Desember 2019
Maritim Raya merupakan Portal Berita yang fokus pada dunia kemaritiman

Maritimraya.com – Batam, Bandar Udara Internasional Hang Nadim akhirnya menerima layanan perdana rute penerbangan Batam-Shenzhen dengan maskapai penerbangan Batik Air yang membawa 139 penumpang. Pesawat Airbus A320/PK-LAH ID-7618 mendarat pada Sabtu (28/12/2109), pukul 05.00 WIB dan disambut langsung oleh Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Suwarso, District Manager Lion Air Group Batam Zaini Bire, Station Manager Lion Air Group Batam Reddy Hetharia, dan Manajemen Charter – Eco Indo Tour and Travel Andi.









Direktur BUBU Hang Nadim Suwarso mengatakan, pada dua hari
sebelumnya, pihaknya telah menggelar rapat koordinasi di Bandar Udara Hang
Nadim bersama stakeholders terkait, yakni Custom Immigration Quarantine
Procedures (CIQP), maskapai penerbangan, dan Manajemen Charter, untuk
membantu kelancaran penerbangan internasional di Batam ini.





“Alhamdulillah semuanya mendukung, dan terbukti tadi
semuanya mengapresiasi penerbangan ini, termasuk para penumpang. Karena kami
memberikan layanan pengumpulan passport penumpang, sehingga proses dari
turun pesawat, mengantre  pemeriksaan
paspor diloket imigrasi, sampai masuk ke bus berlangsung singkat,” jelas
Suwarso.





Ia menambahkan, rute penerbangan baru dari Batam ke
Shenzhen, Tiongkok ini merupakan upaya untuk meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara
di Batam.





Suwarso juga mengungkapkan keinginannya agar sektor Barat,
yakni Cengkareng, Kualanamu dan Batam dapat menjadi destinasi dari dan ke luar
negeri, khususnya dari negara Tiongkok dan Korea Selatan.





“Bandar Udara Hang Nadim membuka operasional 24 jam dengan
status Bandara Internasional. Kami juga melakukan koordinasi secara kontinyu
dengan Kementerian Perhubungan RI dan Kementerian Luar Negeri RI agar
memaksimalkan pemanfaatan Bandar Udara Internasional Hang Nadim. Fasilitasnya
juga sudah mumpuni,” ujar Suwarso.





Meski izin telah diperoleh pihak Charter selama satu tahun,
Suwarso berharap status ini akan meningkat dari Charter menjadi Reguler setelah
evaluasi selama tiga hingga enam bulan ke depan.





Mengutip siaran pers dari Batik Air, sebagai tahap awal,
rute ini akan dilakukan sebanyak tiga kali dalam seminggu, dengan pelayanan
tanpa henti (non-stop) dan membawa 140 penumpang. Penerbangan bernomor ID-7618
setiap  Hari Selasa, Kamis, dan Sabtu akan mengudara dari Bandar Udara Internasional
Bao'an Shenzhen, Tiongkok (SZX) pukul 01.50 waktu setempat, dan dijadwalkan
tiba di Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam (BTH) pada 04.45 WIB.





Sedangkan jadwal keberangkatan setiap Hari Senin, Rabu dan
Jumat dengan pesawat  bernomor ID-7619 akan lepas landas dari Bandar Udara
Internasional Hang Nadim Batam (BTH) pada pukul 19.45 WIB dan diperkirakan
mendarat pada 00.40 hari berikutnya di Bandar Udara  Internasional Bao'an
Shenzhen, Tiongkok (SZX).





“Baik pihak Charter dan Batik Air sudah menginformasikan ke
kami bahwa di antara tiga penerbangan dalam satu minggu tersebut, akan dibuka
penerbangan ke salah satu kota lainnya di Tiongkok selain Shenzhen. Masih belum
ditentukan kota apa dan kapan akan dilakukan, mengingat izin penerbangan ini
baru dilaksanakan seminggu tiga kali. Kita tunggu kabar baiknya minggu depan,”
kata Suwarso.** (Humas Bp, Red)


Maritim Raya merupakan Portal Berita yang fokus pada dunia kemaritiman





Maritimraya.com – Batam, Generasi muda terpelajar sebagai calon pemimpin  masa depan bangsa dituntut memiliki  dasar kepribadian yang baik dan akhlak mulia  serta kepercayaan diri yang tinggi, selain itu  seorang pelajar dalam melakukan tugas  harus memiliki kecerdasan emosional dan intelektual.









