Januari 2020
no image
Maritim Raya merupakan Portal Berita yang fokus pada dunia kemaritiman

,





maritimraya.com - Batam, Kapal super tangker dikabari bernama MT. Medan yang berlabuh di area ship to ship di Perairan Batu Ampar Batam, menjadi sorotan sejumlah pihak nelayan tradisional Tanjung Uma Batam, hal ini diduga akan melakukan penampungan minyak inpor, sementara lokasi tersebut merupakan area tangkapan ikan nelayan Tanjung Uma dan nelayan sekitarnya.





Menurut salah satu nelayan Tanjung Uma Rendi (samaran) mengatakan ukuran kapal sekitar 200 meter panjangnya, sehingga menyulitkan kapal nelayan menangkap ikan, selain itu jarak tempuh kapal nelayan menjadi jauh karena terhalang kapal jenis mother boat, " kapal Mt. Medan kadang posisinya menghadang alur kapal nelayan untuk mencari ikan" keluhnya.





Pria yang aktif di organisasi masyarakat khusunya nelayan tradisional Batam ini selanjutnya mengatakan kapal berbendera asing ini berkapasitas 80.000 ton bahan bakar minyak namun terlihat muatan masih kosong. " sepekan kapal Lego jangkar hingga kini belum ada aktipitas" terangnya.





Kepala kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) khusu Batam, Sanggam Marihot Simamora melalui kepala seksi Humas KSOP khusus Batam, Musbichin saat di hubungi maritimraya.com enggan memberi keterangan terkait izin aktipitas kapal MT. Medan yang Lego jangkar di area ship to ship perairan Batu Ampar dan mengarahkan awak media untuk konfirmasi kepada Kapos Syahbandar Batu Ampar." Maaf lagi ada tamu, coba hubungi Kapos Syahbandar Batu Ampar " Ujarnya.





Secara terpisah kepala pos Syahbandar Batu Ampar Raja Zulkipli saat ditemui mengatakan belum ada laporan dari agen kapal terkait Lego jangkar kapal MT. medan.





Dikatakanya sistim laporan kedatangan kapal dan clearence in sudah lama berubah kalau dahulu cara manual yakni agen kapal datang ke kantor, sekarang menjadi sistim online. " Jadi mungkin laporan sudah masuk ke kantor pusat di Sekupang, tapi input data kami belum ada yang namanya MT Medan" Sebutnya.





Awak media maritimraya.com selanjutnya mengkonfirmasi kepada manajer operasional Badan Pengelolah pelabuhan Batam (BPPB) Zeri Yusdinata terkait aktipitas MT. Medan di area ship to ship perairan Batu Ampar Batam, namun Zeri mengarahkan awak media ke Direktur BPPB, " Sebaiknya masalah itu ditanyakan saja kepada Direktur atau ke BP Batam Centre" Ujarnya.





Menurut Inpormasi dari sumber yang dipercaya mengatakan kapal yang memuat belasan kru asing tersebut telah mengantongi izin waiting order untuk menampung minyak inpor,**Redaksi


no image
Maritim Raya merupakan Portal Berita yang fokus pada dunia kemaritiman





maritimraya.com - Batam, Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Muhammad Rudi secara khusus bertemu dengan jajaran manajemen PT McDermott Indonesia (PTMI) dan Qatar Gas pada Rabu (29/1) di PT McDermott Indonesia, Batu Ampar, Batam. Pertemuan ini dilakukan BP Batam untuk bersilaturahim sekaligus mengklarifikasi isu pailit PTMI yang menjadi perbincangan hangat di masyarakat, serta meninjau proyek yang sedang berlangsung.





Kunjungan ini juga sebagai bentuk komitmen BP Batam dalam mendukung peningkatan investasi di Batam. Kepala BP Batam Muhammad Rudi mengatakan agar PTMI langsung menghubungi BP Batam sebagai langkah pertama apabila mengalami kendala.





“Dalam melaksanakan kegiatan (investasi) apa pun di Kota Batam jika ditemui kendala, langsung menghubungi saya atau Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi BP Batam, Bapak Sudirman Saad yang menangani investasi. Kami akan tangani langsung,” kata Rudi.





