaca ekstrem sekarang ini, " Terangnya.

 Selain itu perlu penanganan khusus buat keselamatan dan keamanan Kelong nelayan di laut.

Hal itu dikatakanya tingkat keamanan mulai terusik karena beberapa kelong nelayan mengalami kehilangan barang ketika kelong di tinggal pulang pada siang hari oleh pemiliknya diduga dilakukan pencuri.

 Ketua KNTI yang akrab dipanggil Bang Buyung ini menyinggung program pemerintah peduli nelayan  seperti,  Asuaransi,BBM, Bantuan subsidi,Upah kerja yang minim, BPJS kesehatan  merupakan harapan yang sangat mendasar buat perubahan yang lebih baik bagi kehidupan Nelayan.

 "Kami tentu ingin program ini dipenuhi dan terealisasi, jika hanya janji, saya pun bisa."ungkap Buyung.
( Redaksi )



 maritimraya.com- Batam, Dermaga selatan Pelabuhan umum Batu Ampar Batam dikeluhkan sejumlah pengguna jasa, hal ini dikarenakan akses menuju dermaga tersebut jalannya amblas dengan radius sekitar sepuluh meter dan kondisinya Semangkin melebar

Pemandangan  ini terlihat saat  kendaraan menuju dermaga selatan tampak  ada lobang menganga yang cukup dalam dan di pembatas seng pengaman sepanjang jalan amblas hingga ke kolam 

Syahril ( nama samaran) salah satu  supir kontainer  kepada awak media   Sabtu (19/9) mengatakan Kondisi  jalan amblas di sekitar dermaga selatan tersebut terjadi hampir tiga tahun yang lalu, sehingga kendaraan yang lalu lalang mengangkut barang   ekstra hati hati keluar/masuk dermaga selatan karena terjadi penyepitan jalan.

Jalan dermaga selatan dengan panjang jalan sekitar 350 meter selain akses ke lapangan penumpukan kontainer juga dilalui kendaraan berat, bongkar muat peti kemas, serta lalu lalang  kendaraan  Bus DAMRI cateran PT. Pelni untuk mengangkut penumpang dari terminal keberangkatan menuju kapal KM. Kelud yang transit dua Minggu sekali sandar di ujung dermaga selatan.

Direktur  Badan Pengelolah pelabuhan Batam Nelson Idris saat di hubungi awak media pekan lalu mengatakan   persoalan jalan amblas pihaknya sudah membuat laporan ke kantor pusat BP Batam di Batam centre.

 " Kami disini (pelabuhan) sebagai user, untuk pembangunan infrastruktur pelabuhan hubungi kantor pusat di Batam Centre," Sebut Nelson.

Kerusakan jalan amblas di dermaga selatan  di pelabuhan Batu Ampar sepatutnya segera dilakukan perbaikan, karena akibat kondisi tersebut minimal dua kapal tidak bisa sandar  sebagaimna fungsinya. 

Padahal  setiap tahun berkisar ratusan miliyar yang ditagih dari pengguna jasa pelabuhan antaranya, pungutan uang sandar kapal dan jasa bongkar/muat, Pass pelabuhan, serta jasa penumpukan, tapi kini pelabuhan seakan tidak dirawat atau kerusakan dibiarkan bertahun tahun.

Secara terpisah  pengamat maritim Batam inisial Samsir  kepada awak media pada Sabtu (19/9) mengatakan keprihatinan kondisi pelabuhan pelat merah dan mempertanyakan kinerja pengelolah pelabuhan yang seakan terkesan ada pembiaran.

" Kami sebagai pemerhati maritim merasa perlu mempertanyakan BP Batam sebagai pengelolah pelabuhan terkait dana perawatan tahunan,dan kami boleh himbau pengguna jasa agar tidak lagi memasukan kapalnya ke Batu Ampar karena tidak sesuai dengan aturan kepelabuhan tentang keamanan dan keselamatan pelabuhan dan tidak sesuai dengan apa yg ditetapkan oleh IMO tentang ISPS Code," ucapnya.

Pelabuhan umum tertua berskala internasional complay dan mengantongi sertifikat  ISPS Code sepatutnya layak disinggahi kapal asing dari negara tetangga Singapura dan Malaysia, tentu ini perlu perhatian serius pemerintah pusat,

Selain itu disepanjang jalan 350 meter  jalan aspal bergelombang bilah hujan  jadi tampungan air, hal ini diduga penimbunan dermaga tidak  sesuai speck tehnis yg dibuat oleh arsitek atau para insinyiur dibidangnya sebagaimana layaknya proses penimbunan diurug tanah keras atau pasir laut dan material lainnya.

kemudian Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) khusus Batam selaku regulator  perlu dipertanyakan terkait fungsi  pengawasan penyelenggara pelabuhan dan selaku ketua advitsor ISPS Code serta  penanggung jawab atas keselamatan dan keamanan  pelayaran yang membawahi kepelabuhan dan kesyahbandaran.

  " Dalam waktu dekat kami akan menyurati kementerian perhubungan mempertanyakan kelayakan  pelabuhan ini  baik di  dermaga Selatan maupun Utara dan akan kami tembuskan ke IMO." Pungkasnya.
**Tim



maritimraya.com - Batam, epala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, melantik 58 pejabat tingkat II, III, IV dan Unit Usaha di lingkungan BP Batam, Jumat (18/9/2020) pagi, di Balairungsari, BP Batam, Batam Centre.

Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam Nomor 188 dan Nomor 189 Tahun 2020 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pejabat Struktural Tingkat II, III, IV dan Unit Usaha di Lingkungan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, dalam sambutannya mengatakan, dalam rotasi jabatan ini agar tidak berhenti untuk berinovasi demi kebaikan organisasi. Menurutnya, bila tidak ada inovasi, maka tidak ada perubahan seperti yang dicita-citakan oleh Presiden RI, para menteri dan seluruh karyawan di BP Batam.

“Kerja tidak boleh hanya normatif, hanya melihat tugas saja. Tapi mari ciptakan hal-hal terbaik untuk BP Batam. Saya memberi kesempatan kepada Saudara-saudara yang memiliki minat, niat, dan kemampuan, tanpa membeda-bedakan faktor usia dan pangkat. Apabila kami rasa mampu, maka akan dipromosikan sesuai dengan kesepakatan dari seluruh pimpinan BP Batam,” ungkap Muhammad Rudi.

Lebih lanjut, Muhammad Rudi, mengatakan, pelantikan ini juga dilakukan sebagai langkah baru untuk mengembalikan kejayaan BP Batam seperti sebelumnya. Hal tersebut akan terbangun bila para pemangku jabatan yang telah dilantik dapat melaksanaan cita-cita tersebut.

“Saya titip kepada Bapak dan Ibu, jabatan sudah di tangan dan tugas sudah di depan mata. Tinggal dilaksanakan saja. Jika kita sepakat untuk melaksanakannya dengan baik, saya yakin, apa yang dikeluhkan oleh masyarakat akan selesai dan yang diinginkan pimpinan akan tercapai,” ujar Muhammad Rudi.

Ia juga mengingatkan kembali pesan yang disampaikan Presiden RI kepada BP Batam, agar BP Batam mampu menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi Pulau Batam. Ia berharap dengan pelantikan hari ini, niat baik untuk membangun Batam menjadi lebih baik dapat tercapai.

Adapun pejabat tingkat II yang dilantik, antara lain
1. Purnomo Andiantono, dilantik sebagai Kepala Kantor Perwakilan BP Batam Jakarta, yang sebelumnya menjabat Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal.

2. Harlas Buana, dipromosikan sebagai Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal, sebelumnya Harlas Buana menjabat sebagai Manajer Operasional Bandara Hang Nadim Batam.

3. Konstantin Siboro, dilantik sebagai Kepala Satuan Pemeriksa Intern. 

4. dr. Afdhalun Hakim, dilantik sebagai Direktur Badan Usaha Rumah Sakit BP Batam.

5. Budi Susilo, dipromosikan sebagai Kepala Biro Umum, sebelumnya ia menjabat sebagai Kepala Bagian Mutasi, Kesejahteraan dan Sistem Informasi SDM, Biro SDM dan Organisasi. 

6. Fesly Abadi Paranaon, dipromosikan sebaga Kepala Pusat Program Perencanaan Strategis. Fesly sebelumnya menjabat sebagai Kepala Subdit. Pembangunan Kepelabuhanan dan Bandara, Direktorat Infrastruktur Kawasan. 
(Hms)




maritimraya.com Jambi, nelayan tradisional yang berada di Kelurahan Mendahara Ilir Kecamatan Mendahara  Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi  resah terkait kegiatan penyedok kerang yang menggunakan alat mesin yang beroperasi dilaut pantai Mendahara semangkin merajalela. 

Hal ini selain merusak lingkungan hidup juga mengancam kelestarian biota laut yang berada di perairan tangkapan nelayan tradisional 

Heriyanto salah seorang nelayan tradisional Kelurahan Mendahara Ilir saat dijumpai awak media pada Rabu (15/9) memintak agar aparat terkait melalui Dinas Kelautan dan perikanan menindak tegas kegiatan  yang mengancam kehidupan biota laut.

 Dikatakanya  peralatan nelayan seperti  alat tangkap sondong dan dogol alias trol, belat pantai hingga nelayan jaring sedangkan nelayan tradisional hanya menggunakan alat tongkah untuk mencari kerang dipantai.

Peralatan tongkah atau peralatan apa adanya yang digunakan nelayan tradisional tersebut sebelumnya mendapatkan hasil tangkapan kerang berkisar 30 hingga 50 kg. Namun  sejak adanya tangkapan kerang penyedok yang menggunakan alat mesin, otomatis hasil yang kita dapatkan semangkin jauh berkurang.

 "Peralatan yang mereka gunakan dampaknya akan merusak ekosistem laut dengan sendirinya,habitat hewan laut seperti kerang akan bisa punah,”tegasnya dengan nada kesal.

Terpisah nelayan  Piyan menambahkan, sejak adanya nelayan penyedok kerang menggunakan alat mesin dampaknya  nelayan sondong maupun nelayan jaring, begitu juga dengan nelayan tradisional hasil tangkapan yang mereka dapatkan jauh berkurang. 

Sementara Lurah Kelurahan Mendahara Ilir, Saleh saat dikonfirmasi mengatakan nelayan penyedok kerang merupakan nelayan yang datangnya dari luar daerah, dan sering diamankan oleh petugas kepolisian agar tidak lagi beroperasi dilaut pantai wilayah perairan Mendahara.
" Kita selalu berkoordinasi dengan pihak tDKP dalam mencari solusi terkait kegiatan penyedok kerang" terang Saleh.