Hal ini terlihat dari sosok pelajar  SMA Sekolah Taruna Nusantara Magelang Angkatan 30 Wylshon  Yhusnasty, saat  melakukan kunjungan ke kantor Imigrasi Kelas II TPI Kecamatan Belakang Padang Kota Batam, untuk  menjalankan tugas  wawancara eksklusif dengan Kepala Imigrasi Muhammad Fahrurrozi SH MSi, pada Senin (23/12/2019).





Aktifitas ini berbeda seperti sekolah pada umumnya, pihak sekolah SMA  Taruna Nusantara menerapkan program di masa liburan sekolah menugaskan siswa - siswinya untuk mewawancarai tokoh masyarakat atau pejabat di daerah mereka masing-masing. Hal ini memiliki nilai positif bagi siswa untuk melatih kepercayaan diri  siswa yang tinggi.





Dengan  menggunakan baju seragam semi militer lengkap atribut sekolah, pelajar kelahiran Kepri  tampak berjabat tangan dengan Bapak Muhammad Fahrurrozi memasuki ruang kepala Kantor Imigrasi Belakang Padang.





Dalam sesi wawancara eksklusif tersebut Wylshon terlihat tenang mengajukan pertanyaan seputar kiprah perjalanan karir kepala imigrasi Belakang Padang dan pandanganya terhadap program  yang dicanangkan SMA Taruna nusantara, berlangsung sekitar 15 menit berjalan dengan lancar.





Kepala Imigrasi Kelas II TPI Belakang Padang Muhammad Fahrurrozi mengatakan rasa bangga melihat kepercayaan diri  Wylshon serta kemampuan mengajukan beberapa pertanyaan secara konseptual, “ Saya mengapresiasi kunjungan siswa Taruna Nusantara ananda Wylshon  dan program ini sangat bagus untuk melatih intelektual dan kepercayaan diri,”Ujarnya.









Dikatakanya sebagai generasi muda penerus bangsa yang dididik disiplin dan terpelajar Siswa Taruna Nusantara menjadi salah satu contoh dunia pendidikan Indonesia.









Acara program siswa Taruna Nusantara Magelang angkatan 30 itu ditutup dengan saling memberikan cendera mata penyerahan plakat taruna nusantara yang diberikan Wylshon Yhusnasty, sedangkan kepala imigrasi Belakang Padang Muhammad Fahrurrozi memberikan piagam penghargaan. **A Mursalim


Maritim Raya merupakan Portal Berita yang fokus pada dunia kemaritiman





Maritimraya.com – Batam, Kementerian Perhubungan yang diwakili oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Nur Isnin Istiartono, beserta jajaran meninjau kesiapan penyedia fasilitas angkutan mudik Natal 2019 dan Tahun Baru masehi 2020 di beberapa pelabuhan yang dikelola Badan Pengelola Pelabuhan Batam BP Batam pada Senin (23/12/2019).





Kemenhub tinjau fasilitas mudik




Kunjungan kerja diawali dengan peninjauan di Terminal Ferry
Domestik dan Internasional Sekupang, dilanjutkan ke Terminal Ferry domestic/Internasional
Harbour Bay, Terminal Ferry Internasional Batam Centre dan Pelabuhan umum  Batu Ampar yang di singgahi Kapal angkutan
massa Pelni.





Dalam kunjungannya, Isnin mengapresiasi fasilitas pelabuhan
yang dikelola Badan Pengelola Pelabuhan Batam dalam menyambut mudik Natal 2019
dan tahun baru 2020, seperti Terminal Ferry Domestik Sekupang, Terminal Ferry
Internasional Sekupang dan Terminal Ferry Internasional Batam Centre.





“Untuk Terminal Ferry Domestik dan Internasional sangat
bagus fasilitasnya. Untuk Terminal Ferry Internasional Batam Centre walau ada
pola bisnis di dalamnya, tapi tidak mengganggu pelayanan dan sangat nyaman bagi
para penumpangnya,” kata Nur Isnin Istiartono.





Isnin juga sempat memantau fasilitas di Pelabuhan Pelni Batu
Ampar dengan meninjau ruang tunggu calon penumpang Pelni, hingga rute menuju
Kapal KM Kelud yang bersandar di Dermaga Utara Pelabuhan Batu Ampar.