Rudi mengimbau kepada seluruh karyawan PTMI untuk tidak mengkhawatirkan isu tersebut karena dalam empat bulan ke depan permasalahan restrukturisasi keuangan PTMI akan diselesaikan.





Senior Director of Batam Fabrication PTMI Stephen Thibodeaux, dalam pertemuan dengan Kepala BP Batam mengatakan, saat ini restrukturisasi keuangan PTMI sedang dalam proses penyelesaian melalui Chapter 11 Undang-Undang Amerika (Chapter 11 of Federal Bankruptcy Law).





“PT McDermott Indonesia memastikan tidak terjadi pailit pada perusahaan. Kami hanya merestrukturisasi keuangan perusahaan. Semua proyek serta operasi pelanggannya akan terus berjalan tanpa hambatan selama restrukturisasi. Perusahaan akan tetap membayar upah karyawan, tunjangan kesehatan dan kesejahteraan, serta semua pemasok akan dibayar penuh selama restrukturisasi. Tidak ada masalah,” tegas Stephen.





Stephen melanjutkan, tidak akan ada perubahan berskala masif yang terjadi selama masa restrukturisasi dan proyek akan tetap berjalan seperti biasa. Pihaknya telah menargetkan selama empat bulan ke depan permasalahan finansial ini dapat teratasi dan kinerja PTMI kembali prima secara menyeluruh.





Meski pada awal tahun 2018 PTMI sempat mengalami degradasi menjadi 300 pegawai, namun dengan masuknya 8 proyek dari Qatar Gas, PTMI mampu mendongkrak karyawan hingga 6.100 karyawan dan akan meningkat menjadi 8.000 pegawai. “Para pegawai tersebut didominasi oleh tenaga kerja yang berdomisili di Batam dan sebagian kecil lainnya merupakan tenaga kerja ahli yang berasal dari beberapa daerah lainnya di Indonesia,” kata Stephen.





NFE Offshore Senior Project Manager Qatar Gas Robert Faulds mengatakan, proses pengerjaan delapan proyek tersebut diketahui akan berlangsung sampai dengan 2022.





“Namun, kami (Qatar Gas) mengharapkan kerja sama jangka panjang dengan PTMI akan terus berlangsung hingga 2025,” ungkap Robert.(rillis)


no image
Maritim Raya merupakan Portal Berita yang fokus pada dunia kemaritiman


 

maritimraya.com - Batam. Untuk peningkatan optimalisasi kinerja dan pelayanan Badan Pengusahaan Batam, Kepala BP Batam Muhammad Rudi melantik pejabat tingkat II, III, dan IV di lingkungan BP Batam, pada Jumat (10/1) sore, di Grand Ballroom Harmoni One, Batam Centre.





Adapun total pejabat yang dilantik sejumlah 278 orang dengan rincian Eselon Tingkat II sejumlah 14 orang, Eselon Tingkat III 45 orang, Eselon Tingkat VI 106 orang, Pejabat Unit Usaha BP Batam 97 orang, Pelaksana Tugas 13 orang, dan Pejabat Hasil Seleksi Terbuka sebanyak 3 orang.  





Disaksikan oleh ratusan karyawan, kegiatan pelantikan tersebut berlangsung lancar dan kondusif.





Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan dalam sambutannya, bahwa Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) BP Batam telah rampung.





“Sebelumnya, Saya, bersama Wakil Kepala dan para Deputi belum bisa bergerak karena SOTK belum selesai. Tapi hari ini semua sudah selesai. Jadi jika ditanya, di mana 100 hari Kepala BP Batam? jawabannya adalah bagaimana kita menyelesaikan tugas yang diberikan negara kepada Bapak dan Ibu sekalian,” kata Rudi menjelaskan.





Selain itu, Rudi juga mengatakan, bahwa kesejahteraan karyawan merupakan salah satu fokus utamanya bersama para Deputi dalam memimpin BP Batam.





“Dengan diterbitkannya keputusan Menteri Keuangan, Wakil Kepala BP Batam dan Anggota Bidang Administrasi Keuangan akan menindaklanjuti peraturan tersebut. Mudah-mudahan bulan Februari sudah ada peningkatan penerimaan untuk karyawan BP Batam,” ujar Rudi.