Sampai sejauh ini sanksi tegas dari DKP maupun dari pihak polisi perairan terkait keresahan nelayan tradisional,  belum maksimal karena masih menunggu perda atau payung hukumnya seperti apa, sanksi administrasi memang sudah dilakukan, bahkan mereka pernah membuat pernyataan untuk tidak mengulang kembali, tapi kenyataanya malah mereka kini kembali beroperasi" keluhnya
Mulyadi



maritimraya.com - Batam, Emmy seorang staff Koperasi Tenaga kerja Bongkar Muat (TKBM) Kota Batam  bersuka cita  mendapat  bantuan  pemerintah melalui kementerian Tenaga kerja  senilai Rp.2.4 JT/ orang secara bertahap.

Pria yang bekerja puluhan tahun  di koperasi TKBM Kota Batam saat ditemui awak media di warung koperasi TKBM bilangan Batu ampar pada Selasa (15/9) menjelaskan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari pemerintah ditransper melalui rekening Bank.

 " Kemarin ditransper  uang Rp..1.2 JT secara bertahap per dua bulan yakni  untuk bulan September dan Oktober  masuk ke rekening saya ,selanjutnya bulan depan ditransper lagi Rp.1.2 JT jadi total uang yang masuk ke rekening Rp.2.4 Jt" sebutnya.

Dikatakanya program bantuan pemerintah melalui kementerian tenaga kerja sangat membantu kebutuhan sehari - hari di masa pandemi Covid 19, 

 " kami sangat terbantu dengan adanya program BLT untuk pekerja berpenghasilan yang kurang memadai untuk kebutuhan sehari- hari, apalagi kegiatan bongkar muat di pelabuhan agak sepi" ucapnya.

Koperasi TKBM Kota Batam memiliki anggota sekitar 500 orang meliputi pengurus koperasi serta buruh pelabuhan dan  terdaptar  sebagai peserta BPJS Ketenaga kerjaan., dengan pendapatan menerima upah setiap orang  kurang dari Rp.5 JT/bulan.

" Tercatat hampir 100% Kami terdaptar sebagai peserta BPJS Ketenaga kerjaan dan memenuhi persyaratan menerima BLT, harapanya tahun depan bantuan seperti  ini berkelanjutan" Harapnya.


 Disebutkan  sesuai aturan yang berlaku Bantuan senilai Rp.2.4 J/ Orang diperuntukan bagi  Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri Sipil dan pekerja swasta yang memiliki pendapatan di bawah Rp.5 juta dan tercatat aktip menjadi peserta BPJS Ketenaga kerjaan.

Yakni tertuang pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 14 Tahun 2020 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji atau Upah bagi Pekerja atau Buruh dalam Penanganan Dampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Adapun jumlah penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU/BLT BPJS) dari pemerintah pada 2020 adalah sebanyak 15.500.000 pekerja
Redaksi



maritimraya.com - Batam, Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, memaparkan perkembangan investasi dan peluang investasi ke depan di Kawasan Perdagangan Bebas (Free Trade Zone) Batam dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), dalam sebuah Web Seminar (webinar) yang diselenggarakan oleh Singapore Manufacturing Federation (SMF), KADIN Indonesia Komite Singapura, serta Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Singapura, pada Selasa (15/9/2020), bertempat di gedung Marketing Center BP Batam, Batam Centre, Batam.

Dalam pemaparannya,  Muhammad Rudi, juga menyambut dengan tangan terbuka kepada SMF Singapura yang berencana untuk melakukan ekspansi usaha di Batam.

“Batam mendapat kehormatan sebagai salah satu tempat destinasi, khususnya bagi para anggota SMF yang mempunyai rencana membuka maupun relokasi usahanya. Dengan status seluruh Pulau Batam yang merupakan Free Trade Zone (FTZ) dan memiliki insentif investasi, pasti akan memudahkan SMF Singapura untuk berinvestasi di Batam,” ujar Muhammad Rudi.

Dikatakan Muhammad Rudi, sebagai bentuk komitmen, BP Batam siap membantu mewujudkan investasi di Batam Free Trade Zone (FTZ) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Rudi juga memperkenalkan Michael Goutama sebagai Kepala Urusan Ekonomi Internasional BP Batam untuk Singapura, sebagai perwakilan BP Batam di negara Singapura.
 
“Silahkan Bapak/Ibu langsung menghubungi Dr. Michael apabila ada pertanyaan mengenai Batam dan seputar pelayanan BP Batam, baik peluang maupun kemudahan berusaha di Batam,” kata Muhammad Rudi.

Sementara itu, Presiden Singapore Manufacturing Federation (SMF), Douglas Foo, mengatakan, webinar ini merupakan wujud dari hubungan baik yang telah dibangun Singapura dan Indonesia. Sekaligus menunjukkan kemampuan untuk beradaptasi dengan situasi untuk terus mencari cara untuk mengembangkan bisnis dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi kedua negara.

“Saya berharap webinar hari ini akan memberikan pengetahuan yang lebih baik kepada perusahaan tentang bagaimana kita dapat bekerja sama dalam perjalanan transformasi industri,” harap Douglas. 

Seminar daring yang bertajuk “Industrial Transformation and Its Opportunity” ini, menghadirkan beberapa pembicara, antara lain Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Singapura, Didik Eko Pujianto, Presiden Singapore Manufacturing Federation (SMF), Douglas Foo, Ketua KADIN Indonesia Komite Singapura, Michael Goutama, dan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, yang dihadiri para Deputi BP Batam dan staf. Hms



maritimraya.com -Jambi,  Calon wakil Gubernur Jambi, H. Syafril Nursal menggelar pertemuan dengan segenap  perwakilan wartawan di Jambi yang berlangsung di Rumah makan bilangan Sipin Kota Jambi, pada Sabtu (12/9).