Ia mengatakan bahwa kesiapan personel yang disiagakan untuk
mengawal pemudik yang menggunakan Kapal Pelni pada momen Natal 2019 dan libut
tahun baru 2020 di Pelabuhan Batu Ampar sudah cukup baik, namun ia mengakui
bahwa rute yang harus dilalui calon penumpang Pelni dari dan menuju KM Kelud
perlu ditinjau kembali.





“Untuk dermaga Pelabuhan Pelni cukup jauh dari ruang tunggu
ke Kapal. Ini memang harus segera dipisahkan antara pelabuhan kargo dan
penumpang sehingga mereka lebih nyaman ke depan. Masih ada waktu untuk
berbenah,” ujar Isnin.





Isnin mengimbau bagi pemudik untuk merencanakan
keberangkatannya jauh-jauh hari serta mengikuti aturan yang diterapkan
pengelola pelabuhan demi kelancaran arus mudik Nataru 2020.





“Imbauan untuk para pemudik, diplanning dengan baik.
Ikuti aturan dan datang ke tempat simpul, baik di pelabuhan maupun terminal
dengan waktu yang cukup. Selain itu bawalah barang secukupnya jangan
berlebihan. Kita tahu ada oleh-oleh ya, tapi jangan berlebihan,” tandas Isnin.



Turut hadir dalam peninjauan ini GM Operasional
Pelabuhan Badan Pengelola Pelabuhan Batam Erik Aditama, Manager Keamanan
Pelabuhan Kawasan Batam Dedi Suherli dan para Koordinator Administrasi
Pengendalian Operasi Terminal Pelabuhan. ** Hms Bp




Maritim Raya merupakan Portal Berita yang fokus pada dunia kemaritiman





Maritimraya.com - Batam, Guna  menindaklanjuti  surat edaran Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, kementerian Kesehatan Republik Indonesia nomor : HK.02.02/11/3074/2019 tentang kewaspadaan dan respon terhadap Kejadian Luar Biasa polio cVDPV tipe 1 di Malaysia, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) kelas 1 Batam, meggelar rapat koordinasi bersama lintas sektoral, Pengelolah pelabuhan,bandar udara, Operator kapal pada jumat (20/12) di ruang rapat KKP Batam, untuk menyatukan langkah-langkah meningkatkan pengawasan orang, maupun barang yang datang dari malaysia.









Selain itu, menjelang  memasuki liburan natal 2019 dan tahun baru
2020 jumlah pelaku perjalanan dari Batam – Malaysia dan Malaysia -Batam diprediksi
meningkat tajam, baik menggunakan transportasi laut maupun Bandar udara
sehingga perlu pengawasan dan kesiapansiagaan di pintu masuk bandar udara dan
pelabuhan.





Kepala Bidang Pengendalian karantina dan Surveilans Epidemiologi (PKSE) KKp kelas 1 Batam, dr. Romer S, yang bertindak sebagai moderator menyampaikan bahwa pertemuan ini meningkatkan koordinasi dengan  seluruh pemangku kepentingan di pintu masuk terhadap pengawasan polio khususnya kepada pihak imgrasi terkait, “Koordinasi ini kita harapkan menghasilkan sebuah kesepakatan bagaimana kita melaksanakan kegiatan ini”Ujarnya





.





Pihak KKP Batam memiliki Data penumpang dan kru kapal  yang masuk dari malaysia ke Batam menggunakan
transportasi Kapal Ferry dan pesawat lebih dari 1.2 jt orang/tahun 2019,  Dari gambaran ini resiko sirkulasi virus polio
berpotensi sangat besar bagi kepulaun Riau yang harus kita antisipasi bersama.





Dalam diskusi tersebut sejumlah peserta yang hadir sangat respon
dan memberi dukungan kepada KPP Kelas 1 Batam untuk  melakukan pengawasan orang dan barang terutama
kunjungan kapal Ferry, kapal cargo dan pesawat dari Malaysia ke Batam, hal itu
dikatakan ketua INSA Batam Osman Hasyim, dia menambahkan pelabuhan di
batam  selain ada yang resmi ada juga
yang sering disebut pelabuhan tikus/Ilegal  melakukan kegiatan orang dan barang,” Kami
dari INSA selain mendukung KKP juga memberi masukan bahwa banyak pintu
pelabuhan tikus di Batam melakukan kegiatan penyeludupan barang dan orang”
Katanya.