Meski demikian, kenaikan pendapatan diharapkan Rudi harus selaras dengan peningkatan etos kerja para karyawan. Sebagai salah satu lembaga yang bertugas untuk menyejahterakan seluruh masyarakat Batam, menurutnya sudah sewajarnya timbul tuntutan untuk hasil kerja yang lebih baik dari sebelumnya.





“Sudah waktunya kita berubah menuju ke arah yang lebih baik. Yang lalu biarlah berlalu, ke depan kita fokus dalam bertugas. Hak Bapak/Ibu akan kami perhatikan, tetapi tanggung jawab Bapak/Ibu saya mohon untuk ditingkatkan demi negara,” tegas Rudi.





Ia mengimbau kepada seluruh pejabat yang telah dilantik untuk bekerja maksimal dengan tenggang waktu tiga bulan untuk melakukan perubahan pada unit masing-masing. Jika dalam waktu yang ditentukan tidak ada perubahan, maka wewenang yang telah diberikan tak segan-segan akan dicabut oleh Kepala BP Batam dan jajarannya.





Kemudian, Rudi juga berpesan agar seluruh pekerjaan fisik apapun yang berkaitan dengan BP Batam harus selesai maksimal pada akhir bulan November, sehingga seluruh pembayaran dapat diselesaikan pada bulan Desember dan penyerapan anggaran dapat menyentuh angka 90 persen.





“Selamat bekerja, dan saya harapkan pada hari Rabu (15/1) mendatang semua sudah serah terima dan tidak ada yang ditunda-tunda,” kata Rudi menutup sambutan. ** rillis Hms


Maritim Raya merupakan Portal Berita yang fokus pada dunia kemaritiman





maritimraya.com - Batam, Badan Pengusahaan (BP) Batam melaksanakan Hands of Agreement (HoA) dengan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) tentang Penyiapan Kerja Sama Pengoperasian Dan Pengembangan Pelabuhan Batu Ampar Beserta Area Pendukungnya.





Penandatanganan HoA tersebut dilakukan oleh Kepala BP Batam Muhammad Rudi dan Direktur Utama (Dirut) PT Pelindo II/IPC Elvyn G. Masassya pada Selasa (7/1) di Gedung Marketing Centre BP Batam, Batam.





Adapun ruang lingkup perjanjian awal penyiapan kerja sama pengoperasian dan pengembangan Pelabuhan Batu Ampar beserta area pendukungnya di Batam akan dilaksanakan dalam tiga tahap pengembangan.





Rencana kerja sama ini akan dilaksanakan kedua pihak melalui penyiapan kerja sama pengoperasian dan pengembangan Pelabuhan Batu Ampar beserta area pendukungnya berupa Penyediaan dan/atau perbaikan infrastruktur, peralatan, transformasi layanan operasional dan business process, sistem teknologi informasi dan komunikasi; Penyediaan SDM dan program pelatihan sesuai kebutuhan (transfer know how); Pelaksanaan pemasaran bersama, baik skala nasional maupun internasional; serta Pelayanan kapal, terminal handling serta fasilitas pendukung lainnya dalam pengelolaan dan pengembangan Pelabuhan Batu Ampar.





Usai penandatanganan, Direktur Utama PT Pelindo II Elvyn G. Masassya, menjelaskan bahwa Pelindo II menargetkan waktu enam bulan untuk persiapan Tahap Pertama. Dimulai dari bulan Maret 2020 untuk operasional Tahap Pertama, sebelum memasuki Tahap Kedua yakni reklamasi pengembangan Dermaga Utara, dan terakhir Tahap Ketiga yakni pengembangan Dermaga Selatan.





Menurut Dirut Pelindo II, Pelabuhan Batu Ampar memiliki lokasi sangat strategis. PT Pelindo II sebagai pengelola pelabuhan berstatus BUMN yang berpengalaman, menilai penandatanganan kerja sama ini sebagai suatu sinergitas yang baik yang nantinya mampu memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Batam.





Elvyn juga mengatakan fokus Pelabuhan Batu Ampar nantinya adalah memberikan akses terhadap distribusi barang dan aktivitas logistik. Ia berharap pengembangan Pelabuhan Batu Ampar berjalan lancar dan mendapat dukungan dari semua pihak.