 H. Syafril Nursal merupakan ketua umum Badan Musyawarah Keluarga Jambi (BMKJ) tingkat Nasional  yang ikut dalam kontesta Pilkada Provinsi Jambi  tahun ini resmi berpasangan dengan petahana H. Fachrori Umar.

Dalam sambutannya mengatakan, tahun ini  mencalonkan diri sebagai wakil Gubernur Jambi yang mendampingi H. Fachrori Umar yang diusung 5 partai yakni : Partai Demokrat, Gerindra, PPP, Hanura, Berkarya,
" saya mohon doa dari rekan-rekan wartawan agar bisa berjalan lancar," Ujarnya

Dikatakanya, dalam mengisi pembangunan yang berkelanjutan peran media sangat penting sehingga sejak dulu dirinya tidak pernah menghindar dari media.

Mantan Kapolda Sulawesi Tengah ini selanjutnya mengatakan motivasi menjadi wakil Gubernur, secara objektif adalah untuk pengabdian kepada masyarakat Provinsi Jambi.

Oleh karena itu jika diberi amanah dan kepercayaan untuk menyumbangkan tenaga, pikiran kalau diizinkan kami, H. Fachrori Umaf H. Syafril Nursal memimpin Provinsi Jambi di masa mendatang. Kesempatan itu adalah untuk membalas segala jasa negeri ini.

“ Saya selalu mengatakan kepada rekan-rekan saya tidak boleh membuat "pagar - pagar" dalam Pilkada,  sehingga orang  tidak bisa masuk, tetapi semua harus dibuka hubungan komunikasi dan masukan dari masyarak agar lebih leluasa,”  ungkapnya.
* Ilham



 Maritimraya.com-- Bintan, Segenap  Organisasi Kepemudaan Gunung Kijang mendukung pembangunan sektor pariwisata, jasa, perkebunan, khususnya sektor Industri  di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang Kabupaten Bintan Provinsi Kepri yang akan membuka penerimaan puluhan ribu tenaga kerja pada awal 2021.

Dalam acarah silahturahmi yang dihadiri kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bintan, Indra Hidayat, kepolisian, perangkat Camat, Desa, LSM, Pemuda Tempatan Gunung Kijang, Ormas, mahasiswa  pada Sabtu malam (12/9) membahas peluang membuka usaha menjadi rekanan bisnis dan penyerapan tenaga kerja masyarakat bintan di KEK Galang Batang.

 Koordinator Pemuda Gunung Kijang Rahmat Hidayat didampingi Buyung kepada awak media menyampaikan kehadiran PT. Bintan Alumina Indonesia (BAI) pengelolah KEK Galang Batang membawa dampak positif bagi perekonomian Bintan.

Hal itu terlihat dari perubahan perumahan masyarakat yang lebih produktif dengan membuka aneka usaha makanan/ minuman dan sewa menyewa.tempat tinggal.

Dikatakanya pemuda Gunung Kijang mendukung percepatan pembangunan KEK yang melibatkan tenaga kerja asing (TKA) profesional, sehingga rencana operasional  sektor industri sesuai target.

'Kami tak merasa terganggu sedikit pun dengan TKA yang datang beberapa waktu lalu sebab mereka sebagai tenaga ahli/ Teknis bekerja untuk menyiapakan projek dan di awal  tahun 2021 Ini kawasan Ekonomi Khusus KEK Galang Batang segera beroperasi," Ujarnya.

Disinggungnya juga terkait rencana  penerimaan tenaga kerja  di KEK Galang Batang agar masyarakat sekitar diberi kesempatan mendapat prioritas peluang kerja

" Kami selaku tokoh pemuda  berharap stake holder memberi prioritas masyarakat Tempatan untuk bekerja dan mendapat pelatihan," harapnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bintan Indra Hidayat mengapresiasi acara silahturahmi bersama segenap lapisan masyarakat, dan mengajak untuk terus menjaga kondusifitas sehingga investor nyaman berinvestasi.

Selain itu dikatakanya   ditengah pandemi Covid 19  kita semua dapat mengikuti protokol kesehatan dengan  menjaga jarak dan mengikuti kebiasaan baru dalam beraktifitas.

Penyelengaraan acara silahturahmi terlihat  yang hadir mengikuti aturan penerapan protokol kesehatan dan kegiatan ditutup dengan Do'a bersama.
*Redaksi



maritimraya.com - Batam, Anggota Bidang Pengusahaan Badan Pengusahaan (BP) Batam, Syahril Japarin, kembali  melakukan peninjauan di Waduk Sei-Harapan dan Agrowisata Marina BP Batam pada Sabtu (12/8/2020) pagi dengan bersepeda.

Peninjauan kali ini dilakukan untuk melihat dari dekat kondisi area tangkapan air Waduk Sei Harapan dan perkembangan Agrowisata Marina Badan Pengusahaan Batam. 

Sejumlah pejabat yang ikut goes sepeda  yakni  Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan (BU Fasling) BP Batam, Binsar Tambunan, Kepala Pusat Harmonisasi Kebijakan, Memet E. Rachmat, dan sejumlah pejabat tingkat III dan IV BP Batam yang kesemuanya bersepeda.

Direktur BU Fasling BP Batam, Binsar Tambunan, mengatakan, kunjungan pertama meninjau pembibitan pertamanan BP Batam dan dilanjutkan melihat lokasi tanaman hidroponik di lahan agrobisnis Temiang.

“Peninjauan dilakukan dengan bersepeda bersama Bifza CC dan MCC ke beberapa lokasi, yakni meninjau kebun pembibitan pertamanan BP Batam dan dilanjutkan melihat lokasi tanaman hidroponik di lahan agrobisnis Temiang. Setelah itu kami melanjutkan peninjauan ke Waduk Sei Harapan,” kata Binsar.