Kepala KKP kelas 1 Batam dr. Achmad Facranny, MKM kepada
awak media mengatakan kegiatan ini dalam rangka koordinasi bersama terkait
dengan arahan pimpinan Pusat, untuk kewaspadaan dini terhadap penyebaran
penyakit polio, khususnya penyakit polio dari Malaysia.





Untuk itu pihaknya berkoordinasi melakukan sosialisasi
kepada masyarakat dan dimulai pada lintas sektor pelabuhan dan Bandar Udara
serta para operator pengguna Jasa, dan pengelolah Pelabuhan dan Bandar udara
sebagai ujung tombak melayani masyarakat, “ Bea cukai, imigrasi, syahbandar dan
karantina sebagai lintas sektor diurutan pertama melayani masyarakat” Sebutnya.





Selanjutnya pihak KKP Batam akan sosialisasikan secara
gencar mengenai bahaya penyakit polio, dan bagaimana cara pencegahanya dengan menggunakan
media Sosial, Cetak, Online Brosur, Famplet.





Dijelaskanya Vaksinasi polio ada 2 macam yaitu Vaksinasi secara Tetes atau Oral Poliovirus Vaccine (OPV) dan Vaksinasi melaui suntikan atau Inactivated Poliovirus Vaccine (IPV), sedangkan yang akan digunakan pihak KKP kelas 1 Batam terkait KLB polio di Malaysia polio cVDPV tipe 1, akan menggunakan vaksinasi Tetes atau Oral Poliovirus Vaccine (OPV), “ Untuk penyakit polio tidak ada obatnya, penyakit polio hanya bisa dicegah melalui vaksinasi,”Pungkasnya.





Adapun peserta yang hadir dari lintas sektoral, Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Dinkes Provinsi Riau, KKP TanjungPinang, KKP Tanjung Balai Karimun, Imigrasi Batam, KSOP Khusus Batam, Kepala Pos Syahbandar Pelabuhan umum Harbourbay Batam,pengelolah pelabuhan dan Bandar udara, dan Ketua INSA Batam.**A Mursalim.


Maritim Raya merupakan Portal Berita yang fokus pada dunia kemaritiman

Maritimraya.com –Batam, dalam rangka  perayaan Natal 2019 dan tahun baru masehi 2020,  Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam  bersama instansi terkait, Penyedia jasa,dan  Assosiasi Pelayaran menggelar APEL SIAGA angkutan laut natal 2019 dan tahun baru 2020 yang di pimpin Kepala KSOP Khusus Batam Capt. Barlet Silalahi, pada rabu (18/12 di lapangan parkir KSOP Khusus Batam, adapun ikrar/moto yang diangkat pada perayaan kali ini “Keselamatan Pelayaran Adalah Tanggung Jawab Kita Bersama”.









Capt. Barlet S, membacakan amanat Direktur Jenderal Perhubungan Laut,  kementerian Perhubungan pada apel kesiapan angkutan natal 2019 dan tahun baru masehi 2020 terkait konsolidasi  untuk memantapkan koordinasi kepada regulator dan operator di pelabuhan sehingga diharapkan masyarakat dapat melakukan perjalanan liburan dengan lancar, aman, selamat, tertib dan nyaman.





Dikatakannya peningkatan mobilisasi masyarakat yang menggunakan moda transportasi termasuk moda transportasi laut di Batam cukup tinggi baik yang akan merayakan Natal ataupun pergi liburan, sehingga ketentuan kelaikan kapal, penggunaan tiket penumpang dan kapasitas muat barang merupakan unsur penting dalam keselamatan dan keamanan pelayaran. ”Keamanan dan keselamatan orang dan barang menggunakan kapal ke pelabuhan tujuan tanggung jawab kita bersama” Ujarnya.





Kepada maritimraya.com kepala kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan Khusus Batam Capt. Barlet S, yang akan menempati tugas baru di KSOP Klelas 1 Tanjung Balai Karimun ini mengatakan, apel siaga dilaksanakan supaya semua instansi terkait dan pihak operator pelabuhan dalam implementasi di lapangan bisa  terkoordinir dan bersinergi dengan baik, "Pelaksanaan dimulai tanggal 18 Desember hingga 8 Januari 2020." terangnya.