“PT Pelindo II diberikan kepercayaan pengembangan Pelabuhan Batu Ampar. Tentu diharapkan kerja sama ini akan timbul sinergi positif dan nilai tambah, baik bagi PT Pelindo II, BP Batam, dan masyarakat Batam sendiri,” harap Elvyn.





Sementara itu Kepala BP Batam Muhammad Rudi, mengatakan peran serta PT Pelindo II adalah sesuai dengan surat izin yang dikeluarkan oleh Menteri Keuangan RI untuk menunjuk BUMN dalam pengembangan Pelabuhan Batu Ampar.





“Pelabuhan Batu Ampar kita kerja samakan dengan PT Pelindo II, sedangkan PT Pelindo II melakukan konsorsium dengan PT Pelindo I dan Persero. Hari ini kita sudah melakukan HoA, mudah-mudahan paling lambat bulan Maret sudah dimulai pengerjaannya. Enam bulan dari bulan Maret sudah ada perubahan fisik di Pelabuhan Batu Ampar sendiri. Kemudian akan dilakukan pelebaran pada tahap kedua, dengan pembangunan hingga ke bagian Timur pelabuhan,” jelas Rudi.





Kepala BP Batam Muhammad Rudi juga mengatakan, tujuan kerja sama ini adalah untuk meningkatkan kegiatan bongkar muat barang di Pelabuhan Batu Ampar dari kapasitas 350 ribu TEUs ditargetkan di atas 1 juta TEUs per tahun.













“Dengan menggandeng PT Pelindo II, diharapkan dapat mengurangi biaya transportasi laut. Saya juga sudah sampaikan kepada PT Pelindo II agar mengikutsertakan pengusaha lokal dalam proses pengembangannya, agar tidak ada pihak yang dirugikan,” kata Muhammad Rudi.





Penandatanganan Perjanjian Awal ini dihadiri dan disaksikan juga oleh Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam Wahjoe Triwidijo Koentjoro, Anggota Bidang Kebijakan Strategis BP Batam Enoh Suharto, Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi BP Batam Sudirman Saad, Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam Syahril Japarin, serta beberapa pejabat Tingkat II BP Batam dan Direktur Operasi PT Pelindo II/IPC Prasetyadi beserta jajarannya. **Hms


Maritim Raya merupakan Portal Berita yang fokus pada dunia kemaritiman

maritimraya.com - Batam, Badan Pengusahaan (BP) Batam menerima kunjungan investor asal Amerika Serikat, Citylift, pada Selasa (7/1/2020) di Marketing Centre. Kedua investor Citylift yang terdiri dari CityLift Board Member and Co-founder Michael Ghielmetti dan Chief Technology and Supply Chain CityLift Brandon Richardson diterima langsung oleh Direktur Promosi dan Humas Dendi Gustinandar bersama Kasubdit Promosi Ariastuty Sirait dan Kasubdit Humas Yudi Hari Purdaja.





Citylift merupakan sebuah perusahaan berteknologi tinggi yang merancang, memasang, dan melayani sistem parkir otomatis dengan biaya yang lebih rendah dibanding parkir konvensional, yang berkantor pusat di Oakland, California, serta memiliki beberapa kantor cabang di kota lainnya di Amerika Serikat, seperti Los Angeles, Boston, dan Portland.





Kunjungan Citylift ke Batam sebagai referensi lokasi ekspansi di wilayah Asia, karena proses manufaktur Citylift saat ini dilakukan di Tiongkok. Hal ini diungkapkan oleh Michael Ghielmetti. Ia mengatakan, mulanya Indonesia, khususnya Kota Batam, tidak termasuk dalam daftar wilayah ekspansi Citylift.





“Akan tetapi, rekan kami di Singapura sangat merekomendasikan Batam karena dinilai cocok untuk produk kami. Setelah mencari informasi dan bertemu langsung dengan BP Batam, kami sangat senang dan puas atas informasi dan asistensi yang diberikan kepada kami,” ujar Michael.





Ia mengungkapkan setelah melihat paparan presentasi tentang Batam dan berdiskusi tentang investasi secara menyeluruh dengan System Online Single Submission (OSS) Michael dan rekannya Brandon semakin yakin untuk berinvestasi di Batam.