Titik terakhir dari peninjauan di Waduk Sei Harapan, Dikatakan Binsar, Lokasi spillway Waduk Sei Harapan, melimpah setinggi 4 cm, kita mengharapkan ketersediaan air di Pulau Batam tetap terjaga untuk ke depannya.

Binsar Tambunan menambahkan, pengamanan akan terus ditingkatkan oleh Tim Patroli BP Batam yang terdiri dari Direktorat Pengamanan Aset dan BU Fasling dalam penjagaan catchment area.

Maulana Syahfutra, salah seorang anggota BIFZA CC, menginformasikan, dalam peninjauan ini sedikitnya 50 pesepeda dari komunitas BIFZA Cycling Community dan Mandiri Cycling Club (MCC) ikut serta dengan menempuh jarak sepanjang 21 kilometer.

Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Syahril Japarin, berpesan untuk seluruh stakeholder harus bersama-sama untuk terus menjaga daerah tangkapan air  waduk agar ketahanan air baku dari segi 3K (Kualitas, Kuantitas dan Kontinuitas) di Batam tetap terjaga. 

“Karena menjaga dan mempertahankan lebih sulit dari pada membangun,” kata Syahril Japarin. 
A.mursalim



maritimraya.com - Batam, Persatuan Bulutangkis BP Batam (BIDA Club) kembali melakukan pertandingan persahabatan bersama Persatuan Bulutangkis Bank BJB Kantor Cabang Batam, pada Jumat (11/9/2020) sore, di arena lapangan bulutangkis Bida Utama, Balairungsari, BP Batam.

Pimpinan Bank BJB Kantor Cabang Batam, sekaligus Ketua PB BJB Batam, Asep Wahyu Ismail, mengatakan, pertandingan persahabatan dengan PB BP Batam bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antarinstansi, baik pimpinan hingga seluruh karyawan yang bertanding.

“Kami berharap, kegiatan pertandingan persahabatan ini dapat dijadwalkan rutin. Tidak terbatas hanya olah raga badminton saja, tapi juga olahraga lainnya,” ujar Asep Wahyu.

Di kesempatan yang sama, Kepala Bagian Mutasi, Kesejahteraan, dan Sistem Informasi SDM BP Batam, Budi Susilo, mengatakan, jumlah pertandingan persahabatan dengan PB BJB Batam sebanyak 6 partai ganda putra. 

Selain itu, ia mengatakan, pihaknya akan menjadwalkan secara rutin kegiatan serupa dengan menggandeng mitra kerja BP Batam lainnya.

“Ini memang kegiatan latihan rutin, tapi sekaligus sebagai refresing. Tapi bagi kami, tentu yang utama adalah ajang silaturahmi antara pegawai BP Batam dengan pegawai Bank BJB. Ke depannya, kami juga sudah mengagendakan latihan bersama atau pertandingan persahabatan lainnya dengan beberapa instansi,” tutur Budi.
Rudi - ,Mursalim



 maritimraya.com - Bintan, Syukur Hariyanto akhirnya terpilih secara aklamasi menjabat sebagai ketua Forum Komunikasi  Badan Permusyawaratan Desa ( FK - BPD) se Kabupaten Bintan dengan masa bakti 2020 - 2025.

Acara yang diselenggarakan pada Sabtu (12/9) di KM 16 Bintan, dan dihadiri sebanyak 25  perwakilan BPD tingkat desa, dari 36 desa yang ada di kabupaten Bintan tersebut  berlangsung dengan musyawarah dan mufakat.

" Ada 11 perwakilan desa yang sebagian letaknya seberang pulau  dikarenakan cuaca dan kegiatan lainnya tidak bisa hadir" ujar panitia.

Adapun nama pengurus inti yang terpilih yakni: ketua, Syukur Hariyanto (Buyung Adly ) yang juga menjabat sebagai Ketua BPD Desa Teluk Bakau.
Wakil Ketua,.Pakzul dari Desa Toapaya Selatan. dan
Sektetris, brahim dari Desa Penaga.

Dalam  sambutanya Ketua Terpilih Syukur Hariyanto yang akrab dipanggil Buyung menyampaikan Ucapan terimakasih atas kepercayaan dan amanah yang diberikan kepadanya, 

"walaupun tugas ini tidak ringan namun dengan dorongan, motipasi Saudara insya Allah FK BPD ini dapat berkiprah sesuai harapan kita bersama" Ungkapnya.

Dikatakanya FK - BPD yang baru terbentuk ini akan segera dibuat legalitas sebagai payung hukum dalam menjalankan Tupoksi dan program kerja nyata. Lewat dukungan pemerintah, " Sesuai tingkatan, pengurus FK-BPD se kabupaten Bintan, jadi yang men SK kan kami Bapak Bupati Bintan," Ujarnya.
 
Sejalan perkembangan ilmu dan teknologi,  akan membuat Metode kerja yang lebih terkini agar bisa terus melakukan Jalinan komuniksi aktif sesama BPD yang ada  36 Desa di kabupaten Bintan.

Selanjutnya Perlu ada Peningkatan Kapasitas Mutu FK-BPD melalui program Yang bisa Mengangkat sumber daya manusia (SDM), sehingga  kebangkitan SDM dari Desa semakin nyata.

" Selain itu  agar Kemampuan BPD semakin berkompeten  perlu diadakan pelatihan, juga diperhatikan kesehjateraan atau tunjangan bagi BPD ini sangat penting," Ungkap Buyung.