Selain itu beberapa titik posko di pelabuhan bisa berjalan dengan baik, sehingga masyarakat yang mau mudik dapat merasakan kenyamanan acara Natal dan Tahun baru liburan ”Semoga tahun ini pengguna jasa benar-benar dapat merasakan Kenyamanan dan selamat sampai tujuan.” Ucap Barlet.





Diterangkannya jumlah Posko yang tersebar di Batam ada 5 Pelabuhan yakni Pelabuhan Domestik Sekupang, Pelabuhan Umum Harbourbay, Pelabuhan Domestik Telaga Punggur, Pelabuhan Roro Telaga Punggur, Pelabuhan Internasional Batam Centre.





Guna optimalisasi pelayanan pihak KSOP Batam telah mengizinkan Armada yang laik beroperasi untuk kebutuhan mudik dan tahun baru 2020  sebanyak 90 armada yang siap melayani kebutuhan pengguna jasa “Jika nanti kapal penumpang tidak mencukupi, kita akan menggunakan kapal milik pemerintah seperti kapal Navigasi, Patroli KPLP.” Jelasnya.





Tampak Hadir pada acara apel Siaga tersebut tantara lain, jajaran KPLP, TNI AL, KPPP, Dishub Kota Batam, Karantina Kesehatan Pelabuhan, Imigrasi, Basarnas, Ditpam BP Batam, Penyedia Jasa Pelabuhan, Assosiasi Pelra, Ketua INSA Kota Batam Osman Hasyim. ** A Mursalim


no image
Maritim Raya merupakan Portal Berita yang fokus pada dunia kemaritiman





Maritimraya.com – Batam, Badan Pengusahaan (BP) Batam mengadakan workshop menulis yang diikuti sebanyak 20 pegawai dari seluruh unit kerja BP Batam,  pada Kamis (12/12/19) di Marketing Centre, BP Batam.





Workshop tersebut dibuka oleh Kasubdit Humas BP Batam  Yudi Hari Purdaya dengan narasumber CeO Publik Relation (PR) Indonesia Asmono Wikan.





Dalam sambutannya Kasubdit Humas Yudi Hari Purdaya
menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas Sumber
Daya Manusia (SDM) Kehumasan BP Batam yang lebih profesional, khususnya dalam
penulisan atau menuangkan gagasan dalam sebuah tulisan. Workshop ini juga
merupakan rangkaian dari kegiatan FGD Pengembangan Website BP Batam yang
dilaksanakan pada Rabu kemarin (11/12/19).





"Ini juga merupakan salah satu program BP Batam dalam
meningkatkan kapasitas SDM Kehumasan BP Batam agar lebih baik,” kata Yudi.





"Selain itu, kita juga sedang mengembangkan website dan
medsos kita, sehingga program dari setiap unit kerja BP Batam dapat
diinformasikan dan dipahami oleh seluruh masyarakat," kata Yudi lagi.





Asmono Wikan sangat mengapresiasi kepada BP Batam, khususnya
Direktorat Promosi dan Humas yang telah menyelenggarakan kegiatan workshop
penulisan ini dan mengundang PR Indonesia sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut.





Menurut Asmono Wikan, bimbingan teknis penulisan ini sangat
baik dan penting bagi para peserta, khususnya PIC SDM Kehumasan BP Batam.





Para peserta dapat belajar cara menuangkan gagasan ke dalam
karya tulis, termasuk menulis mengenai berbagai program kerja BP Batam yang
dapat dibaca dan dipahami oleh masyarakat luas.





“Mengingat lembaga sebesar dan seprofesional BP Batam sudah
seharusnya produk kehumasannya dapat dipublikasikan dengan baik kepada
masyarakat,” kata Asmono Wikan.





Asmono menyampaikan kepada para peserta bimbingan teknis
bahwa kita harus belajar dan terus mencoba sehingga hasil penulisan tersebut
akan dapat dibaca dan dicerna dengan baik oleh si pembaca.





"Prinsip menulis itu seperti orang belajar bersepeda
ataupun berenang. Kita tidak akan pernah tahu sebelum kita mencoba dan belajar.
Menulis juga seperti itu. Kita harus terus mencoba dan belajar supaya hasil
yang kita tulis dapat dibaca dan dinikmati oleh para pembaca,” jelas Asmono
dalam pemaparannya.