“Selain adanya tenaga kerja terampil, Batam juga memberikan insentif dan keuntungan bagi perusahaan yang berorientasi ekspor seperti perusahaan kami. Beberapa insentif itu antara lain tidak dikenakannya pajak pertambahan nilai, pajak ekspor impor, serta pajak penjualan atas barang mewah. Batam benar-benar memanjakan investor,” kata Michael.





Direktur Promosi dan Humas BP Batam Dendi Gustinandar menyambut positif rencana ekpansi Citylift di Batam. “Kami sangat senang, karena Batam terpilih menjadi salah satu dari tiga pilihan utama untuk relokasi Citylift di Asia. Tentunya BP Batam berkomitmen untuk mengawal investasi ini hingga selesai,” ujar Dendi.





Dendi berharap, investasi Citylift akan membawa dampak positf yang signifikan dalam perkembangan ekonomi setelah melihat presentasi dari perusahaan tersebut. “Dalam 5 tahun, pertumbuhan perusahaan mereka sebesar 6.000 persen. Hal ini kami harapkan dapat menjadi nilai tambah bagi perekonomian di Indonesia, khususnya Batam,” kata Dendi.** Hms










Maritim Raya merupakan Portal Berita yang fokus pada dunia kemaritiman

Maritimraya.com –Batam,  Sejumlah orang tua dan   Siswa SMA Taruna Nusantara(TN) Magelang (Jawa Tengah ) Angkatan XXX asal kepri  menyelenggarakan acara Ramah tamah dan makan malam bersama pada, senin (23/12) di restaurant seafood Harbour bay Batam.





momentum   ini selain sebagai ungkapan rasa syukur  karena Anak –anak telah sukses melaksanakan tugas sekolah    melakukan wawancara  kepada tokoh masyarakat atau pejabat di daerah pada musim liburan, juga  guna berbagi informasi dan menjalin tali silahturami.









 Tampak ke 5 siswa yang hadir  tersebut mengenakan seragam sekolah berwarna biru lengkap dengan topi baret yang diselip di pundak baju sebelah kiri. Acarah ramah tamah yang digagas  orang tua wylshon Y tersebut juga dihadiri  seorang alumni SMA TN Magelang Angkatan ke-IV, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Zaenal Arifin, yang kini menjabat Kasubdit IV Kamneg Polda Kepri, dan unsur Pembina, pengawas  SMA TN magelang yakni Kepala  Kantor Wilayah Kementerian Pertahanan Provinsi Kepri yang dijabat Laksamana Pertama (Laksma) Sulistiawan.





Dalam silahturahmi yang digelar bersifat informal dan penuh
kekeluargaan itu,  Zaenal Arifin selaku
Alumni SMA TN angkatan ke IV tahun 1993 didaulat untuk memberikan wejangan dan
pengalaman  saat ia masih  belajar di 
SMA TN kepada Adik - adik Yunior.





Zaenal menceritakan pengalaman pertama dirinya sebagai anak desa sekolah di SMA TN yang tak akan terlupakan saat berkumpul dengan siswa dari luar daerah menggunakan kain sarung dan sandal jepit menonton siswa senior bermain bola kaki, hal ini biasa di gunakan didaerahnya, namun  ditegur wakil kepala sekolah TNI AL Kolonel Karim Usman, Intinya kalau kita jangan semau gue, ikutilah aturan dan respek terhadap lingkungan,”Ujarnya.





Dikatakanya SMA TN dibentuk guna mempersiapkan pemimpin –
pemimpin berjiwa kebangsaan kedepan yang memiliki wawasan nusantara, “Bapak
Karim Usman merupakan seorang pencetus keberadaan SMA TN,”Terangnya.





 Selanjutnya Zaenal
menambahkan di lingkungan baru  para
siswa harus memiliki  kepercayaan diri,  pandai beradaptasi dan dapat bergaul dengan
siswa seangkatan maupun siswa Senior serta disiplin, hal ini dikarenakan siswa
dari luar daerah dengan  keberagaman
budaya daerah tergabung di SMA TN, “ Dasar utama pelajari aturan yang berlaku
di sekolah ya Adik –adik,” Ujar Zaenal.

**A Mursalim