"Kami tidak ada urusan pilkada kami urusin masyarakat saja dulu sebab kami belum pemilihan," ungkap Buyung ketika disinggung tentang pilkada sambil tersenyum.

Sebagai mitra pemerintah FK-BPD se kabupaten Bintan tetap komitmen dengan apa yang kami anggap perlu di perhatikan melalui pengawasan penggunaan anggaran yang tepat sasaran, demi terwujudnya  percepatan pembangunan infrastruktur Desa.tutupnya.

Melda -red

maritimraya.com - Batam, 
seorang pemilik mobil jenis pick up  mengeluh terkait aturan  melepaskan teralis yang dipasang di bak belakang mobil saat mau mengurus uji kir di Unit pelaksana teknis  pelayanan jasa transportasi (UPT - PJT ) Dinas Perhubungan Kota Batam 

Pria berprofesi pengusaha  perkebunan rakyat pada Kamis (10/9) di UPT PJT Dishub Kota Batam  mengatakan kepada awak media  pemasangan teralis karena mobil diperuntukan mengangkut sapi dan hasil kebun di Bintan.

" Teralis ini berbahan besi berkualitas sehingga sangat safety untuk mengankut sapi, kenapa saat mengurus Kir petugas menyuruh dibuka saat masuk lorong pemeriksaan ?" katanya .

Dikatakanya dari pertama  pengurusan Kir dengan kondisi mobil terpasang teralis tidak ada masalah, tapi sekarang dipermasalahkan petugas.

Berselang kemudian  lewat mobil pick up membawa barang  - barang elektronik tanpa menggunakan teralis.
muatan barang elektronik yang ada di bak mobil di ikat hanya menggunakan tali.
" Lihatlah itu mobil yang bawa barang- barang elektronik itu tidak safety sehingga jika terjadi kecelakaan  terbalik semua barang dipastikan berserakan di jalanan," Ujar Arjuna.

kasie keselamatan Dishub kota Batam  Erbi Jaya datang menghampiri pengguna jasa dan mengatakan ada ketentuan khusus bagi mobil untuk disahkan memperpanjang  pengurusan Kir.

Erbi mengatakan petugas dilorong melaksanakan tugas sesuai aturan yang berlaku dan bila melanggar aturan akan  diberi sangsi.

" Mobil ini varienya bak terbuka, sehingga bila ada penambahan pemasangan teralis harus dibuka terlebih dahulu" ujarnya.
 
Aturan untuk kendaraan mobil pick up yang menggunakan teralis buatan di bak belakang  wajib mencopot teralis saat mau uji Kir.

" Bacalah Permenhub pasal 22 tahun 2009" terangnya.

Silang kata pengguna jasa operator dan regulator tersebut akhirnya di sepakati Teralis sementara di lepas oleh mekanik  di bengkel   milik Dishub Kota Batam.
" Saya sebagai masyarakat menilai aturan ini agar dapat ditinjau ulang oleh pembuat peraturan, karena bila masuk lorong kir saja harus dilepas teralis sepertinya tidak efisien, teknisi membongkar teralis 2 jam, sementara proses kir cuma sekitar 5 menit selesai, dan selanjunya pasang teralis lagi" keluhnya.
(Red)

maritimraya.com - Batam,  Kementerian Perhubungan RI memberikan penghargaan kepada 3 petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Hang Nadim Batam atas prestasinya dalam melaksanakan tugas sebagai petugas keamanan dan keselamatan penerbangan dengan menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu pada Sabtu, 22 Agustus 2020 lalu, di Security Check Point 2 Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam. 

Penyerahan piagam penghargaan diserahkan pada Kamis (10/9), bertempat di Ruang Dharma Wanita Bandara Hang Nadim Batam.

Penerima piagam penghargaan tersebut adalah Agung Sofyan, Mega Rama Dika, dan Tiar Riska Ulina yang diserahkan oleh Direktur Keamanan Penerbangan Kementerian Perhubungan, Elfi Amir, didampingi Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim dan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) BP Batam, Suwarso.

Direktur Keamanan Penerbangan Kementerian Perhubungan, Elfi Amir, mengapresiasi dan mengucapkan selamat atas keberhasilan petugas Avsec BUBU Hang Nadim dalam mengagalkan penyelundupan sejumlah kasus penyelundupan narkotika yang akan melewati Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

“Penghargaan ini merupakan arahan langsung dari Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Novie Riyanto. Tadinya beliau ingin memberikan langsung penghargaan ini, namun beliau berhalangan hadir dan menitipkan salam serta apresiasinya kepada petugas Avsec Bandara Hang Nadim yang telah berprestasi dalam menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu ini,” kata Elfi Amir.

“Kami turut bangga atas prestasi yang dicapai oleh Bandara Hang Nadim. Semoga prestasi ini dapat dicontoh oleh bandara-bandara lainnya di Indonesia. Karena untuk mencegah penyelundupan narkotika ini amat sangat sulit, dan memerlukan keahlian khusus. Sekali lagi kami ucapkan selamat dan terima kasih kepada petugas avsec yang menerima penghargaan ini. Tetap semangat dan tetap menegakkan prosedur demi keamanan dan keselamatan penerbangan,” kata Elfi Amir.

Elfi Amir juga menyampaikan, dengan adanya temuan di Bandara Hang Nadim, pihaknya langsung mengeluarkan Surat Edaran untuk terus meningkatkan pengawasan dan pengecekan kepada siapa saja, baik itu masyarakat maupun pejabat, yang memasuki kawasan bandara dan hendak melakukan penerbangan.