Para peserta yang mengikuti kegiatan bimbingan teknis kali
ini sangat antusias dan mencoba memahami apa yang disampaikan oleh narasumber.



Dalam kegiatan bimbingan teknis kali ini, selain
materi teori juga dilakukan praktek penulisan secara langsung dengan obyek yang
berada di lingkungan sekitar Kantor BP Batam. Dengan praktek langsung ke
lapangan diharapkan dapat memberikan inspirasi dan ide, serta kreatifitas bagi
para peserta dalam membuat karya tulis yang baik dan efektif.**( Rillis/Red)




no image
Maritim Raya merupakan Portal Berita yang fokus pada dunia kemaritiman





Maritimraya.com – Batam, Gugus Keamanan Laut Komando Armada 1 (Guskamla Koarmada 1 ) TNI Al menggelar acara coffe morning bersama stakeholder maritim dalam rangka memperingati  hari Armada RI 2019, di Mako Guskamla Armada 1 Batam, pada senin  (2/12) di Mako  Guskamla Armada 1 Batam.





Dalam acara ramah tamah tersebut Danguskamla Koarmada 1, Laksamana Pertama Yayan Sofiyan ST, mengajak semua pihak untuk meningkatkan sinergitas dalam pengamanan laut di Selat Malaka yang melintasi perairan Sumatera, guna menciptakan kondisi keamanan laut yang kondusip dan mendukung peningkatan ekonomi di kawasan perairan lalu lintas kapal terpadat no 2 di dunia tersebut.





“Indonesia memiliki wilayah maritim yang cukup luas terutama
di Selat Malaka, kita harus rebut kembali kedaulatan ekonomi maritime wilayah
ini,” ujarnya.





Danguskamla Koarmada 1 selanjutnya menyampaikan  pentingnya membangun sinergitas pemangku kepentingan, hal ini diharapkan dapat menjadi momentum terjalin komunikasi antara pemangku keamanan laut dengan para pengguna laut dan industry maritim.





Sebagai implementasi dalam mewujudkan sinergitas, Laksamana
Pertama TNI Yayan Sofiyan ST, meluncurkan safety sailing dan pembentukan  Forum Komunikasi Komunitas Pengguna Laut &
Industri Maritim, yang mana diharapkan wadah ini akan membangun sinergi yang
kuat terutama pengguna laut di wilayah perairan Selat Malaka.





Lebih lanjut disampaikanya bahwa keberhasilan pembangunan
ekonomi maritim bisa terwujud apabila sinergitas regulator sebagai paying hukum
dan operator  sebagai pengguna  laut 
berjalan secara professional, “Dengan peluncuran safety sailing akan
lebih meningkatkan sinergi pemangku keamanan laut dan pengguna  jasa maritim di Selat Malaka “ Tegasnya.





Dalam rangkaian acara coffe morning petinggi TNI AL  dan  Kantor Pelayanan Utama  (KPU) Bea Cukai Batam  serta instansi terkait  memberikan secara simbolis kartu anggota  FKKPLIM (Forum Komunikasi Komunitas  Pengguna Laut & Industri Maritim ) kepada para pengusaha diantaranya, Bakty Basuki yang menerima dari kepala KPU Bea Cukai Batam Susila Brata.





Kepada maritimraya .com Bakti basuki mengatakan terbentuknya FKKPLIM memberikan perlindungan dunia usaha maritim dalam menghadapi era globalisasi.





“Tadi beberapa pengusaha menerima kartu anggota FKKPLIM baik
dari petinggi TNI AL dan Instansi lainnya, kalau saya menerima dari kepala KPU
Bea cukai Batam,”terangnya. **A mursalim


no image
Maritim Raya merupakan Portal Berita yang fokus pada dunia kemaritiman

Maritimraya.com – Batam, menjelang pengukuhan Dewan pengurus wilayah badan musyawarah keluarga jambi (DPW BMKJ) tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri ) masa bhakti 2019/2024 yang akan dilaksanakan pada 19/01/2020,seluruh  jajaran pengurus dan anggota  menggelar rapat persiapan internal, mengisi surat pernyataan kesediaan,kesanggupan  menjadi anggota, dan dilanjutkan membentuk susunan persoanalia DPW BMKJ  diaula kantor Kemenag Batam pada minggu (5/12).









Acara  finalisasi
susunan keanggotaan DPW BMKJ berjalan dengan baik dan dilanjutkan pembentukan
panitia Rapat Kerja Wilayah 1 dan pengukuhan DPW BMKJ, seluruh anggota sepakat
secara bersama samamenjalankan tugas demi terwujudnya organisasi ke
masyarakatan.





Dewan Pertimbangan BMKJ,H,Rahman Usman saat menyampaikan
kata sambutannya, melalui organisasi badan musyawarah keluarga jambi (BMKJ)
merupakan organisasi yang menyatukan keluarga jambi yang ada di Provinsi Kepri,
dalam organisasi BMKJ bukan profit orintik melainkan kemasyarakatan," kata
H,Rahman Usman.





Menurutnya,dengan terbentuknya organisasi BMKJ berkomitmen
untuk kemajuan Batam menjadi yang lebih baik.Disamping itu pulah orang jambi
dapat kita harapkan untuk menempati jabatan selama ini kita hanya jadi penonton
melalui organisasi ini,mari kita bersatu untuk kemasyarakatan,"imbuhnya.





Terpisah H,Khudri Syam menjelaskan dengan terbentuknya organisasi
BMKJ, mengharap pemuda/ pemudi perantau Jambi 
dapat berbuat untuk kemajuan Kepri,tidak hanya itu dalam organisasi tersebut
dapat memberikan kontribusi kepada pemerintahan melalui Lembaga Swadaya
Masyarakat (LSM) Ormas atau insan pers,dengan tujuan segala kegiatan yang kita
lakukan dapat terpublikasi dengan baik,"terangnya.





Sementara Ketua Umum BMKJ Nur Muhammad membenarkan,finalisasi
penyusunan personalia dalam kepengurusan BMKJ yang kita lakukan pada hari
ini,telah kita sepekati secara bersama sama,arti kata  menjelang pelantikan  yaitu pada tanggal 19 Januari 2020
mendatang,persiapan sudah kita siapkan dengan matang,dari mulai undangan,lokasi
hingga persiapan komsumsi arti kata tinggal mengatur waktu saja," ujarnya.



Nur Muhammad optimis  dengan dukungan semua pihak acara pengukuhan
DPW BMKJ  Tingkat Provinsi Kepri berjalan
dengan lancar, “Mohon dukungan dan Doanya” Ucapnya Singkat .** Red




no image
Maritim Raya merupakan Portal Berita yang fokus pada dunia kemaritiman





maritimraya.com - Batam, Penggunaan pass pelabuhan tahunan untuk orang, kendaraan, dan alat di Wilayah Kerja Badan Pengelola Pelabuhan Batam kembali diberlakukan per 1 Januari 2020 mendatang.





Hal ini ditandai dengan diterbitkannya Surat Edaran No. 24 Tahun 2019 tentang Pemberlakuan Pass Pelabuhan Untuk Orang, Kendaraan dan Alat di Wilayah Badan Pengelola Pelabuhan Batam Kawasan Perdagangan dan Pelabuhan Bebas Batam.





Surat edaran ini dikeluarkan dalam rangka penerapan pengamanan kapal dan fasilitas pelabuhan, International Ships and Port Security/ ISPS Code di wilayah kerja Badan Pengelola Pelabuhan Batam BP Batam, sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan No. KM 33 Tahun 2003 tentang International Ships and Port Security/ ISPS Code di wilayah Indonesia.





“Hal ini kami lakukan untuk memenuhi standar keamanan dan ketertiban arus lalu lintas keluar masuk orang, kendaraan, alat dan barang. Selain itu juga untuk menciptakan keselamatan dan keamanan berlayar di lingkungan kerja Badan Pengelola Pelabuhan Batam,” kata Direktur Badan Pengelola Pelabuhan Batam, Nasrul Amri Latif dalam surat edaran tersebut.





Nasrul menjelaskan, setiap orang, kendaraan dan alat yang melakukan kegiatan di dalam area Pelabuhan/Terminal wajib memiliki dan memakai pass pelabuhan yang masih berlaku. Oleh karena itu, petugas operasional pelabuhan dan keamanan Pelabuhan Kawasan Batam akan melaksanakan penertiban per 1 Januari 2020 terhadap orang, kendaraan dan alat yang berkegiatan di dalam kawasan pelabuhan yang belum memiliki pass dan yang masa berlaku pass-nya sudah kadaluarsa.