Direktur BUBU Hang Nadim dan TIK BP Batam, Suwarso, turut memberikan apresiasi dan motivasi atas keberhasilan petugas avsec dalam menggagalkan upaya penyelundupan narokotika jenis sabu. 

Suwarso mengatakan, penghargaan ini akan terus memotivasi para petugas avsec untuk bekerja lebih baik dan terus bekerja pada koridor tugas pokok dan fungsi. 

“Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah, dalam hal ini Kementeri Perhubungan, yang terus memantau kinerja kita dalam menjaga keamanan dan keselamatan di lingkungan Bandara Hang Nadim Batam,” kata Suwarso.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kasubdit Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Direktorat Keamanan Penerbangan, Rudi Richardo, Kepala Otoritas Bandara II Medan, Kepala Bandara Dabo Singkep, Andy Hendra, General Manager AirNav Cabang Batam, dan jajaran BUBU Hang Nadim Batam, serta perwakilan petugas Avsec Hang Nadim Batam.(red)

maritimraya.com - Batam, Tim Badminton BP Batam (BIDA Club) melaksanakan pertandingan persahabatan bersama Persatuan Badminton Bank Mandiri pada Jumat (4/9/2020) sore, bertempat di Lapangan Badminton Bida Utama Balairung Sari BP Batam.

Kegiatan yang diinisasi oleh Bank Mandiri KCP Batam Center ini diikuti oleh 21 pebulutangkis BIDA Club dan 10 pebulutangkis PB Bank Mandiri.

Ketua PB BP Batam, Mochammad Badrus mengatakan, kegiatan ini selain untuk menjaga kondisi kesehatan tetap prima, sekaligus sebagai wadah untuk memupuk silaturahmi para pegawai antarinstansi tersebut.

“Semoga dengan kegiatan ini, tubuh kita semakin sehat dan silaturahmi kita semakin erat. Silahkan bertanding dengan santai dan jangan terlalu dipaksa,” ujar Mochammad Badrus. 

Di kesempatan yang sama, Area Operation Manager Bank Mandiri Ahmad Susilo mengatakan, pertandingan persahabatan antara BIDA Club dan PB Bank Mandiri tersebut merupakan yang keempat kalinya dilaksanakan. 

“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat dilaksanakan kembali. Di samping itu, BP Batam merupakan rekan bisnis Bank Mandiri, maka saya rasa kegiatan ini sangat baik untuk meningkatkan hubungan kerja sama antarinstansi,” ujar Susilo.  Am


Maritimraya.com - Jakarta, Pemerintah terus berupaya memperepat pemulihan ekonomi nasional, salah satunya dengan meningkatkan iklim investasi dan bisnis di Batam. Skenario ini dituangkan dalam penyusunan Masterplan Percepatan Pengembangan Kawasan Batam, Bintan, Karimun, dan Tanjungpinang (BBKT). 

“Hal tersebut sesuai dengan arahan Presiden untuk melakukan integrasi pengembangan dan pengelolaan Kawasan BBKT dengan tujuan peningkatan investasi, arus barang dan penumpang, kunjungan wisatawan, dan penguatan kelembagaan,” ujar Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dalam Webinar Kesiapan Batam Menghadapi Industrialisasi dan Investasi Asing, pekan lalu Kamis (27/8). 

Susiwijono menjelaskan, tema Pengembangan Kawasan BBKT adalah menjadikan Kawasan BBKT sebagai Hub Logistik Internasional untuk mendukung pengembangan industri, perdagangan, maritim dan pariwisata yang terpadu dan berdaya saing. 

“Desainnya, masing-masing pulau memiliki core business yang terintegrasi dan saling mendukung untuk meningkatkan daya saing Kawasan BBKT,” lanjutnya. 

Batam difokuskan sebagai hub logistik internasional, industri kedirgantaraan, industri light and valuable (high tech), industri digital dan kreatif, international trade dan finance center serta pariwisata. Berdasarkan analisis alokasi ruang, terdapat 38.182 Ha yang dapat dimanfaatkan untuk pelaksanaan kegiatan tersebut.

Sesmenko Perekonomian menerangkan, dengan mempertimbangkan kontraksi ekonomi akibat pandemi Covid-19, melakukan integrasi antar kawasan, serta perbaikan kelembagaan dan regulasi, ditargetkan pertumbuhan ekonomi Kawasan BBKT tumbuh optimistis sebesar 5,8% pada tahun 2021-2025. 

Untuk mencapai target tersebut, maka dibutuhkan rata-rata investasi tahunan sebesar Rp75 triliun dengan proporsi Batam (73%), Bintan (13%), Tanjungpinang (11%) dan Karimun (3%). Dengan komposisi investasi bersumber dari Penanaman Modal Dalam Negeri/PMDN (52%), Penanaman Modal Asing/PMA (43%), dan Belanja Pemerintah (5%). 

Salah satu strategi untuk mencapai target investasi tersebut, adalah dengan pembentukan dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Batam yang memiliki berbagai insentif seperti tax holiday, pembebasan bea masuk, dan kemudahan berusaha lainnya. 

“Kedua KEK tersebut adalah KEK Nongsa dengan nilai investasi Rp16 triliun dan KEK Batam Aero technic dengan nilai investasi Rp6,2 triliun,” kata Susiwijono yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Teknis Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (KPBPB). 

Ia pun menegaskan, Pemerintah terus berupaya memperbaiki iklim investasi dan bisnis di Indonesia melalui sejumlah kebijakan, diantaranya dengan merelaksasi Daftar Negatif Investasi dan menyusun Daftar Prioritas Investasi, menerapkan Online Single Submission (OSS) dan membentuk Satgas, memperbaiki Ease of Doing Business, serta menyusun RUU Cipta Kerja.