“Untuk penerbitan pass pelabuhan, Pemohon dapat mengajukan permohonan tertulis yang ditujukan kepada Direktur Badan Pengelola Pelabuhan Batam dengan melampirkan formulir serta dokumen kelengkapan pass orang dan pass kendaraan,” jelas Nasrul.





Adapun dokumen pass orang terdiri dari, pass foto berwarna latar biru ukuran 3x4 dua lembar, copy KTP, copy badge Instansi/Perusahaan, Surat Izin Mengemudi (SIM) bila menggunakan kendaraan.





Sedangkan dokumen pass kendaraan meliputi copy STNK serta copy tanda lulus uji kendaraan (KIR) bagi pengemudi truk, bus, mobil box, crane, forklift, trailer, truk gandeng, dan sejenisnya.





Besaran tarif yang ditentukan untuk Pemohon untuk registrasi kartu dan pass per tahun yakni, untuk perorangan dikenakan biaya Rp350.000, kendaraan sedan dan sejenisnya dikenakan biaya Rp725.000, kendaraan truk dan sejenisnya dikenakan biaya Rp950.000, kendaraan crane dan sejenisnya dikenakan biaya Rp1.325.000, dan kendaraan jenis trailer dan sejenisnya dikenakan biaya Rp2.125.000.





Sanksi akan diberikan oleh Badan Pengelola Pelabuhan Batam kepada siapapun yang tidak memiliki atau tidak mengenakan pass saat memasuki pelabuhan, memakai pass yang sudah kadaluarsa, memakai pass atas nama orang lain maupun nomor polisi kendaraan yang tidak sesuai.





Data yang terhimpun di maritimraya.com beberapa pelabuhan yang dikelolah BP Batam antaranya : Pelabuhan Domestik Telaga Punggur, Pelabuhan Domestik Sekupang, Pelabuhan CPO Kabil, pelabuhan Umum Batu Ampar, pelabuhan Beton Sekupang, Pelabuhan Rakyat Magcobar, sedangkan Pelabuhan Internasional Sekupang dan Pelabuhan Internasional Batam Centre dikelolah dengan pihak Swasta dalam bentuk Kerja sama Operasional ( KSO ) ** MC red


no image
Maritim Raya merupakan Portal Berita yang fokus pada dunia kemaritiman





Maritimraya.com – Batam, Guna Menindaklanjuti mandat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Badan Musyawarah Keluarga Jambi (BMKJ), maka pada Minggu  (1/12) digelar acara Musyawarah Wilayah (Muswil )  pembentukan pengurus BMKJ tingkatProvinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang di hadiri perwakilan pengurus paguyuban Kab/Kota asal Jambi yang tinggal di Batam.









Dalam rapat
pormatur pemilihan ketua organisasi BMKJ yang baru di bentuk tingkat Provinsi
Kepri tersebut, secara aklamasi NurMuhammad S.Pd. M.Pd dipilih sebagai ketua BMKJ
Provinsi Kepri masa bakti 2019 – 2024, adapun Ketua Harian, H. Budi Dermawan
S.ag. M. Sy. Sekretaris Umum, H. Syamsul Ibrahim S.ag dan Bendahara, M. Sopwan
SE MM.





H. Rahman
Usman selaku penerima mandat kepada maritimraya.com mengatakan rasa syukur
acara pembentukan pengurus inti berjalan dengan lancar, Dikatakanya BMKJ
sipatnya bukan otonomi daerah, namun merupakan  organisasi yang berinduk di pusat, sehingga
BMKJ Provinsi, Kabupaten/kota memiliki konektivitas ke pusat, “Era demokrasi
peranan orang sangat penting” Ujarnya.





Dijelaskanya hasil pemilihan pengurus BMKJ tingkat provinsi Kepri  yang sudah terbentuk selanjutnya diberitahukan ke Pusat, dan akan di adakan pengukuhan pada 19 januari 2020 di Batam.





Secara terpisah Nur Muhammad ketua BMKJ Provinsi Kepri mengatakan akan mengemban amanah ini dengan sebaik –baiknya dan bersama – sama tentunya memberi manfaat dan mampu merekat warga Jambi yang ada di provinsi Kepri. “Dengan dukungan semua pihak saya yakin Mampu merekat/memajukan warga Jambi berkompoten yang ada di Kepri” ungkapnya. **Red