Sesmenko Susiiwono juga menuturkan bahwa pandemi Covid-19 menyebabkan pertumbuhan ekonomi Indonesia terkontraksi -5,32% pada triwulan II tahun 2020. Namun secara global, Indonesia masih memiliki ketahanan yang lebih baik dibandingkan banyak negara lain di dunia.

“Sebagai contoh beberapa negara tetangga di ASEAN terkontraksi hingga dua digit, antara lain Thailand -12,2%, Malaysia -17,1%, Singapura -12,6%, dan Filipina -16,5%. Jadi meski kita tumbuh minus di triwulan II 2020, itu masih jauh lebih baik. 

Untuk itu, kita harus tetap percaya diri dengan terus berupaya keras memperbaikinya,” tutur Sesmenko Perekonomian. 

Sejumlah indikator di bulan Juni 2020 pun mulai memperlihatkan sinyal positif dari perbaikan aktivitas ekonomi, antara lain Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia, Indeks Keyakinan Konsumen, Penjualan Ritel, Penjualan Kendaraan Bermotor, dan Survei Kegiatan Dunia Usaha.

Untuk menangani pandemi ini, Pemerintah Indonesia telah mengalokasikan anggaran sejumlah Rp695,20 triliun yang mencakup 6 aspek, yaitu: 1) Kesehatan; 2) Perlindungan Sosial; 3) Insentif Usaha; 4) Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM); 5) Pembiayaan Korporasi; dan 6) Sektoral Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah.

Pemerintah juga telah melakukan sinergitas melalui dua langkah strategis dalam menghadapi pandemi Covid-19, yaitu: safeguard our lives/menjaga kehidupan (kesehatan) dan safeguard our livelihood/menjaga mata pencaharian kehidupan. 

“Dengan upaya pemulihan investasi di Batam sebagai daerah yang memiliki sisi ekonomi strategis, juga diharapkan menjadi salah satu pendorong pemulihan perekonomian nasional kita di tengah pandemi ini,” pungkas Sesmenko Perekonomian.
 Sumber : Humas Kemenko Perekonomian

maritimraya.com - Jakarta, Badan Pengusahaan (BP) Batam hadir dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat RI mengenai Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun 2021, pada Rabu (2/9/) malam, bertempat di Gedung Nusantara 1 DPR RI, Jakarta.

Pada kesempatan ini, Wakil BP Batam, Purwiyanto, memaparkan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) BP Batam Tahun 2021, di mana target penerimaan BLU/PNBP BP Batam pada 2021 merupakan sumber utama pendanaan untuk program pembangunan BP Batam tahun tersebut. 

Wakil Kepala BP Batam menjelaskan, dalam RDP ini, BP Batam mengusulkan agar pagu alokasi anggaran tahun 2021 sebesar Rp1.789,66 miliar. Pagu alokasi tersebut diusulkan untuk mendanai dua program, yaitu Program Dukungan Manajemen dan Program Pengembangan Kawasan Strategis.

Pandemi Covid-19 juga turut mempengaruhi ekonomi Batam dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) BP Batam sejak awal triwulan II tahun 2020. Meski demikian, Purwiyanto, mengatakan, BP Batam tetap fokus pada pembangunan Batam tahun 2021, yaitu Pemulihan Industri, Pariwisata, dan Investasi, yang juga merupakan salah satu fokus pembangunan nasional dalam Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2021. 

“Sejalan dengan itu, dalam Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2020-2024, BP Batam akan mendukung perkembangan 4 (empat) sektor prioritas, yaitu Industri Manufaktur, Industri Jasa, Kegiatan Logistik, dan Pariwisata,” jelas Purwiyanto.

Pada 2021, BP Batam akan mengusahakan dukungan dana non APBN sesuai aturan yang berlaku dengan menggunakan skema pola kerja sama pemanfaatan aset, seperti kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), kerja sama operasi (KSO), dan kerja sama pemanfaatan infrastruktur (KSPI), khususnya terkait dengan Pengembangan dan Pengelolaan Bandara Hang Nadim, Pengembangan dan Pengelolaan Pelabuhan, Pengembangan Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM), dan beberapa kegiatan lain. 

“Dengan pola kerja sama tersebut, kami berharap bahwa pembangunan di Batam dapat tercapai sesuai yang kami harapkan, baik dari segi kuantitas, kualitas, maupun kecepatan waktu penyelesaian pelaksanaannya,” kata Purwiyanto.

Pimpinan sidang, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Martin Manurung, mengatakan, sesuai amanat Presiden RI, rancangan kebijakan APBN pada Tahun 2021 diharapkan dapat mempercepat pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi, mendorong reformasi struktural untuk meningkatkan produktivitas, inovasi dan daya saing ekonomi, mempercepat transformasi ekonomi menuju era digital, serta pemanfaatan dan antisipasi perubahan demografi.

“Komisi VI DPR RI menyetujui usulan pagu alokasi anggaran Tahun 2021 menjadi sebesar Rp1.789,66 miliar beserta kedua program yang diajukan oleh BP Batam. Kami berharap anggaran ini akan terserap dengan baik dan maksimal ke depannya,” kata Martin Manurung.

Selain jajaran BP Batam, turut hadir dalam RDP tersebut, para anggota Komisi VI DPR RI, Sekretaris Kementerian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah RI, Rully Indrawan, dan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Bebas Sabang, Iskandar Zulkarnaen. (hms -red)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.